Hadapi Era AI, Forum DIMENSI #1 Tekankan SDM Adaptif dan Kompeten

waktu baca 2 menit
Selasa, 14 Apr 2026 14:33 6 Lusi

Semarang — Isu kesenjangan antara lulusan pendidikan dan kebutuhan industri kembali mengemuka dalam forum Diskusi Seputar Kompetensi (DIMENSI #1) yang digelar DPD IASPRO Jawa Tengah pada 11 April 2026 di BBPVP Semarang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem kompetensi nasional, sekaligus tindak lanjut dari forum Ngopi Kompas (Ngobrol Pintar Seputar Kompetensi) yang sebelumnya mengangkat berbagai persoalan strategis pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

DIMENSI #1 merupakan inisiatif DPP IASPRO yang berkolaborasi dengan dan , serta didukung oleh BBPVP Semarang.

Dibuka BNSP, Satukan Lintas Pemangku Kepentingan

Forum ini secara resmi dibuka oleh Ketua , , yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem kompetensi yang kredibel dan berdaya saing.

DIMENSI #1 menghadirkan berbagai pemangku kepentingan strategis, antara lain:

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa DIMENSI bukan sekadar forum diskusi, melainkan ruang strategis untuk menyelaraskan perspektif regulator, pelaksana, asesor, akademisi, hingga industri sebagai pengguna tenaga kerja.

Delapan Isu Kritis SDM Nasional

Forum ini secara komprehensif membedah delapan isu utama dalam pengembangan SDM nasional, meliputi:

– Kesenjangan antara lulusan dan kebutuhan industri

– Nilai strategis sertifikasi kompetensi

– Integritas dan kredibilitas asesmen

– Implementasi link and match yang belum konsisten

– Kualitas dan profesionalisme asesor

– Keseimbangan kuantitas dan kualitas sertifikasi di LSP

– Efektivitas kolaborasi antar lembaga

– Kesiapan SDM menghadapi kecerdasan buatan dan masa depan kerja

Diskusi berlangsung dinamis tanpa paparan formal, sehingga mendorong dialog yang lebih tajam, langsung pada persoalan, dan berbasis realitas lapangan.

Sorotan Teknologi dan AI

Forum ini juga menyoroti peran teknologi, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence, dalam mendukung proses asesmen dan pengembangan kompetensi. Paparan disampaikan oleh , yang menekankan pentingnya adaptasi sistem kompetensi terhadap disrupsi digital.

Hasilkan Rekomendasi Konkret

Berbeda dari forum diskusi pada umumnya, DIMENSI #1 menghasilkan policy brief berupa rekomendasi kesepakatan bersama yang ditandatangani seluruh narasumber.

Rekomendasi tersebut menjadi:

– Arah strategis penguatan sistem kompetensi nasional

– Landasan kolaborasi antar lembaga

– Panduan peningkatan kualitas SDM yang relevan dengan kebutuhan industri

Menuju SDM Adaptif dan Berdaya Saing

DIMENSI #1 menegaskan bahwa penguatan SDM tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara pendidikan, pelatihan, sertifikasi, dan industri.

Forum ini juga menggarisbawahi bahwa tantangan ke depan bukan sekadar menghasilkan lulusan yang “lulus”, tetapi memastikan mereka benar-benar siap kerja, adaptif, dan dipercaya industri.

Diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai profesi, DIMENSI #1 menjadi langkah konkret dalam mengubah gagasan menjadi aksi—merumuskan arah, menyelaraskan peran, dan membangun SDM Indonesia yang unggul serta berdaya saing global. (Lusi Uswatun)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA