Beranda blog

Dukung Stimulus Pemerintah, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan Diskon 30 Persen Tiket KA Komersial dan KA Tambahan Angkutan Lebaran 2026

0

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mendukung penuh kebijakan stimulus ekonomi Pemerintah berupa diskon tarif transportasi sebesar 30 persen KA kelas ekonomi komersial pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat, mendorong mobilitas yang aman dan tertib, serta mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2026.

Pemerintah melalui kebijakan pengelolaan mobilitas nasional menempatkan transportasi publik sebagai instrumen strategis dalam menjaga pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Stimulus diskon tarif transportasi tersebut berlaku untuk periode perjalanan 14 hingga 29 Maret 2026 dan menjadi bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I Tahun 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa Daop 2 Bandung siap melaksanakan kebijakan tersebut dengan memastikan ketersediaan kapasitas, kelancaran operasional, serta kemudahan akses pembelian tiket bagi masyarakat.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI Daop 2 Bandung memastikan layanan Angkutan Lebaran 2026 berjalan optimal, dengan kesiapan sarana, prasarana, serta pelayanan kepada pelanggan di wilayah Daop 2 Bandung,” ujar Kuswardojo.

Berikut syarat dan ketentuan untuk mendapatkan tarif diskon 30 %

1. Pembelian tarif diskon ini dapat dilakukan di semua channel penjualan tiket pada tanggal 10 Februari s.d. 29 Maret 2026;

2. Tarif diskon berlaku untuk periode keberangkatan tanggal 14 – 29 Maret 2026;

3. Tarif diskon hanya berlaku untuk KA kelas ekonomi komersial;

4. Diskon tidak berlaku pada tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi dan/atau diskon lainnya;

5. Tiket dengan tarif diskon ini dapat dibatalkan dan diubah jadwalnya, sesuai dengan aturan yang berlaku;

6. Informasi jadwal dan daftar kereta dapat dilihat melalui aplikasi Access by KAI.

Selain mengoperasikan perjalanan kereta api reguler, KAI juga telah menyiapkan kereta api tambahan Lebaran untuk periode keberangkatan 11 Maret – 1 April 2026 guna memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa Angkutan Lebaran Tahun 2026. Kehadiran KA tambahan ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan sekaligus mengakomodir tingginya minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api.

Penjualan tiket kereta api tambahan Lebaran tersebut dapat dilakukan mulai 11 Februari 2026 pukul 00.00 WIB melalui seluruh kanal penjualan resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, website booking.kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Hingga 10 Februari 2026, minat masyarakat terhadap perjalanan kereta api pada masa Angkutan Lebaran menunjukkan tren yang tinggi. Beberapa tanggal favorit keberangkatan menjelang puncak arus mudik telah mencatatkan tingkat pemesanan yang signifikan, sementara pada tanggal-tanggal lainnya ketersediaan tiket masih terbuka.

Untuk wilayah Daop 2 Bandung, relasi perjalanan jarak jauh menuju kota-kota utama di Pulau Jawa masih menjadi pilihan favorit pelanggan, mencerminkan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi andalan masyarakat dalam perjalanan mudik dan balik Lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini, memanfaatkan kebijakan diskon tarif dari pemerintah, serta melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi KAI agar perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib,” tutup Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global

0

Jakarta, 10 Februari 2026 –  Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya tiga risiko utama yang saling berkaitan atau yang dikenal sebagai triple threat. Menghadapi ini, Bittime, platform crypto exchange yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan alternatif fitur investasi jangka panjang, Staking dengan APY hingga 15%.

Sebelumnya, gejolak pasar ekonomi global bermula dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang  diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunganya. Ketidakpastian mengenai kebijakan moneter ini kemudian menciptakan keraguan di kalangan pelaku pasar, yang pada akhirnya memicu penurunan minat terhadap instrumen keuangan yang memiliki fluktuasi tinggi. 

Data terbaru juga menunjukkan adanya kelesuan dalam penyerapan tenaga kerja yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal melambatnya pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi para investor, fenomena ini adalah peringatan akan berkurangnya daya beli dan potensi keuntungan perusahaan di masa depan. 

Akibatnya, banyak pelaku pasar yang memilih untuk memindahkan dana mereka dari aset digital fluktuatif seperti Bitcoin menuju aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.

Hal ini dipicu oleh pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini. Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.

Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.

Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime.

Bertepatan dengan ini Bittime menghadirkan kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT dan $SLVON. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT atau $SLVON berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, investor dapat secara langsung memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu.  Ini berarti investor juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pertumbuhan nilai aset, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja.

Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Hadapi Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Siapkan Layanan dan Pengamanan Maksimal

0

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan ini diwujudkan melalui optimalisasi kapasitas angkutan, peningkatan layanan stasiun, kesiapan sarana dan prasarana, penambahan petugas operasional dan pengamanan, hingga penguatan layanan kesehatan serta antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.

Dari aspek kapasitas angkutan, KAI Daop 2 Bandung saat ini mengoperasikan 24 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh reguler setiap harinya. Total tempat duduk yang disediakan mencapai 12.992 tempat duduk per hari, dengan total keseluruhan sebanyak 285.824 tempat duduk yang dialokasikan untuk melayani kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.

Penjualan tiket Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka sejak 25 Januari 2026. Hingga 9 Februari 2026, atau selama 16 hari masa penjualan, tercatat sebanyak 71.286 tiket telah dimiliki oleh pelanggan yang akan bepergian dengan kereta api. Tingginya minat masyarakat tercermin dari beberapa KA dengan tingkat okupansi di atas 100 persen, antara lain KA Kahuripan dengan okupansi 176 persen serta KA Kutojaya Selatan dengan okupansi 126 persen, yang menjadi KA dengan penjualan tertinggi hingga saat ini. Meskipun demikian masih terdapat sejumlah tiket lainnya untuk keberangkatan dari daop 2 bandung.

Untuk mendukung kemudahan dan kenyamanan pelanggan di stasiun, KAI Daop 2 Bandung juga menyiapkan berbagai fasilitas layanan. Tercatat sebanyak 8 stasiun melayani loket KA Jarak Jauh, 5 stasiun menyediakan loket pembatalan, serta 3 stasiun dilengkapi layanan pelanggan (Customer Service). Selain itu, 21 stasiun telah menyediakan fasilitas Check-In Counter, 2 stasiun dilengkapi teknologi Face Recognition, serta 3 stasiun melayani loket KA Lokal, yaitu Stasiun Cipatat, Cianjur, dan Cibeber.

Kesiapan sarana perkeretaapian juga menjadi fokus utama. KAI Daop 2 Bandung menyiapkan 30 armada lokomotif, serta 275 armada kereta dalam kondisi siap operasi. Seluruh sarana tersebut telah melalui pemeriksaan dan perawatan secara berkala guna memastikan keandalan dan keselamatan perjalanan kereta api selama masa angkutan Lebaran.

Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan KA, KAI Daop 2 Bandung melakukan penambahan petugas operasional di lapangan. Sebanyak 151 petugas Jalan Rel ekstra disiagakan, yang terdiri dari Petugas Pemeriksa Jalur, Petugas Penjaga Perlintasan, serta Petugas Penjagaan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus). Di sisi pengamanan, KAI juga menyiapkan 778 personel, yang terdiri dari personel Polsus dan Security, personel kewilayahan rutin, serta personel pengamanan eksternal dari unsur TNI dan instansi terkait.

Mengantisipasi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem, KAI Daop 2 Bandung telah memetakan Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang memiliki potensi resiko rawan tanah bergerak, longsor, banjir, serta jembatan rawan. Sebagai langkah mitigasi, KAI menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS), sarana khusus, lokomotif posko, serta sarana cadangan di sejumlah titik strategis, yaitu di Stasiun Cibungur, Stasiun Purwakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Cibatu, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Banjar.

Selain layanan utama, KAI Daop 2 Bandung juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Terdapat 14 petugas Customer Service Mobile yang disiagakan di Stasiun Cimahi, Bandung, Kiaracondong, dan Tasikmalaya. KAI juga menyiapkan 12 posko kesehatan di stasiun yang didukung oleh dokter umum, paramedis, serta kerja sama dengan rumah sakit terdekat di sepanjang lintas Daop 2 Bandung.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan, KAI Daop 2 Bandung menyiapkan ambulance yang standby di Stasiun Bandung, kursi roda, tandu, AED, tabung oksigen, serta ruang menyusui yang tersebar di berbagai stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh persiapan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengimbau kepada pelanggan untuk merencanakan perjalanan mudik Lebaran sejak dini dan memanfaatkan layanan resmi KAI. Dengan berbagai kesiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 2 Bandung siap melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 secara aman, nyaman, dan selamat,” ujar Kuswardojo.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Utamakan Keselamatan dan Pelayanan, Jajaran Direksi KAI Pastikan Kesiapan Mudik Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung

0

Bandung (Jawa Barat), 10 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan kesiapan penuh dalam melayani masyarakat pada Mudik Lebaran 2026 dengan mengedepankan keselamatan perjalanan dan kualitas pelayanan. Seluruh elemen operasional disiapkan secara optimal untuk menjamin perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan inspeksi langsung oleh jajaran Direksi PT KAI bersama stakeholder terkait pada Selasa, 10 Februari 2026. Inspeksi dilakukan di wilayah kerja Daop 2 Bandung sebagai langkah memastikan kesiapan lintas dan fasilitas perkeretaapian menjelang masa angkutan Lebaran.

Inspeksi ini difokuskan terhadap kondisi prasarana di wilayah Daop 2 Bandung. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terkait kondisi rel, jembatan, wesel, sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh infrastruktur berfungsi sesuai standar keselamatan.

Selain prasarana, kesiapan sarana dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Awak kereta, petugas operasional, serta petugas pelayanan di stasiun dipastikan siap bertugas dengan mengedepankan disiplin keselamatan dan pelayanan prima kepada pelanggan.

Kegiatan inspeksi ini menjadi bagian dari langkah antisipatif KAI dalam meminimalkan potensi gangguan operasional selama periode mudik dan balik Lebaran 2026 nanti. Setiap hasil pemeriksaan di lapangan langsung ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama layanan KAI. “KAI tidak menawar dalam hal keselamatan. Inspeksi bersama Direksi dan stakeholder ini memastikan seluruh aspek operasional siap melayani lonjakan penumpang pada Mudik Lebaran 2026,” tegasnya.

Kuswardojo menambahkan, peningkatan pelayanan juga terus dilakukan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan, mulai dari kesiapan fasilitas stasiun, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan, hingga kehadiran petugas yang responsif dan informatif.

Dengan persiapan yang dilakukan sejak dini, KAI Daop 2 Bandung optimistis Angkutan Mudik Lebaran 2026 dapat terselenggara dengan aman dan tertib. KAI mengajak masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan kepastian pelayanan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 9 Jember Gelar Diklap Refreshing PPKA, Perkuat Kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme petugas operasional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 10–11 Februari 2026, bertempat di Ruang Belajar Depo Lokomotif Jember.

Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklap) Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) sebagai upaya berkelanjutan untuk menjaga kompetensi dan profesionalisme petugas operasional. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Senin hingga Selasa, 10–11 Februari 2026, bertempat di Ruang Belajar Depo Lokomotif Jember.

Diklap Refreshing ini diikuti oleh 15 orang PPKA dari berbagai wilayah kerja Daop 9 Jember. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman peserta terhadap peraturan dinas, meningkatkan kecakapan teknis, serta memperkuat disiplin dalam menjalankan tugas pengaturan perjalanan kereta api.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa PPKA memiliki peran yang sangat vital dalam menjamin keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

“PPKA merupakan salah satu unsur terpenting dalam operasional perjalanan kereta api. Melalui Diklap Refreshing ini, KAI memastikan setiap PPKA selalu memahami dan menerapkan peraturan dinas serta prosedur operasional yang berlaku secara konsisten,” ujar Cahyo.

Dalam Diklap Refreshing tersebut, para peserta mendapatkan materi yang mencakup peraturan dinas terkait perjalanan kereta api, teknik persinyalan elektrik dan mekanik, serta pengetahuan sarana perkeretaapian yang berkaitan langsung dengan bidang tugas PPKA. Materi disampaikan oleh Quality Controller Operasi 9.A Jember, Aris Fakhrudi, dan Quality Controller Operasi 9.B Banyuwangi, Bakti Sulistiyo.

Cahyo menambahkan, saat ini jumlah total PPKA yang bertugas di wilayah KAI Daop 9 Jember sebanyak 82 orang. Diklap Refreshing ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga seluruh PPKA di Daop 9 Jember mendapatkan pembekalan yang merata.

“Seorang PPKA dituntut memiliki kecakapan, ketelitian, dan disiplin yang tinggi. Selain mengikuti Diklap Refreshing, setiap PPKA juga wajib lulus Pengujian Sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) untuk kompetensi Pengatur Perjalanan Kereta Api, serta memiliki tanda kecakapan berupa rivet O.50 sebagai bukti kelayakan menjalankan tugas,” tambahnya.

Melalui pelaksanaan Diklap Refreshing ini, KAI Daop 9 Jember berharap kualitas keselamatan, keandalan operasional, serta pelayanan perjalanan kereta api kepada masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Spesial Ramadan KVB: Setiap Trading Berpeluang Dapat Hadiah Emas

0

Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi banyak trader untuk tetap aktif di pasar sambil menikmati berbagai program menarik. Dalam semangat berbagi dan apresiasi kepada para trader, KVB Indonesia menghadirkan program spesial Ramadan yang memberikan peluang mendapatkan hadiah emas dari setiap aktivitas trading.

Program ini dirancang untuk menambah motivasi trader agar tetap konsisten menjalankan strategi selama Ramadan, sekaligus memberikan nilai tambah berupa hadiah yang bernilai dan relevan dengan instrumen favorit para trader, yaitu emas.

Lucky Draw Ramadan KVB: Trading dan Raih Hadiah Emas

Melalui program Lucky Draw Ramadan, setiap transaksi trading yang dilakukan di KVB Indonesia akan memberikan peluang untuk mendapatkan hadiah emas. Semakin aktif trader bertransaksi, semakin besar kesempatan untuk ikut serta dalam undian dan meraih hadiah menarik selama periode program berlangsung.

Program ini tidak hanya memberikan insentif tambahan, tetapi juga mendorong trader untuk tetap disiplin dan konsisten, terutama di tengah market yang bisa lebih fluktuatif selama bulan Ramadan. Dengan konsep yang sederhana dan transparan, Lucky Draw Ramadan KVB menjadi salah satu program yang dinantikan oleh para trader.

Informasi lengkap mengenai program Lucky Draw Ramadan KVB dapat dibaca melalui artikel berikut

Trading Selama Ramadan dengan Pendekatan Lebih Terukur

Ramadan sering membawa perubahan pada rutinitas harian trader, mulai dari jam aktivitas hingga fokus pemantauan market. Oleh karena itu, pendekatan trading yang lebih terukur dan disiplin menjadi sangat penting. Program Lucky Draw Ramadan KVB hadir sebagai pelengkap, di mana trader tetap bisa fokus pada strategi tanpa harus mengejar target berlebihan.

Dengan memadukan manajemen risiko yang baik dan konsistensi trading, peluang mendapatkan hadiah emas menjadi bonus tambahan yang menyenangkan selama bulan suci.

Broker Trading KVB Indonesia dan Program Spesial Ramadan

Sebagai broker yang terus berinovasi, Broker Trading KVB Indonesia menghadirkan berbagai program menarik yang relevan dengan kebutuhan trader, termasuk promo spesial Ramadan ini. Dengan platform trading yang stabil, akses ke berbagai instrumen global, serta program apresiasi yang menarik, KVB Indonesia berkomitmen memberikan pengalaman trading yang lebih bernilai.

Bagi Anda yang ingin ikut serta dalam program Spesial Ramadan KVB dan mulai trading untuk meraih peluang hadiah emas, pendaftaran akun dapat dilakukan melalui link ini 

Dengan trading yang disiplin dan dukungan program menarik dari KVB Indonesia, Ramadan bisa menjadi momen produktif sekaligus penuh peluang bagi para trader.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Divre IV Tanjungkarang Lulus Ramp Check Kesiapan Angkutan Lebaran 2026

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang dinyatakan lulus ramp check atau pemeriksaan menyeluruh kesiapan
operasional guna menyambut Angkutan Lebaran 2026. Ramp check tersebut
dilaksanakan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian
Perhubungan sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan transportasi kereta
api berjalan aman, selamat, dan nyaman.

 

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki
Assjari, menyampaikan bahwa hasil ramp check menunjukkan seluruh sarana
perkeretaapian dan fasilitas pelayanan penumpang telah memenuhi ketentuan yang
ditetapkan, khususnya Standar Pelayanan Minimum (SPM).

“Lulusnya ramp check ini menjadi bukti kesiapan KAI Divre IV
Tanjungkarang dalam menyelenggarakan Angkutan Lebaran 2026. Keselamatan,
keamanan, dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami,” ujar
Zaki.

Ramp check dilakukan oleh tim gabungan KAI Divre IV
Tanjungkarang dan DJKA dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor
48 Tahun 2015 tentang SPM Angkutan Kereta Api. Pemeriksaan mencakup kesiapan
sarana perkeretaapian, fasilitas pelayanan di stasiun, serta aspek keselamatan
dan kenyamanan penumpang.

Pemeriksaan dilaksanakan di sejumlah stasiun, yaitu Stasiun
Baturaja, Martapura, Blambangan Umpu, Kotabumi, Labuan Ratu, dan Tanjungkarang.
Selain itu, tim juga melakukan pengecekan terhadap rangkaian KA Ekspres
Rajabasa dan KA Kuala Stabas dengan total lima rangkaian kereta api yang
diperiksa.

Adapun aspek yang diperiksa meliputi sistem pengereman,
fasilitas keselamatan, fasilitas pelayanan di dalam kereta, serta kebersihan
dan kenyamanan penumpang.

Zaki menambahkan, keberhasilan ramp check ini mencerminkan
sinergi yang kuat antara KAI dan DJKA dalam menjaga kesiapan operasional serta
memastikan layanan transportasi publik tetap optimal selama masa Angkutan
Lebaran.

“Dengan hasil ramp check ini, kami optimistis Angkutan
Lebaran 2026 di wilayah Divre IV Tanjungkarang dapat berjalan selamat, aman,
lancar, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi masyarakat,”
tutup Zaki.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Menyambungkan Pembeli, Penjual, dan UMKM dalam Satu Jaringan Terbuka ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

0

JAKARTA — Rangkaian Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur hari kedua berlanjut dengan sesi lanjutan business matching pada Jumat (6/2/2026). Sesi Buyer Apps & Marketplace Business Matching dan Seller Apps & MSME Enablers Business Matching menjadi ruang strategis untuk mempertemukan aplikasi pembeli, marketplace, UMKM, koperasi desa, serta enabler digital dalam satu jaringan ION, guna memastikan adopsi pasar yang lebih luas dan implementasi nyata di tingkat pelaku usaha.

Berbeda dari panel formal, sesi ini berlangsung sangat praktis. Para peserta bergiliran memperkenalkan diri, menjelaskan model bisnis mereka, lalu membedah bersama bagaimana ION bisa mengubah cara mereka beroperasi. Fokusnya bukan lagi “apa itu ION”, tetapi “bagaimana kita benar-benar memakainya di lapangan”.

Dari Platform Tertutup ke Jaringan Terbuka

Salah satu tema kuat yang muncul adalah bahwa ION bukan ancaman bagi marketplace yang sudah ada, melainkan perluasan pasar. Banyak pelaku e-commerce mengakui bahwa jangkauan mereka masih terbatas secara geografis dan kategori. Dengan ION, mereka bisa tetap menjalankan bisnis seperti biasa, tetapi memperoleh akses ke lebih banyak penjual, lebih banyak pembeli, dan wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Diskusi menegaskan perbedaan antara platform tradisional dan jaringan terbuka. Dalam model lama, satu aplikasi menguasai sekaligus sisi pembeli dan penjual. Dalam model ION, peran dipisah: buyer apps berfokus melayani kepentingan pembeli, sementara seller apps melayani kepentingan penjual. Peserta mencatat bahwa logika ini sebenarnya sudah akrab dalam kehidupan sehari-hari, misalnya saat orang membeli tiket pesawat lewat Traveloka sementara maskapai tetap menjadi penyedia layanan penerbangan.

Peran Buyer Apps: Bank dan Telko sebagai Gerbang Pasar

Beberapa buyer apps potensial yang dibahas secara intens adalah bank dan operator telekomunikasi. Bank BRI, dengan puluhan juta rekening UMKM, diproyeksikan dapat menjadi pintu masuk belanja di ION langsung dari aplikasi perbankan. Pengguna tetap bisa transfer dan bayar seperti biasa, tetapi juga bisa “klik belanja ION” yang terhubung ke berbagai seller apps.

Hal serupa dibayangkan untuk Telkomsel dan Indosat. Dengan basis pengguna yang sangat luas hingga daerah terpencil, kedua perusahaan ini dapat mengintegrasikan fitur ION ke dalam aplikasi mereka, sehingga masyarakat bisa berbelanja tanpa harus mengunduh marketplace baru.

Bagi marketplace yang sudah mapan, keuntungan bergabung dengan ION bukan hanya soal pasar baru, tetapi juga kemampuan menambahkan layanan yang sebelumnya tidak mereka miliki, seperti pembiayaan, asuransi, atau opsi logistik tambahan, tanpa harus membangunnya sendiri.

Perlindungan Konsumen dan Tata Kelola Jaringan

Sejumlah peserta mengangkat kekhawatiran: apakah jaringan terbuka berarti siapa saja bisa masuk tanpa standar? Jawabannya tegas, tidak. ION dirancang dengan mekanisme verifikasi, reputasi, dan penanganan keluhan berjenjang, serupa dengan model ONDC di India.

Jika terjadi sengketa transaksi, penyelesaian dimulai antara buyer app dan seller app. Hanya jika gagal, masalah akan naik ke tingkat jaringan. Ada juga sistem reputasi untuk menilai siapa yang konsisten mengirim tepat waktu dan menjaga kualitas produk.

Seller Apps: Membawa UMKM ke Pasar Nasional

Di sisi penjual, fokus besar diarahkan pada UMKM dan koperasi desa. Pemerintah tengah mendorong super app SAPA UMKM sebagai pintu identitas dan perdagangan digital bagi jutaan pelaku usaha. Dari sekitar 5 juta UMKM prioritas, 4 juta di antaranya dinilai sudah memiliki produk asli buatan Indonesia yang siap dikomersialkan, tetapi belum siap bertransaksi digital.

Salah satu strategi kunci yang dibahas adalah digitalisasi pasar tradisional. Setiap pasar rakyat bisa memiliki aplikasi berlabel putih sebagai seller app. Dari ratusan pedagang, dipilih sekitar sepuluh pelaku usaha awal untuk dilatih dan dihubungkan ke ION. Dengan cara ini, pasar demi pasar dapat membentuk kluster digital yang saling terhubung, memungkinkan distribusi barang antarpasar sesuai ketersediaan pasokan.

Model ini diperluas hingga tingkat desa melalui koperasi. Target awal adalah 25.000 desa terhubung sebagai seller apps lokal. Kehadiran kantor pos di hampir setiap desa dipandang sebagai infrastruktur logistik minimum, sementara wirausaha lokal dapat tumbuh menjadi penyedia pengiriman setempat dengan dukungan pembiayaan dari bank.

Pemerintah bahkan menghitung dampak ketenagakerjaan: jika hanya sepuluh orang per desa terlibat dalam ekosistem digital, akan tercipta sekitar 800.000 pekerjaan baru. Jika meningkat menjadi dua puluh orang, potensi lapangan kerja bisa mencapai 1,6 juta.

Enabler: Pelatihan, Standar, dan Kualitas Produk

Organisasi seperti APINDO, Orbit Future Academy, dan AYDA menekankan bahwa keberhasilan ION bukan hanya soal teknologi, tetapi juga peningkatan kapasitas UMKM. Mereka mendorong pendampingan katalog produk, literasi digital, serta kepatuhan terhadap standar seperti BPOM, halal, dan perizinan usaha, agar UMKM tidak sekadar “masuk jaringan”, tetapi juga dipercaya pasar.

Visi Besar: Dari Domestik ke Lintas Negara

Di akhir sesi, diskusi melebar ke potensi perdagangan lintas batas. Pengalaman India dengan protokol ekspor ONDC menjadi rujukan awal. Meski tantangan logistik dan kepabeanan masih besar, peserta melihat ION sebagai fondasi integrasi perdagangan digital Indonesia dengan ASEAN.

Sesi ditutup dengan penegasan tiga prinsip yang berulang sepanjang forum: kesabaran, kolaborasi, dan kepercayaan. ION dipahami bukan proyek jangka pendek, melainkan transformasi ekosistem yang akan bergulir dalam bulan-bulan ke depan melalui pilot project dan kemitraan nyata.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Mempertemukan Ekosistem Logistik dan Keuangan dalam ION: Sorotan Business Matching Hari Kedua IEF 2026

0

JAKARTA — Ajang tahunan Indonesia Economic Forum (IEF) ke-12 di ARTOTEL Suites Mangkuluhur menjadi momentum penting bagi operasionalisasi Indonesia Open Network (ION). Dua sesi business matching berjalan paralel pada hari kedua, Jumat (6/2/2026). Sesi Logistic Partner Business Matching dan Financial Services Business Matching ini dirancang untuk menghubungkan pemain ekosistem ION, mempertemukan penyedia layanan, pembeli, serta enabler teknologi, sekaligus menerjemahkan visi ION ke dalam kolaborasi yang lebih konkret di lapangan.

Sejak awal, format yang dipilih bukan presentasi formal, melainkan perkenalan terbuka dan dialog antar peserta. Tujuannya jelas: membangun saling pengertian sebelum masuk ke kerjasama komersial. Banyak peserta datang dari latar belakang yang beragam, mulai dari perusahaan logistik India, marketplace B2B Indonesia, penyedia pergudangan, hingga lembaga pelatihan digital.

Logistic Partner Business Matching: Dari Visi ke Operasional

Diskusi berkembang menjadi pertukaran pengalaman yang sangat praktis. Penyedia teknologi logistik dari India seperti PIJ dan Pro Routing memposisikan diri sebagai “jembatan integrasi” ke ION, terutama bagi perusahaan yang belum memiliki kesiapan sistem. Mereka menekankan bahwa banyak pelaku usaha sebenarnya sudah siap secara komersial, tetapi terkendala kemampuan teknis untuk terhubung ke jaringan terbuka.

Dari sisi pengguna logistik, sejumlah marketplace B2B Indonesia menyoroti kebutuhan akan standar layanan yang lebih transparan, mulai dari pelacakan GPS, dokumentasi digital, hingga keandalan armada truk. Mereka melihat ION sebagai peluang untuk mendapatkan lebih banyak pilihan penyedia layanan, bukan bergantung pada segelintir vendor saja.

Sementara itu, pemain material handling dan pergudangan menekankan pentingnya integrasi data operasional dengan sistem pembayaran dan logistik agar rantai pasok bisa berjalan lebih efisien dan terukur. Di sisi lain, Orbit Future Academy dan AYDA mengingatkan bahwa adopsi teknologi harus diiringi peningkatan keterampilan digital bagi tenaga kerja logistik, UMKM, dan operator lapangan.

Para peserta juga banyak merujuk pada pengalaman India melalui model ONDC: adopsi perlu dilakukan bertahap, dengan standar teknis minimum yang jelas serta mekanisme onboarding yang aman, agar implementasi yang lemah tidak mengganggu keseluruhan jaringan. Pesan besarnya tetap sama — ION dipahami sebagai infrastruktur publik digital yang memungkinkan banyak model bisnis tumbuh, bukan dikendalikan oleh satu platform tunggal.

Salah satu benang merah yang terus muncul adalah pentingnya kesabaran, kolaborasi, dan kepercayaan. Para pemangku kepentingan sepakat bahwa membangun jaringan terbuka berskala nasional tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan proses belajar bersama, uji coba berulang, serta kesiapan untuk saling menyesuaikan standar operasional.

Financial Services Business Matching: Menutup Celah Pembiayaan UMKM

Sesi Financial Services Business Matching berfokus pada bagaimana layanan keuangan dapat mendukung adopsi ION, khususnya bagi UMKM. Lembaga keuangan dan fintech berdiskusi dengan pelaku usaha mengenai model pembiayaan berbasis data transaksi digital, bukan hanya agunan fisik.

Isu integrasi pembayaran cashless juga mengemuka, terutama agar pedagang kecil di daerah bisa bertransaksi lebih mudah lintas wilayah. Selain itu, skema pembiayaan rantai pasok (supply chain financing) dibahas sebagai solusi bagi distributor dan pemasok logistik kecil yang sering terkendala modal kerja.

Peserta menilai bahwa semakin transparan dan terstandar data transaksi di ION, semakin besar peluang UMKM memperoleh akses kredit yang lebih adil dan terjangkau. Dengan kata lain, keberhasilan ION tidak hanya diukur dari sisi teknologi, tetapi juga dari dampaknya terhadap inklusi keuangan.

Menghubungkan Logistik dan Keuangan dalam Satu Ekosistem

Kedua sesi memperlihatkan bahwa logistik dan layanan keuangan tidak bisa berjalan terpisah. Logistik yang andal membutuhkan dukungan pembiayaan yang fleksibel, sementara lembaga keuangan memerlukan visibilitas rantai pasok agar bisa menilai risiko dengan lebih akurat.

Secara keseluruhan, business matching hari kedua menegaskan bahwa ION bukan sekadar platform teknologi, melainkan infrastruktur kolaborasi nasional yang bertujuan menciptakan “kesetaraan digital” bagi bisnis besar hingga warung di pelosok Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tren Warna Cat Rumah 2026, Aquaproof Warm & Earthy Tones

0

Aquaproof pelopor cat pelapis anti bocor di Indonesia mengusung 8 warna, hangatnya Warm & Earthy Tones sebagai tren cat dinding luar 2026

Di tengah hiruk pikuk kesibukan, rumah
biasanya menjadi tempat untuk kembali. Tempat untuk beristirahat, merefleksikan
diri, merenungkan hari yang sudah dilalui, mengisi kembali energi dan bertemu
dengan yang dikasihi. Namun bisa saja hiruk pikuk itu terbawa ke dalam rumah.
Notifikasi pekerjaan, tuntutan, dan tekanan yang terus hadir membuat pikiran
sulit berhenti, hingga perlahan fungsi rumah pun bergeser dari tempat
beristirahat menjadi perpanjangan dari rutinitas yang melelahkan.

Rumah menjadi saksi setia perjalanan
hidup, wadah yang menampung suka maupun duka. Sudah selayaknya rumah
mendapatkan manifestasi untuk perlindungan fisik maupun jiwa. Aquaproof pelopor
cat pelapis anti bocor yang setia hadir memberikan perlindungan dan solusi
bangunan untuk rumah-rumah keluarga Indonesia selama lebih dari 40 tahun. Untuk
menghidupkan kembali peran rumah yang hangat dan menenangkan, Aquaproof
mengusung tren warna 2026 Warm & Earthy Tones sebagai cat
dinding luar rumah. Warna-warni
ini terinspirasi dari alam, menghadirkan kedamaian dan bebas dari tekanan.

Warna-warna
Warm & Earthy Tones yang telah dikurasi Aquaproof sebagai
cat eksterior pilihan yaitu Sage Green 094, Off White 012, Sandstone 106, Mocca
105, Beige 104, Coklat 101, Cream 012, dan Hijau Daun 092. “Tiga dari delapan
warna tersebut merupakan rangkaian warna yang baru diluncurkan pada pertengahan
tahun lalu dalam Aquaproof Earthy Neutral Color Series dan direspon sangat
positif. Ketiganya memiliki pesona masing-masing yang memberikan tampilan baru
dengan warna netral berkarakter. Sage Green 094 transformasi segar dan alami, Off White 012 keteduhan
untuk jiwa modern, dan Sandstone 106 harmoni dari bumi. Perlindungan maksimal
dengan warna-warni sesuai karaktermu. Selain
tiga warna baru tersebut, warna lainnya juga memiliki pesonanya masing-masing. Mocca 105
kenangan manis yang familiar, Beige 104 netralitas yang memberi ruang, Coklat
101 stabilitas hingga ke setiap sudut, Cream 012 hangatnya sentuhan pertama,
dan Hijau Daun 092 keseimbangan tumbuh dari alam.” ungkap Chandra Kurniawan selaku
Marketing Manager PT Adhi Cakra Utama Mulia.

 Memilih
Aquaproof Warm & Earthy Tones sebagai cat
dinding luar 2026 bukan hanya sekadar mengikuti tren, tetapi keinginan untuk
menciptakan rumah sesungguhnya. Keindahan alam yang berbicara lewat dinding dan
pancaran kehangatan warnanya terasa menyambut ketika kembali ke rumah. Aquaproof
Warm & Earthy Tones juga
fleksibel dalam berbagai gaya rumah, baik konsep rumah modern, tropis,
minimalis, mediterania, rustic, industrial, hingga skandinavia sekalipun.
Kenyamanan yang sudah diciptakan tidak perlu sering diusik seperti renovasi,
karena warna-warna Aquaproof bersifat timeless dan
memberikan perlindungan tahan lama, dengan aplikasi 2 lapis sesuai anjuran
pemakaian pada kemasan maka kenyamanan itu akan bertahan lebih dari 8 tahun.
Ditambah dengan penghargaan menjadi yang pertama memperoleh sertifikat SNI
8665:2018 cat pelapis anti bocor berbasis air, kualitas cat pelapis anti bocor
Aquaproof tidak perlu diragukan lagi dalam melindungi bangunan dari bocor dan
rembes. #AkuApproveAquaproof

 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES