Beranda blog Halaman 3

Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

0

Berikanesia Lestari bersama Instellar dan para mitra lokal sukses menjalankan program inovasi ekonomi biru selama satu tahun di Pulau Belitung, yang didiseminasikan pada 14 Januari 2026. Program ini merevitalisasi kulong bekas tambang menjadi lokasi budidaya ikan nila bernutrisi, mengolah limbah ikan pasar menjadi pakan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Melalui kolaborasi lintas sektor, inisiatif ini mampu menjawab tantangan lingkungan, memperkuat ekonomi lokal, sekaligus mendukung intervensi gizi bagi anak-anak malnutrisi dan stunting. Pendekatan ekonomi sirkular dan berbasis komunitas ini menunjukkan potensi untuk direplikasi di wilayah pesisir lainnya sebagai model pembangunan berkelanjutan.

Bangka Belitung, 14 Januari 2026

Changemakers dari Belitung yang tergabung dalam inisiatif Berikanesia Lestari, dengan dukungan dari Instellar, sukses menjalankan inovasi ekonomi biru selama satu tahun terakhir di Pulau Belitung. Melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah, kelompok nelayan, petani tambak, kader kesehatan, dan masyarakat setempat, Berikanesia Lestari membagikan hasil, pembelajaran, serta praktik baik program dalam kegiatan Diseminasi Hasil Program Berikanesia Lestari.

Program ini menjadi contoh penerapan prinsip ekonomi sirkular di tingkat lokal dengan mereklamasi lahan bekas tambang (kulong) menjadi kolam budidaya ikan nila, mengolah limbah ikan dari pasar menjadi pakan ikan terjangkau, serta mendorong pengembangan produk UMKM berbasis perikanan. Pendekatan terintegrasi ini tidak hanya menjawab tantangan lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru di bidang kesehatan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Selama satu tahun implementasi, Berikanesia Lestari berhasil memanfaatkan satu kulong bekas tambang sebagai lokasi percontohan budidaya ikan nila air tawar. Hasil budidaya tersebut dimanfaatkan untuk intervensi gizi berbasis protein ikan bagi anak-anak malnutrisi, sekaligus menjadi bahan baku bagi produk olahan UMKM lokal. Di sisi lain, limbah ikan dari aktivitas pasar nelayan diolah menjadi pakan ikan berkualitas, sehingga membantu menekan biaya produksi budidaya sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

“Program yang telah dijalankan telah menunjukkan hasil signifikan, yaitu satu lahan bekas tambang timah dapat direvitalisasi secara produktif menjadi lokasi budidaya ikan nila dengan menggunakan pakan yang diolah dari sisa ikan nelayan se-Kabupaten Belitung. 11,7 ton limbah ikan berhasil diselamatkan menjadi produk turunan 7 ton olahan tepung ikan dan 2,7 ton pelet ikan terjangkau. Kami berkolaborasi dengan 30 pengumpul limbah dan 50 petani ikan.” Ujar Ibnu Hasanuddin dalam sambutannya.

Pada sesi diskusi panel dan policy talk, perwakilan Berikanesia Lestari, Khodijah A Zahir, menyampaikan bahwa program ini menunjukkan potensi besar dari solusi berbasis komunitas yang terintegrasi. Dari hasil budidaya ikan tersebut, dikembangkan produk-produk turunan bernilai ekonomi, yaitu sagoo crackers, mie pandai, abon ikan, sambal lingkung, dan kerupuk kemplang, yang diproduksi melalui Rumah Produksi bersama komunitas lokal. Ikan nila juga dimanfaatkan sebagai makanan intervensi gizi bagi 87 anak dengan kondisi malnutrisi dan stunting di Desa Aik Seruk. 

“Intervensi ini menunjukkan hasil yang positif, dengan 26% balita telah bebas stunting dan 21% balita berstatus gizi baik. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjawab tantangan lingkungan, kesehatan, dan ekonomi secara bersamaan,” ujar Khodijah.

Dari sisi mitra pendukung, Rizky Anugrah, Head of Impact-Driven Enterprise Advisory Instellar, menilai Berikanesia Lestari sebagai contoh keberhasilan inovasi lokal yang mampu diterjemahkan menjadi dampak nyata. Melalui program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE), Instellar mendorong lahirnya solusi yang tidak berhenti pada gagasan, tetapi teruji di lapangan dan menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam hal ini, Berikanesia Lestari dipandang berhasil menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas dapat menghasilkan model ekonomi biru yang berkelanjutan dan memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan tantangan serupa. 

Wakil Bupati Belitung, Bapak Syamsir S.I.Kom, menyebutkan program ini sebagai titik balik pemanfaatan lahan bekas tambang yang membuka peluang ekonomi baru sekaligus memperkuat perbaikan gizi anak. Pengolahan limbah ikan menjadi pakan budidaya dinilai menciptakan sistem ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Ia mendorong agar praktik baik ini dilanjutkan dan diintegrasikan dengan agenda pembangunan daerah hingga nasional agar dampaknya semakin luas dan berkelanjutan.

Berikanesia Lestari merupakan konsorsium dari tiga organisasi, yaitu Berikan Protein Initiative, Ikanesia, dan Selaras Muba Lestari. Inisiatif ini lahir dari program Catalyst Changemakers Ecosystem (CCE) 3.0 di bawah binaan Instellar, yang berfokus pada penguatan kapasitas changemakers dalam mengembangkan solusi berkelanjutan melalui pendampingan, jejaring, dan kolaborasi lintas sektor.

Melalui kegiatan diseminasi ini, Berikanesia Lestari berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Belitung dan wilayah lainnya di pesisir Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Pelindo Multi Terminal Lembar Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru 2025/2026

0

Lombok Barat, Januari 2026 – PT Pelabuhan Indonesia
(Persero) melalui PT Pelindo Multi Terminal mencatat kinerja layanan
kepelabuhanan yang terkendali selama penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun
Baru (Nataru) 2025/2026 di Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat. Arus
penumpang H-15 hingga H+15 atau periode 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026,
Terminal Penumpang Kedaro dan Terminal Penumpang Gilimas tercatat melayani
22.870 penumpang, sementara arus kendaraan mencapai 26.571 unit.

Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat
selama periode libur akhir tahun, sekaligus menunjukkan kesiapan Pelindo Multi
Terminal dalam menjaga kelancaran layanan penumpang dan kendaraan di Pelabuhan
Lembar. Seluruh operasional terminal berjalan dengan tertib dan aman, seiring
dengan penerapan standar pelayanan serta koordinasi lintas instansi yang
konsisten.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Lembar, Kunto
Wibisono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung
kelancaran penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026.

“Kelancaran arus penumpang dan kendaraan selama masa Nataru
ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi yang baik antara Pelindo Multi
Terminal dengan seluruh pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi dukungan KSOP
setempat, aparat keamanan, pemerintah daerah, operator kapal, serta seluruh
stakeholder yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan
layanan di Pelabuhan Lembar,” ujar Kunto.

Kunto menambahkan bahwa kesiapan layanan di Terminal
Penumpang Kedaro dan Gilimas didukung oleh penguatan fasilitas operasional,
optimalisasi personel pelayanan, serta koordinasi lintas instansi yang
dilakukan secara berkelanjutan. Langkah-langkah tersebut menjadi kunci dalam
menjaga kelancaran arus penumpang dan kendaraan selama periode Nataru.

Lebih lanjut, Kunto menyampaikan bahwa penyelenggaraan
Angkutan Nataru 2025/2026 menjadi bagian dari proses evaluasi menyeluruh dalam
rangka meningkatkan kesiapan Pelindo Multi Terminal menghadapi agenda
transportasi berikutnya, khususnya Angkutan Lebaran yang secara historis
memiliki tingkat pergerakan penumpang dan kendaraan lebih tinggi.

“Berbagai pengalaman selama masa Angkutan Nataru ini menjadi
bahan evaluasi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,
memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan seluruh fasilitas dan
sumber daya manusia berada dalam kondisi siap guna menghadapi puncak arus
Angkutan Lebaran,” tegas Kunto.

Keberhasilan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 di
Pelabuhan Lembar juga tercermin dari optimalnya layanan di Terminal Penumpang
Kedaro dan Terminal Penumpang Gilimas. Selama periode layanan, seluruh proses
embarkasi dan debarkasi penumpang berjalan tertib dan lancar, didukung oleh
kesiapan fasilitas terminal, pengaturan alur penumpang yang efektif, serta
kehadiran petugas pelayanan yang siaga. Hal tersebut memberikan kontribusi
signifikan terhadap terciptanya kenyamanan, keamanan, dan keselamatan penumpang
selama berada di area pelabuhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cash Flow vs Profit: Mana yang Lebih Penting bagi Investor Pemula?

0

Bagi banyak investor pemula, memahami istilah dasar dalam laporan keuangan seperti cash flow dan profit sering kali membingungkan. Keduanya tampak seperti indikator kesuksesan bisnis, tetapi sebenarnya memiliki peran yang berbeda dalam menilai kesehatan finansial suatu perusahaan. Seringkali investor terlalu fokus pada laba semata tanpa memperhatikan aliran kas, padahal cash flow yang sehat justru menentukan kemampuan perusahaan dalam mempertahankan operasi dan tumbuh di masa depan.

Artikel ini akan membahas perbedaan antara cash flow dan profit, mengapa kedua metrik tersebut penting, dan bagaimana investor pemula dapat menggunakannya untuk mengambil keputusan investasi yang lebih cerdas.

Cara Sederhana Membaca Laporan Keuangan

Saat membaca laporan keuangan, profit atau laba bersih menunjukan seberapa besar perusahaan menghasilkan keuntungan setelah semua biaya dan pajak dikurangi dari pendapatan. Dengan kata lain, profit adalah angka yang sering muncul di media ketika sebuah perusahaan melaporkan hasil kuartalan atau tahunan mereka. Profit biasanya menjadi indikator utama kinerja perusahaan, tetapi angka ini bisa saja tidak mencerminkan kesehatan uang tunai mereka secara real time.

Sementara itu, cash flow mengukur seberapa besar uang tunai yang masuk dan keluar dari bisnis. Ini mencakup semua transaksi kas dari operasi bisnis, investasi, dan pembiayaan. Cash flow yang positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cukup uang tunai untuk membayar kewajiban, menggaji pegawai, dan melakukan investasi tanpa harus menambah utang.

Seorang perusahaan bisa saja mencatat profit besar tetapi cash flow negatif jika banyak piutang yang belum tertagih atau investasi besar yang dilakukan secara tunai. Ini bisa menjadi sinyal peringatan bagi investor, karena meskipun laba tinggi, likuiditas perusahaan bisa terganggu.

Untuk memahami bagaimana berbagai indikator keuangan ikut memengaruhi penilaian aset dan kondisi pasar, Anda dapat mengikuti pembahasan dan analisis sentimen pasar di Market Analysis KVB Indonesia

Cash Flow vs Profit: Mana yang Lebih Penting?

Dalam investasi, baik cash flow maupun profit memiliki peranan yang penting. Profit dapat menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari operasionalnya, sedangkan cash flow menunjukan likuiditas dan kemampuan perusahaan menghadapi kebutuhan finansial jangka pendek.

Bagi investor jangka panjang, fokus utama sebaiknya tidak hanya pada profit semata. Sebuah perusahaan dengan cash flow yang kuat menandakan stabilitas dan kemampuan untuk bertahan dalam kondisi pasar yang tidak menentu. Investor yang memahami pentingnya aliran kas sering kali mampu menyaring peluang yang lebih realistis dan menghindari perusahaan yang hanya tampak “menguntungkan” di atas kertas.

Kunci bagi investor pemula adalah melihat keduanya secara bersamaan, bukan memilih salah satu sebagai yang lebih penting. Dengan kombinasi pemahaman cash flow dan profit, keputusan investasi bisa menjadi lebih terukur dan berlandaskan data yang solid.

Menghubungkan Pemahaman Keuangan dengan Kesempatan Investasi

Pemahaman dasar tentang cash flow dan profit adalah fondasi yang penting sebelum Anda mulai memasuki dunia investasi lebih jauh. Namun, di luar laporan keuangan tradisional, pasar global juga dipengaruhi oleh berbagai faktor makro seperti sentimen ekonomi, kebijakan moneter, dan pergerakan aset global yang bisa menciptakan peluang trading yang menjanjikan.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, terutama di pasar finansial yang kompleks seperti forex, indeks, atau komoditas, dibutuhkan platform trading yang memberikan akses real time, execution cepat, serta insight pasar yang membantu pengambilan keputusan.

Broker Trading KVB Indonesia sebagai Mitra Investor

Dalam konteks pasar global yang dinamis, Broker Trading KVB Indonesia menyediakan fasilitas trading yang lengkap dan mendukung akses ke berbagai instrumen keuangan. Dengan infrastruktur platform yang kuat dan dukungan layanan pelanggan yang profesional, trader maupun investor dapat mengeksekusi strategi dengan lebih cepat dan efisien.

Bagi investor pemula yang ingin mulai memanfaatkan peluang pasar finansial global dan menerapkan pemahaman antara cash flow dan profit ke dalam keputusan trading nyata, pendaftaran akun dapat dilakukan disini

Dengan pengetahuan keuangan yang tepat dan dukungan platform yang handal, investor pemula dapat meningkatkan peluang sukses mereka di pasar modal dan trading global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Battery Manufacture Selesai Diinstalasi, Wujudkan Ekosistem Baterai Terintegrasi di Indonesia

0

Karawang, 15/01/2026 – BPI Danantara selaku pemegang saham Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID, terus konsisten mengawal pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.

