Beranda blog Halaman 813

Rayakan HUT ke-51 BASARNAS, Kantor SAR Jakarta Gelar Aksi Donor Darah

0

TANGERANGMERDEKA – Kantor SAR Jakarta melaksanakan aksi kegiatan Donor Darah pada Rabu, 22 Februari 2023, sekitar pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Kegiatan ini merupakan aksi soladaritas pada rangkaian acara dalam rangka menyambut HUT BASARNAS ke – 51.

Kantor SAR Jakarta pada kali ini bekerja sama dengan PMI Tangerang Selatan untuk membantu dalam proses donor darah pada 75 orang yang terdiri dari personel rescue dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor SAR Jakarta, serta potensi SAR.

Aksi ini juga dilakukan serempak di seluruh Kantor SAR dari Sabang hingga Merauke dan secara simbolis dibuka melalui daring oleh Kepala Basanas, Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi.

Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) melaksanakan aksi kegiatan Donor Darah di Kantor SAR Jakarta. Rabu, 22 Februari 2023.

“Kegiatan donor darah ini merupakan aksi Bakti Sosial Basarnas untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah baik dalam penyembuhan penyakit maupun pemulihan kesehatan,” ungkap Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS).

Dia berharap bahwa melalui kegiatan ini akan membawa kebaikan, kekompakan di internal Basarnas, dan menjadi motivasi lebih dalam melaksanakan tugas-tugas Basarnas di masa yang akan datang.

Kegiatan aksi donor darah ini diikuti juga oleh Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli, beserta Ketua DWP Unsur Pelaksana Kantor SAR Jakarta, Pipit Fazzli, yang dilaksankan di Gedung Serbaguna Kantor SAR Jakarta, Jl.Marsekal Suryadharma 115, Neglasari, Kota Tangerang. (Air)

Pelatih Alfredo Vera Resmi Akhiri Kerja Sama Dengan Persita Tangerang

0

TANGERANGMERDEKA – Pelatih Alfredo Vera telah resmi mengakhiri kerja samanya dengan klub Persita Tangerang.

Seperti diketahui, performa tim Pendekar Cisadane belakang ini kian merosot.

Padahal, pada awal musim 2022/23, Persita mampu berada di peringkat atas klasemen BRI Liga 1.

Terkait kabar Alfredo Vera telah meninggalkan tugasnya sebagai pelatih kepala klub, manajemen pun telah memberikan konfirmasinya.

Melansir laman persitafc.com, coach Alfredo bergabung di awal musim 2022/23.

Dia dianggap berperan penting dalam membawa Persita berjuang dan menunjukkan penampilan yang mengesankan di Liga 1 musim ini.

“Setelah evaluasi manajemen kami sepakat untuk menyudahi kerjasama dengan Coach Alfredo Vera dengan kesepakatan bersama,” ujar manajer tim I Nyoman Suryanthara, Rabu, 22 Februari 2023.

Manajemen Persita percaya bahwa saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan dan terus maju sesuai jati diri klub Persita.

“Semua yang ada di Persita ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Coach Alfredo Vera atas semua kerja keras, serta komitmen yang telah dia tunjukkan selama menjadi pelatih kepala,” lanjutnya.

Asisten pelatih Ilham Jaya Kesuma akan memimpin tim secara sementara untuk pertandingan selanjutnya. Klub akan mengumumkan pengganti permanen pada waktunya. (Air)

Tangerang Pakai Metode Biokonversi untuk Pengolahan Sampah, Begini Caranya

TANGERANGMERDEKA – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memaksimalkan pengolahan sampah dengan metode Biokonversi yang telah dioperasikan di Intermediate Treatment Facility (ITF) Jatiuwung, Kota Tangerang.

Kepala DLH Kota Tangerang Tihar Sopian menerangkan, mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, perlu didukung dengan kegiatan pengelolaan sampah yang handal dan mampu menjadi solusi atas permasalahan.

“Selama ini pengolahan sampah organik menjadi kompos memerlukan waktu 40 hari, sedangkan sampah organik masuk setiap hari sehingga diperlukan adanya terobosan baru agar proses pengolahan sampah organik berjalan secara lebih cepat,” ungkapnya, Rabu, 22 Februari 2023.

Salah satu metode pengolahan sampah yang dapat diterapkan adalah dengan maggot atau Black Soldier Flies (BSF) dimana sampah organik dikelola manjadi kompos.

“Saat ini di Intermediate Treatment Facility (ITF) Jatiuwung Kota Tangerang telah dikembangkan pengolahan sampah organik dengan maggot atau BSF,” katanya.

Pengolahan Sampah dengan Metode Biokonversi

Pengolahan pertama dilakukan dengan menetaskan 10 gr telur BSF, kemudian dilakukan pembiakan di Biopond dengan pemberian pakan sampah organik secara bertahap per harinya mulai dari 14 kg, 16 kg, 18 kg, 20 kg, 22 kg, 24 kg, hingga 30 kg.

Pengolahan kedua dengan menetaskan 100 gr telur BSF dan dilakukan pembiakan di Biopond dengan pemberian pakan secara bertahap per harinya, mulai dari 60 kg hingga sampai 300 kg.

“Seiring dengan bertambahanya jumlah telur yang dihasilkan, maka maggot dewasa juga semakin banyak, dan kebutuhan pakan (sampah) semakin meningkat, sehingga jumlah yang bisa diolah semakin meningkat sampai dengan saat ini,” tuturnya.

Alur proses pengolahan sampah organik biokonversi maggot di ITF berawal dari sampah organik diangkut dari sumber sampah dengan armada terpilah kemudian dilakukan penimbangan dengan jembatan timbang untuk mengukur volume sampah yang akan diolah.

Sampah yang telah melalui proses penimbangan akan masuk ke ruang penampungan sampah sebelum dilakukan pencacahan.

Hasil pencacahan berupa sampah organik yang menyerupai bubur sehingga proses pengolahan sampah organik dengan biokonversi maggot dapat berjalan lebih efektif karena adanya perubahan ukuran sampah maka maggot dapat memproses makannya lebih cepat.

Setelah sampah selesai dilakukan pencacahan maka hasil cacahan akan masuk ke ruang biopon, disinilah terjadinya proses pengolahan sampah dengan maggot dimana sampah organik diolah sebagai pakan dari maggot BSF.

“Hasil dari proses pengolahan sampah Biokonversi maggot ini sering kita kenal dengan Kasgot (Bekas maggot) yang mempunyai fungsi sebagai pupuk pada tanaman,” katanya.

Memaksimalkan ITF Jatiuwung

Sekretaris DLH Kota Tangerang Mohammad Dadang Basuki menjelaskan, pada tahun 2022 jumlah sampah yang diolah dengan Biokonversi maggot mencapai 2.721 Ton/tahun dengan rata-rata 7,48 Ton sampah yang dikelola setiap harinya.

“Sumber sampah yang diolah berasal dari sampah organik Pasar, Restoran dan masyarakat yang telah berperan serta dalam sedekah sampah organik,” katanya.

Menurutnya, ITF Jatiuwung saat ini berupaya untuk dimaksimalkan. Dalam pengangkutan sampah organik dari sumber ke ITF Jatiuwung sebagai lokasi pengolahan, sudah dilakukan dengan armada khusus pengangkut sampah organik berupa 3 unit bentor dan pada tahun 2023 bertambah 1 armada dumptruck organik.

Armada khusus pengangkutan sampah organik ini disebut dengan istilah “Bakso” (Bak Angkut Sampah Organik).

“Dengan penambahan 1 unit dumptruck khusus pengangkutan sampah organik digarpkan dapat menambah volume sampah yang diolah dengan biokonveri maggot serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memulai pilah sampah dari rumah karena sampah yang sudah terpilah tiak akan dicampur dengan sampah residu dalam pengangkutannya,” tukasnya. (Air)

PKL di Sepanjang Kali Sipon Tangerang Ditertibkan, Warga: Lingkungan Jadi Bersih

TANGERANGMERDEKA – Personel gabungan dari jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota, Kodim 0506 Tangerang melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdagang dijalur pejalan kaki atau trotoar disepanjang Jalan Irigasi, Pasar Sipon, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu, 22 Februari 2023.

Petugas yang dikerahkan melakukan penertiban, pengangkutan, dan pembersihan pada bangunan-bangunan semi permanen yang didirikan para PKL, sepanjang Kali Sipon.

“Area Jalan Irigasi memiliki panjang dua kilometer, dan sebelum dilakukan penertiban hari ini, Pemkot Tangerang melalui Satpol PP dan jajaran kecamatan dan kelurahan sudah melakukan sosialisasi lebih dulu, kepada warga, pedagang maupun tokoh masyarakat. Sehingga, penertiban ini alhamdulillah bisa berlangsung secara kondusif,” ungkap Wawan Fauzi, Kepala Satpol PP Kota Tangerang.

Ia menyatakan, penetiban PKL di Kali Sipon ini memang bukan yang pertama, tapi seluruh stakeholder berupaya ini menjadi yang terakhir. Pasca-penertiban ini, semua jajaran juga sudah berkomitmen, akan langsung dan terus melakukan patroli untuk menjaga kekondusifan lingkungan dan penggunaan fasilitas umum sebagaimana mestinya.

Tentu, kata Wawan, ini perlu juga kesadaran dan dukungan warga sekitar serta pedagang, untuk saling menjaga keindahan lingkungan dan tidak kembali berdagang di lokasi yang bukan peruntukannya.

“Pada prinsipnya, Pemkot Tangerang tidak melarang siapa pun untuk berjualan. Namun, jangan sampai melanggar aturan yang ada. Mari kita sama-sama bekerjasama mengembalikan fungsi jalan dan trotoar ya g ada di wilayah Pasar Sipon,” imbaunya.

Sementara itu, warga sekitar hingga para pengguna jalan menyambut baik tindak tegas yang dilakukan Pemkot Tangerang. Seperti yang diungkapkan Anih, warga Karya Bakti, Cipondoh Makmur yang menyatakan cukup terganggu dengan keberadaan PKL. Selain membuat lalu lintas macet, juga membuat lingkungan kumuh.

“Semoga penertiban ini bisa berlanjut dan permanen. Sehingga, lingkungan jadi bersih dan nyaman bagi pembeli, pedagang, maupun pengguna jalan,” jelas Ani.

Hal senada juga diungkapkan, Tati, warga setempat yang menyatakan mendukung dan berharap dapat terselesaikan kasus keberadaan PKL di Jalan Irigasi kawasan Pasar Sipon. Pasalnya, dengan aktivitas lalu lintas yang padat, pastinya terhambat dengan para PKL dan aktivitas jual beli yang berlangsung dipinggir jalan.

“Padahal sudah direlokasi sebelumnya, jadi kasian pedagang yang didalam, karena pembeli sudah habis didepan dengan PKL. Harusnya ya aktivitas jual beli di dalam kawasan Pasar Sipon saja. Buat saya penertiban ini bagus, dan harus dilakukan pengawasan dengan ketat. Jangan sampai kembali menjamur PKL-nya,” tegas Tati. (Air)

Sakit Hati Disebut Pengangguran jadi Motif Pria Aniaya Nenek di Karang Tengah Tangerang

TANGERANGMERDEKA – Pria berinisial GP (31) telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan terhadap seorang nenek berinisial I (65) di daerah Karang Tengah, Kota Tangerang.

Adapun motif pelaku menganiaya sang nenek hingga kritis lantatan sakit hati disebut pengangguran.

“Iya sudah (jadi tersangka). Tersangka diamankan Senin kemarin jam 20.30 WIB di rusun Cengkareng,” ujar Kapolsek Ciledug AKP Dirosha Suryo Sarwosaputro, Rabu, 22 Februari 2023.

Baca juga: Pria Plontos Aniaya Nenek di Karang Tengah Tangerang Hingga Kritis

Dalam kasus ini, tersangka GP dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara.

Berdasarkan pemeriksaan, kata Kapolsek, GP mengaku menganiaya nenek I karena sakit hati.

“Motif sakit hati karena disebut pengangguran dan belum menikah,” ungkapnya.

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Nenek di Karang Tengah Tangerang Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, aksi dugaan penganiayaan terhadap nenek I viral di media sosial. Korban ditemukan suaminya yang saat itu baru pulang salat Jumat.

Suaminya menemukan sebuah balok di lokasi kejadian yang diduga digunakan korban untuk menganiaya istrinya.(Red)

Tanggul 118 Meter di Pinang Griya Tangerang Diklaim Berhasil Tangani Banjir

TANGERANGMERDEKA – Setelah berlangsung di Kecamatan Karawaci pada Senin (20/2) kemarin. Kini, Tasyakuran Pembangunan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memasuki wilayah ke 12 yaitu Kecamatan Pinang, yang berlangsung di Balai Warga RW 03, Perumahan Sekretariat Negara, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Selasa, 21 Februari 2023.

Sama seperti Tasyakuran Pembangunan diberbagai wilayah lainnya, di Kecamatan Pinang juga ramai dipenuhi ribuan warga dari berbagai kalangan.

Camat Pinang, Syarifudin Harja Winata mengungkapkan begitu banyak pembanguan yang dilakukan Pemkot Tangerang di wilayah Kecamatan Pinang. Salah satu yang berhasil ialah pembangunan tanggul sepanjang 118 meter diwilayah Perumahan Pinang Griya, RW 5 dan RW 6, Kelurahan Pinang.

Baca juga: Berdampingan Dengan DKI Jakarta, Gapura Perbatasan Tangerang Jadi Kebanggaan

“Pembangunan ini menyelesaikan titik banjir yang biasanya melanda 1.203 rumah kepala keluarga. Dengan pembangunan tanggul ini, warga setempat tentunya lebih tenang dan tidak lagi dihantui bayang-bayang banjir saat hujan dengan debit tinggi turun dalam waktu yang lama,” ungkap Syarifudin dikutip pada Rabu, 22 Februari 2023.

Ia pun menjelaskan, selain pembangunan tanggul, di Kecamatan Pinang juga melakukan pembangunan Hutan Kota Pinang, Lapangan Tembak Cipete, 53 unit bedah rumah, 14 ruas jalan, jembatan dan trotoar, 50 titik drainase dan turap, 158 titik pemasangan biopori super jumbo dan 364 titik pemasangan PJU.

Baca juga: Legislator Minta Pemkot Tangerang Realisasikan Perda Santunan Kematian

“Sedangkan pembangunan non fisik diantaranya ialah bantuan BOP untuk 14.853 siswa, bantuan Tangerang Cerdas untuk 1.131 siswa, serta bantuan stimulan ke 1.383 orang RT/RW, Amil, Marbot dan Petugas Posyandu. Lainnya, juga ada pembangunan ketahanan pangan seperti ribuan bibit pohon dan ikan,” paparnya.

Sebagai informasi, untuk memaksimalkan momen Tasyakuran Pembangunan, Kecamatan Pinang juga menggelar pelayanan masyarakat. Mulai dari pengecekan kesehatan, job fair, layanan enkapsulasi, pembuatan KIA dan KTP serta bazzar UMKM.(Air)

Anak di Batuceper Tangerang Diculik, Lalu Emasnya Diambil dan Korban Ditinggal di Angkasa Pura

TANGERANGMERDEKA – Bagi warga Kota Tangerang khususnya wilayah Batuceper yang memiliki anak di bawah umur sebaiknya waspada. Pasalnya, kasus penculikan anak baru-baru ini terjadi di lokasi destinasi wisata Situ Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang.

Peristiwa tersebut dialami seorang anak berinisial M (11). Kepada ibunya Masitoh (39), korban mengaku diculik orang yang tak dikenal saat bermain di destinasi wisata Situ Embung Batusari, Kecamatan Batuceper.

Kronologinya bermula ketika korban bermain sepeda bersama teman-temannya di Situ Embung Batusari pada Senin, 20 Februari 2023. Penculik diketahui seorang perempuan berambut pirang dengan mengenakan sepeda motor berwarna hitam.

Baca juga: Pria Plontos Aniaya Nenek di Karang Tengah Tangerang Hingga Kritis

“Kalau cerita anak saya, si penculiknya tanya, sekolah di mana? Kelas berapa?” kata Masitoh, Rabu, 22 Februari 2023.

Setelah itu, lanjut Masitoh, penculik berpura-pura mengenal guru anaknya, kemudian minta diantar korban ke rumah gurunya.

“Alasannya, keponakan si penculik itu satu sekolah sama anak saya, kemudian minta anter ke rumah guru, mau kasih undangan karena keponakannya mau ulang tahun,” tuturnya.

Setelah itu, sambung Masitoh, anaknya menuruti permintaan penculik, sementara temannya, diminta penculik untuk menunggu sebentar sambil menitipkan sepeda anaknya.

Baca juga: Viral Siswa SMK di Serpong Tangsel Bentak Guru, Begini Akhirnya

Dalam perjalanan, lanjut Masitoh, anaknya diajak berkeliling sambil ditanya barang berharga yang dipakai berupa cincin, kalung, dan anting emas.

“Nah, diperjalanan si penculik tanya emas yang dipakai anak saya, asli atau palsu. Katanya, kalau asli mau pinjam buat keponakannya yang mau ulang tahun. Akhirnya, dicopot sama anak saya, dikasih,” jelasnya.

Sementara itu, dirinya merasa khawatir lantaran anaknya pergi main dari pukul 16.00 sampai 18.00, tetapi tak kunjung pulang. Saat hendak mencari anaknya, Masitoh mendapat telepon yang menginformasikan keberadaan anaknya.

“Kata anak saya diminta tolong nenek, dia ngadu abis dirampok, terus minjem telepon,” ujarnya.

Baca juga: Warga Keluhkan Kawanan Monyet Liar Masuk Pemukiman di Serpong Tangsel

“Saya kan punya bayi. Nah, pas mau nyari anak saya, ada telepon. Saya ditanya, orang tua dari M bukan? terus divideo call. Ternyata bener anak saya. Katanya, anak saya emasnya diambil terus ditinggal di Perumahan Angkasapura II. Abis itu, suami saya minta anter tetangga langsung jemput,” terang Masitoh.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, Masitoh bersyukur, kalau anaknya masih diberi keselamatan dan tidak mengalami luka fisik apapun.

“Saya mah, gak peduli emasnya ilang yang penting anak saya ketemu dan selamat,” tandasnya. (Air)

Cilegon Atasi Sampah Dengan Bahan Bakar Jumputan Padat

0

TANGERANGMERDEKA – Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon menggelar acara Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tingkat Kota Cilegon, di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa, 21 Februari 2023.

Peringatan yang digelar setiap tanggal 21 Februari itu mengusung tema “Tuntas Kelolah Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat”, yang dirangkaikan dengan Aksi Penanaman sebanyak 1.000 pohon.

Aksi penanaman 1.000 pohon itu dilakukan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Kepala Ditpolairud Polda Banten Kombes Pol. Andree Ghama Putra, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Azis Setia Ade Putra serta perwakilan perusahaan dan perbankan di Kota Cilegon.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian mengatakan permasalahan sampah di Kota Cilegon telah teratasi, yakni dengan mengubah sampah menjadi Bahan Bakar Jumputan Padat atau Co-Firing.

Aksi penanaman 1.000 pohon itu mengusung tema “Tuntas Kelolah Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat” dilakukan langsung secara simbolis oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Kepala Ditpolairud Polda Banten Kombes Pol. Andree Ghama Putra, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Azis Setia Ade Putra serta perwakilan perusahaan dan perbankan di Kota Cilegon di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (21/2/2023).

“Alhamdulillah kita saat ini tidak perlu lagi membeli lahan untuk menampung sampah, sebab saat ini Pemerintah Kota Cilegon telah berhasil dalam mengatasi permasalahan sampah yakni dengan dikelolah menjadi Co-Firing, dimana harga dari satu ton co-firing itu sama dengan harga satu ton batu bara,” ungkapnya.

Helldy menyampaikan, saat ini Kota Cilegon telah menjadi rujukan pengelolaan sampah di Indonesia. Terbukti, sebanyak 27 kabupaten kota belajar pengelolaan sampah dari Kota Cilegon. “Saya bisa mengklaim pada tahun 2024 Kota Cilegon akan menjadi kota di Indonesia yang devisit sampah,” jelasnya.

Melalui peringatan hari peduli sampah, Helldy berharap masyarakat Kota Cilegon dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten. “Kebersihan itu sebagian dari iman, jadi kita harus memiliki budaya hidup bersih, konsistensinya hidup bersih harus kita jaga, serta kita juga jangan buang sampah sembarangan, agar Kota Cilegon ini dapat bersih dari sampah sehingga kita dapat merasa nyaman tinggal di Kota Cilegon,” harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Azis Setia Ade Putra mengatakan, upaya merawat kebersihan sangatlah penting untuk dibudidayakan sebagai wujud partisipasi dalam membangun Kota Cilegon yang bersih dan bebas sampah.

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Kepala Ditpolairud Polda Banten Kombes Pol. Andree Ghama Putra, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon Azis Setia Ade Putra serta perwakilan perusahaan dan perbankan di Kota Cilegon memegang tagline dalam Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional Tingkat Kota Cilegon serta Aksi Penanaman sebanyak 1.000 pohon, di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (21/2/2023).

“Kami akan terus berupaya agar Kota Cilegon dapat bersih dan bebas sampah, oleh karenanya saya minta agar masyarakat dapat melaporkan jika terdapat sampah di lingkungannya, kami siap untuk menerima laporan-laporan dari masayarakat,” katanya.

Kepala Ditpolairud Polda Banten Kombes Pol. Andree Ghama Putra juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah dengan menjaga kebersihan. “Kurangi penggunaan sampah plastik, buanglah sampah pada tempatnya,” harapnya. (Air)

Legislator Minta Pemkot Tangerang Realisasikan Perda Santunan Kematian

TANGERANGMERDEKA – Anggota DPRD Kota Tangerang Nurhadi meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang untuk merealisasikan peraturan daerah (perda) tentang santunan kematian.

Menurutnya, Perda Kota Tangerang Nomor 5 Tahun 2020 tentang Santunan Kematian Bagi penduduk Miskin Kota Tangerang harus segera direalisasikan sebagai bentuk kehadiran pemerintah terhadap masyarakat.

“Tentunya saya meminta Pemkot Tangerang segera menindaklanjuti perda-perda yang telah disepakati terutama perda kematian,” jelasnya, Selasa, 21 Februari 2023.

Legislator dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menganggap bahwa produk hukum ini sudah disepakati pihak legislatif dan eksekutif, sehingga perlu dijalankan.

“Dengan adanya santunan kematian membuktikan bahwa negara hadir untuk masyarakat yang sedang berduka,” ucapnya.

Adapun dalam beleid tersebut, besaran santunan kematian ditetapkan paling sedikit senilai Rp 3 juta per jiwa.

Nurhadi mengatakan, uang senilai Rp 3 juta sangat berarti bagi penduduk dengan kategori miskin, yang ditinggalkan anggota keluarganya.

“Maka, sudah seharusnya santunan kematian ini segera diprogramkan untuk kemudian direalisasikan. Jadi, tinggal menunggu apalagi, toh perdanya sudah ada,” tukasnya. (Air)

Rest Area KM 97 Situ Rawa Arum Cilegon akan Beroperasi 2024

0

TANGERANGMERDEKA – Pemerintah bakal membangun rest area baru di Jalan Tol Tangerang-Merak, tepatnya di KM 97 Situ Rawa Arum, Kota Cilegon.

Hal itu disampaikan Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat menghadiri Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa, 21 Februari 2023.

Menurut Helldy, rest area itu nantinya bisa dijadikan kantong parkir bila terjadi kepadatan arus lalu lintas menuju Pelabuhan Merak.

“Rencananya insyaallah tahun ini dikerjakan. Mudah-mudahan tahun depan (2024) sudah jadi dan bisa dinikmati,” kata Helldy.

Pembangunan rest area tersebut, kata Helldy, akan dikerjakan oleh Pemprov Banten. Namun demikian, pihaknya mendukung rencana tersebut, karena diyakini bakal menggairahkan perekonomian warga.

Foto udara Situ Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Selasa (21/2/2023).

“Yang jelas warga Rawa Arum dan sekitarnya harus diberdayakan. Mulai dari UMKM maupun usaha lainnya,” kata dia.

Selain jadi rest area, di sekitar Situ Rawa Arum pun akan ditata menjadi lebih baik agar lebih banyak lagi orang yang datang.

“Kita akan percantik menjadi destinasi wisata,” katanya.

Menurut Helldy, ke depan akan lebih banyak program pemerintah di Kota Cilegon yang digarap tanpa APBD.

“Mulai dari JLS (Jalan Lingkar Selatan) akan diperbaiki menggunakan APBN. Demikian juga trotoar jalan nasional sekarang sedang dikerjakan oleh pusat,” katanya.

Helldy mengaku dirinya sering bolak-balik ke Jakarta dalam rangka melakukan pendekatan agar Kota Cilegon mendapat perhatian.

“Kalau APBD Cilegon lebih banyak kita alokasikan buat masyarakat saja. Buat honor RT RW, kader posyandu, beasiswa, para guru madrasah dan guru ngaji, serta lainnya,” kata dia.

Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Faturohmi yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi langkah dan kinerja Pemkot Cilegon.

“Sudah banyak yang dilakukan. Mulai dari pengelolaan sampah menjadi co firing hingga meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Terkait pemberdayaan Situ Rawa Arum menjadi rest area, Faturohmi yang merupakan warga setempat, juga mendukung.

“Situ Rawa Arum ini merupakan ikon Kota Cilegon yang jadi kebanggaan kita semua. Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah daerah,” katanya. (Air)