Langkah ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam merealisasikan investasi strategis hilirisasi dan industrialisasi jangka panjang yang mampu menciptakan nilai tambah berkelanjutan di dalam negeri, sebagaimana yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.

Adapun, MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) telah bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), guna menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi.

CATIB saat ini tengah membangunan Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack yang direncanakan memiliki kapasitas awal sebesar 6,9 GWh pada fase pertama dan akan diekspansi hingga mencapai kapasitas total 15 GWh pada fase kedua.

Proyek yang dibangun di kawasan Artha Industrial Hills (AIH), Kabupaten Karawang dengan total luas 43 Ha ini, terdiri atas 2 fasilitas utama. Pertama, Module & Pack (MP) Plant yang Groundbreaking Ceremony-nya dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juni 2025, dan telah diselesaikan pembangunan serta instalasi Battery Manufacture Equipment pada Januari 2026. Ini adalah fasilitas inti, berupa rangkaian mesin yang bekerja dalam sistem otomatis untuk merakit baterai menjadi produk siap pakai bagi industri kendaraan listrik.

Kedua Cell Plant, yang pembangunannya tengah dilanjutkan. Ini merupakan fasilitas untuk memproduksi unit dasar sel baterai, untuk kemudian siap dirakit menjadi modul dan paket baterai untuk kendaraan listrik (EV) dan aplikasi energi lainnya.

Fasilitas Produksi Battery Cells, Module & Pack di Karawang ini ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir tahun 2026, dan mampu menjadi tonggak bagi Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dari kekayaan sumber daya alam mineral, hingga meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri di setiap produk kendaraan listrik di Indonesia.

Dalam Ceremony First Incoming Equipment to Cell, Kamis (15/1/2026), Managing Director Technology Advancement Danantara Indonesia, Dwi Susanto, menyampaikan bahwa negara hadir untuk mendorong pembentukan industri strategis berbasis teknologi yang menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui inisiatif strategis ini, Indonesia tidak hanya memperkuat kapasitas manufaktur baterai nasional, tetapi juga membangun penguasaan teknologi, peningkatan kapabilitas SDM, serta integrasi sistem industri hulu dan hilir kendaraan listrik. Dengan demikian, penciptaan nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan bagi Indonesia dapat terwujud,” ujarnya.

Dalam acara ini pun dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara MIND ID, PT IBI, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) atas kerja sama penelitian dan pengembangan produk terkait baterai, energi terbarukan, dan mobilitas listrik untuk memperkuat posisi Indonesia dalam industri baterai dan energi terbarukan, khususnya dalam mempersiapkan peluncuran komersial atas seluruh rantai nilai baterai hulu hingga hilir yang terintegrasi di Indonesia pada tahun 2028.

Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyampaikan kolaborasi strategis yang telah berjalan ini, menjadi jembatan bagi MIND ID dalam menjalankan fungsinya sebagai penggerak hilirisasi.

Grup MIND ID terus mengoptimalkan kekayaan sumber daya alam mineral dan batu bara yang besar untuk menjadi motor bagi pembangunan peradaban masa depan.

“Kami akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan ekosistem baterai terintegrasi, guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi negara dan Masyarakat,” katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT IBI Aditya Farhan Arif, menegaskan komitmen PT IBI dalam mengawal pengembangan industri baterai nasional agar tumbuh secara terintegrasi dan berdaya saing global serta berkontribusi terhadap pengembangan kepakaran nasional di bidang material maju untuk energi.

“PT IBI berkomitmen memastikan pengembangan ekosistem baterai nasional berjalan secara konsisten dari tahap perencanaan hingga implementasi. Dengan adanya kemajuan signifikan atas proyek CATIB saat ini mencerminkan kesiapan infrastruktur, teknologi, serta kolaborasi strategis yang dibangun untuk mendukung terbentuknya industri baterai yang kompetitif dan berkelanjutan. Penandatanganan MoU adalah cerminan komitmen agar keberadaan industri baterai nasional dapat berkontribusi pada peningkatan kepakaran Indonesia di bidang material maju untuk energi, khususnya teknologi baterai,” tambah Direktur Utama PT IBI.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KA BIAS Layani Total 847.701 Penumpang Selama Tahun 2025, Meningkat 183 % Dibandingkan Tahun 2024

0

KAI Daop 6 telah melayani sebanyak 847.701 penumpang KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) selama tahun 2025 di stasiun pelayanan KA BIAS wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta. KA BIAS menjadi moda transporasi andalan yang menyambungkan Bandara Adi Soemarmo ke berbagai daerah di relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo – Madiun – Caruban.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan bahwa KA BIAS memiliki perjalanan sebanyak 10 kali atau 5 perjalanan PP dengan total kapasitas tempat duduk per hari sebanyak 2.850 tempat duduk (TD) atau 285 TD per rangkaiand dengan kapasitas angkut mencapai 150%. Kapasitas ini memungkinkan KA BIAS dapat melayani lebih banyak penumpang baik duduk maupun tanpa tempat duduk (berdiri).

KAI Daop 6 juga mencatatkan keberangkatan penumpang KA BIAS sepanjang tahun 2025 sebanyak 411.171 penumpang, kemudian untuk penumpang tiba sebanyak 436.530 penumpang di stasiun KA BIAS wilayah Daop 6.

Berikut data stasiun pelayanan KA BIAS di Daop 6 Yogyakarta dengan volume keberangkatan penumpang tertinggi di tahun 2025:

1. Stasiun Solo Balapan: 210.990 penumpang

2. Stasiun Sragen: 66.780 penumpang

3. Stasiun Solo Jebres: 61.309 penumpang

4. Stasiun Adi Soemarmo: 57.118 penumpang

5. Stasiun Kadipiro: 8.066 penumpang

6. Stasiun Palur: 6.908 penumpang

Selain keberangkatan, KAI Daop 6 juga mencatatkan kedatangan penumpang KA BIAS sebanyak 436.530 penumpang di seluruh stasiun KA BIAS di Daop 6. Berikut adalah stasiun di wilayah Daop 6 dengan jumlah kedatangan penumpang KA BIAS tertinggi:

1. Stasiun Solo Balapan: 211.835 penumpang

2. Stasiun Solo Jebres: 95.805 penumpang

3. Stasiun Sragen: 58.603 penumpang

4. Stasiun Bandara Adi Soemarmo: 51.256 penumpang

5. Stasiun Palur: 13.182 penumpang

6.Stasiun Kadipiro: 5.849 penumpang

Faktor keselamatan, kenyamanan, keamanan, kapasitas angkut yang optimal dan jadwal perjalanan yang teratur menjadikan KA BIAS sebagai alternatif transportasi yang efektif baik di harihari biasa maupun selama masa liburan dan long weekend. Kereta Api Bandara hadir sebagai solusi perjalanan yang tidak hanya cepat dan tepat waktu, tetapi juga ramah lingkungan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

Feni menyapaikan, “Jika dibandingkan dengan volume penumpang KA BIAS di wilayah Daop 6 pada tahun 2024, maka pada tahun 2025 terjadi peningkatan yang signifikan yaitu sebesar 183%. Tahun 2024, total volume penumpang KA BIAS naik dan turun mencapai 299.078 penumpang.

“KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk mengkoneksikan kota-kota tujuan melalui integrasi antar moda agar perjalanan para penumpang lancar dan nyaman,” tutup Feni.

Untuk informasi mengenai pelayanan kereta api, masyarakat dapat mengontak Contact Center KAI 121 atau melaluo seluruh social media KAI 121.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS UNIVERSITY Tunjukkan Karya Mahasiswa yang Berdampak

0

Jakarta, 9 Januari 2026 — BINUS University, melalui Faculty of Engineering, sukses menyelenggarakan SYNTHESIS: Human, Machine, Meaning, sebuah pameran inovasi mahasiswa serta kegiatan International Talk Show yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Engineering Week 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 8–9 Januari 2026 di Lantai 1 BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus ini menegaskan peran strategis Faculty of Engineering dalam menjembatani perkembangan teknologi, kebutuhan industri, dan dampak sosial bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan jejaring global, BINUS University berkolaborasi dengan  Arizona State University (ASU), yang dikenal sebagai Most Innovative University in the United States. Kolaborasi ini tercermin melalui kehadiran pembicara internasional dan diskusi akademik antara BINUS University dan ASU.

Pameran SYNTHESIS 2026 menampilkan lebih dari 40 prototipe multidisipliner, dengan kontribusi signifikan dari mahasiswa-mahasiswa (Computer Engineering, Civil Engineering, Industrial Engineering, BASE) dari Faculty of Engineering BINUS University dalam pengembangan solusi berbasis Internet of Things (IoT), automation systems, human–machine interaction, serta teknologi asistif inklusif. Prototipe-prototipe tersebut dirancang tidak hanya sebagai eksplorasi akademik, tetapi juga sebagai solusi aplikatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan tantangan masyarakat saat ini. Kegiatan SYNTHESIS juga mempresentasikan hasil workshop dan proyek EPICS untuk komunitas di Indonesia kerjasama antara BINUS University dan ASU, yang diwakili oleh mahasiswa-mahasiswa (Architecture, Industrial Engineering, Food Technology dan Biotechnology) dari Fakultas Teknik BINUS University.

International Talkshow SYNTHESIS menghadirkan narasumber dari dunia akademik dan industri profesional di antaranya Jared Schoepf selaku Associate Teaching Professor sekaligus Director of EPICS Program dari Arizona State University, serta perwakilan dari Rockwell Automation, Indonesia. Dalam diskusi ini Faculty of  Engineering BINUS University menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas terhadap isu sosial, keberlanjutan, dan inklusivitas. Berbagai karya yang ditampilkan menunjukkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pertanian, meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas dan lansia, serta menciptakan sistem interaksi cerdas yang berorientasi pada manusia.

Dalam sesi diskusi Jared Schoepf mengapresiasi kualitas karya dan pola pikir mahasiswa BINUS University dan menilai SYNTHESIS merupakan representasi kuat dari pendekatan pendidikan teknik yang modern.

Proyek-proyek yang ditampilkan menunjukkan bagaimana Faculty of Engineering BINUS University mampu mendorong inovasi yang bermakna. BINUS University berhasil menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk menerapkan teknologi maju dalam menjawab tantangan industri,”  ujar  Jared Schoepf selaku Associate Teaching Professor Arizona State University.

Dari sisi industri, Adi Darmadi selaku President Director Rockwell Automation Indonesia menilai karya mahasiswa BINUS University memiliki potensi aplikatif yang kuat.

Kami melihat mahasiswa BINUS University memiliki pemahaman yang baik terhadap sistem industri dan teknologi otomasi. Inovasi yang ditampilkan menunjukkan kesiapan talenta muda untuk berkontribusi langsung di dunia industri serta membuka peluang kolaborasi jangka panjang,” ungkap Adi Darmadi selaku President Director Rockwell Automation Indonesia.

Sementara itu, Dr. Ir. Ar. Nina Nurdiani, S.T., M.T., IAI selaku Dekan Faculty of Engineering BINUS University, menegaskan bahwa SYNTHESIS merupakan cerminan visi Fakultas Teknik dalam mengembangkan pendidikan teknik yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja baik secara nasional maupun secara global.

“Melalui SYNTHESIS, Faculty of Engineering BINUS University mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menciptakan teknologi, tetapi juga memahami makna dan dampak dari inovasi tersebut bagi masyarakat. Karya-karya yang ditampilkan menunjukkan kualitas, kreativitas, dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan,” ujar Ibu Nina.

Melalui SYNTHESIS 2026, Faculty of Engineering BINUS University menunjukkan bagaimana pembelajaran teknik dapat melahirkan karya nyata yang relevan dengan industri dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan dukungan kolaborasi global dan industri, Faculty of Engineering BINUS University terus mendorong mahasiswa untuk berinovasi, berani bereksperimen, dan menciptakan solusi teknologi yang bermakna dan berdampak bagi masa depan juga peningkatan kualitas hidup manusia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hujan Ekstrem Rendam Jalur Semarang, Sejumlah KA Tujuan Jakarta Alami Keterlambatan

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang datang dari arah Semarang menuju wilayah Daop 1 Jakarta.

Keterlambatan tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Jalur Semarang Kendal dan sekitarnya, yang mengakibatkan beberapa titik jalur rel terendam air.

Demi menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan, KAI melakukan penyesuaian operasional pada lintas terdampak, termasuk pembatasan kecepatan dan pengaturan pola perjalanan kereta api.

“Keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama KAI. Akibat kondisi jalur yang terendam air, sejumlah perjalanan kereta api dari arah Semarang mengalami keterlambatan dan berdampak pada waktu kedatangan di wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.

Hingga pukul 05.30 WIB, tercatat sebanyak 9 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan kedatangan di Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, dengan rentang keterlambatan antara 120 menit hingga 280 menit. Keterlambatan kedatangan tersebut turut berdampak pada jadwal keberangkatan kereta api selanjutnya, mengingat rangkaian kereta harus menunggu kedatangan dari perjalanan sebelumnya guna memastikan kesiapan sarana dan aspek keselamatan.

Dari sembilan perjalanan tersebut, lima kereta api dapat diberangkatkan tepat waktu, sementara empat perjalanan lainnya mengalami keterlambatan keberangkatan, yaitu KA Parahyangan, KA Sembrani, KA Tawang Jaya, dan KA Argo Bromo Anggrek.

Dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini, KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini. Informasi tersebut menjadi dasar dalam upaya antisipasi, baik dari sisi kesiapan prasarana perkeretaapian maupun peningkatan pelayanan kepada pelanggan, sehingga dampak gangguan dapat diminimalkan.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI menyediakan service recovery bagi pelanggan terdampak sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi terkait keterlambatan perjalanan juga disampaikan secara berkala kepada pelanggan melalui SMS blast dan kanal informasi resmi KAI.

Bagi pelanggan yang kereta apinya mengalami keterlambatan akibat kondisi banjir dan memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan, KAI memberikan opsi pembatalan tiket dengan pengembalian dana 100 persen. Pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan, atau secara langsung di loket layanan stasiun hingga H+3 setelah jadwal keberangkatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. KAI terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal, aman, dan selamat,” tutup Franoto.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, 37 Ribu Lebih Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada hari pertama libur panjang Isra Miraj, Rabu (15/1). Pada hari ini, sebanyak 37.075 pelanggan tercatat berangkat menggunakan kereta api, sementara 21.244 penumpang tiba dan turun di stasiun wilayah Daop 1 Jakarta.

Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan pada hari ini tanggal 15 Januari 2026 disejumlah stasiun utama di wilayah Daop 1 Jakarta mencatat volume keberangkatan yang signifikan. Stasiun Pasar Senen mencatat jumlah penumpang berangkat terbanyak, yakni 14.667 pelanggan, disusul Stasiun Gambir sebanyak 14.337 pelanggan, Stasiun Bekasi 3.840 pelanggan, serta Stasiun Jatinegara 2.223 pelanggan.

Franoto menambakan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat selama periode libur panjang.

“Pada hari pertama libur panjang Isra Miraj, volume penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta terpantau cukup tinggi, khususnya dari stasiun-stasiun utama seperti Pasar Senen dan Gambir,” ujar Franoto.

Ia menambahkan, hingga hari ini masih tersedia 2.905 tiket keberangkatan dari wilayah Daop 1 Jakarta. Namun demikian, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berkurang seiring tingginya minat masyarakat dan kemudahan pemesanan tiket yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI maupun mitra resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Adapun kota tujuan favorit pelanggan pada periode libur panjang ini antara lain Yogyakarta sekitar 18 ribu penumpang, Semarang 7.500 penumpang, Bandung 5.800 penumpang, Surabaya 5.200 penumpang, serta Purwokerto sebanyak 5.000 penumpang.

Selama periode 15–18 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 158.959 tempat duduk, dengan 88.106 tiket telah terjual hingga saat ini. Sementara itu, tiket untuk keberangkatan tanggal 16–18 Januari masih tersedia sebanyak 67.968 tempat duduk, dengan tingkat okupansi 68 persen pada 16 Januari, 26 persen pada 17 Januari, dan 35 persen pada 18 Januari.

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat bahwa kesempatan berlibur menggunakan kereta api masih terbuka karena ketersediaan tiket masih cukup untuk beberapa tanggal keberangkatan. Pelanggan diharapkan memastikan kembali jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, serta mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan baik, mengingat kondisi cuaca yang kerap turun hujan, agar perjalanan dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Giatkan Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat, Bank Raya Dorong Optimalisasi Program Loyalitas Pelanggan

0

Jakarta, 16  Januari 2026 – Sebagai bank digital BRI Group, Bank Raya terus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia melalui berbagai program menarik. Sebagai bagian dari flagship loyalty program, Raya Poin Flash Sale mengajak nasabah yang telah mengumpulkan poin melalui transaksi dan menabung di Aplikasi Raya untuk ditukarkan ke barang elektronik, maupun voucher belanja. Program ini merupakan bagian dari Program Pesta Raya yaitu program loyalitas nasabah yang berlangsung mulai 8 Agustus 2025 hingga 31 Januari 2026 untuk meningkatkan saldo tabungan dan bertransaksi di Aplikasi Bank Raya. 

Di program Pesta Raya, nasabah berkesempatan meraih hadiah langsung dari penukaran poin untuk mendapatkan berbagai reward menarik seperti Logam Mulia, Smartphone & Tablet, Gadget & Accessories, Home appliances.  Serta, undian hadiah yang akan diundi langsung pada periode akhir program yaitu 1 unit BYD Seal, 2 Motor Listrik Alva Cervo, 3 unit Samsung S25 Ultra dan 100 pemenang untuk Uang berupa Saldo Tabungan senilai Rp1 juta. 

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Sebagai bank digital kami memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan inklusi keuangan. Hal ini merupakan komitmen kami sebagai digital attacker BRI Group untuk memperkuat posisi kami sebagai bank digital yang terpercaya dan menjadi bagian dari keseharian transaksi finansial para nasabah. Hadirnya loyalty program dan berbagai gimmick menarik di Aplikasi Raya ini akan semakin menambah pengalaman terbaik nasabah ketika bertransaksi perbankan.”

Dengan keunggulan Bank Raya yang berada dalam ekosistem BRI Group dengan jaringan terluas di seluruh Indonesia, Bank Raya terus hadir melengkapi kebutuhan masyarakat dan memungkinkan para pelaku usaha dan komunitas di Indonesia untuk mengakses fitur dan produk yang memudahkan mereka untuk mengelola keuangan personal dan usaha. Beragam fitur dan produk yang ada di Aplikasi Raya memungkinkan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik dalam siklus pengelolaan uang, mulai dari melakukan perencanaan keuangan, mengelola pengeluaran, hingga menabung secara efektif. 

Dengan produk dan fitur di Aplikasi Raya yang semakin komprehensif, tentunya semakin mendorong minat masyarakat dalam bertransaksi dan mengumpulkan Raya Poin. Hingga Desember 2025, total poin nasabah yang tercatat sejumlah 1,5 miliar poin yang dapat ditukarkan hadiah langsung maupun kupon undian di program Pesta Raya. 

Poin didapatkan melalui penambahan saldo dan menjaga saldo di level membership, termasuk transaksi QRIS, transfer BI Fast, transfer online, top up e-wallet, pembelian pulsa prabayar dan  pascabayar, pembayaran PLN, pembelian token listrik dan pembayaran kartu kredit.

“Sebagai digital attacker BRI Group, kami terus berkomitmen untuk berinovasi menyediakan solusi bank digital yang inklusif dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, kami membuktikan untuk selalu adaptif dan solutif dalam memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.” tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Long Weekend Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 68 Ribuan Tempat Duduk

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menerangkan bahwa dalam periode tersebut terdapat sebanyak 132 kereta api penumpang keberangkatan awal stasiun Daop 4 Semarang yang akan beroperasi atau rata-rata setiap harinya sebanyak 33 KA.

Sedangkan untuk okupansi keterisian tempat duduk berdasarkan data pada hari ini Kamis (15/1), sudah terjual sebanyak 32.919 tempat duduk selama periode tersebut.

“KAI berharap masyarakat dapat segera merencanakan perjalanannya pada masa libur long weekend ini, karena tiket kereta api pada periode tersebut masih banyak tersedia,” pesan Luqman.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA untuk periode libur kali ini, dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan berbagai mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang juga mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada H-1 libur Isra’ Mi’raj kali ini. Berdasarkan data per pukul 08.00 WIB, pada Kamis (15/1) jumlah keberangkatan penumpang mencapai 16.961 penumpang, sedangkan kedatangan mencapai 18830 penumpang.

Berikut adalah pantauan volume penumpang KA di sejumlah stasiun di wilayah KAI Daop 4 Semarang, per Kamis (15/1) pukul 08.00 WIB:

1. Semarang Tawang: Berangkat 5.653 penumpang, datang 6.958 penumpang

2. Semarang Poncol: Berangkat 4.304 penumpang, datang 4.083 penumpang

3. Pekalongan: Berangkat 1.572 penumpang, datang 1.655 penumpang

4. Tegal: Berangkat 1.978 penumpang, datang 2.281 penumpang

5. Cepu: Berangkat 717 penumpang, datang 873 penumpang

6. Ngrombo: Berangkat 770 penumpang, datang 791 penumpang

7. Pemalang: Berangkat 654 penumpang, datang 815 penumpang

KAI Daop 4 Semarang memperkirakan, hari Minggu (18/1) keberangkatan penumpang di wilayah Daop 4 akan kembali melonjak karena data hingga hari ini sudah menunjukkan volume keberangkatan mencapai 14 ribuan penumpang.

Sedangkan untuk volume kedatangan juga diperkirakan kembali naik pada Minggu (18/1) dengan volume penumpang saat ini mencapai 18.830 penumpang.

“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional, keselamatan, serta kenyamanan pelanggan selama masa libur panjang ini. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan agar perjalanan dapat berjalan aman dan nyaman,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES