Beranda blog Halaman 810

Disperkimtan Kota Tangerang Telah Bedah 7.481 Rutilahu

TANGERANGMERDEKA – Untuk mewujudkan kota layak huni atau Liveable, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang memiliki program Bedah Rumah bagi warga yang membutuhkan.

Program ini dimulai sejak 2014, hingga 2022 jumlah rumah yang sudah dibedah mencapai 7.481 rumah, dan di tahun 2022 ini sebanyak 449 rumah telah dibedah.

“Pemkot Tangerang berkomitmen untuk mewujudkan Kota Tangerang yang layak huni (rutilahu). Sesuai dengan salah satu slogan yang kita miliki yaitu Liveable. Sehingga, program bedah rumah ini kami ciptakan untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni, dan sejak 2014 hingga 2022 kemarin, sebanyak 7.481 rumah sudah dibedah,” ungkap Kepala Disperkimtan Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagja, Selasa, 28 Februari 2023.

Baca juga: Wali Kota Arief: KB Kunci Keluarga Bahagia dan Masyarakat Sejahtera

Ia melanjutkan, di awal program ini berjalan pada tahun 2014, sebanyak 53 rumah berhasil dibedah. Hingga tahun 2018, tercatat sebanyak 6.248 rumah sudah berhasil dibedah oleh Pemkot Tangerang.

Di tahun 2019, sebanyak 387 rumah dan pada tahun 2020 program bedah rumah ini sempat terhenti karena pandemi COVID-19. Tetapi, program tersebut kembali berjalan di tahun 2021 dengan membedah sebanyak 350 rumah.

“Rumah-rumah yang dibedah tentunya tersebar di seluruh 13 Kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Kami juga melakukan sinkronisasi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk update tentang kebutuhan-kebutuhan atau data-data administrasi apa saja yang diperlukan dalam orientasi percepatan program bedah rumah ini,” lanjutnya.

Baca juga: Minimalisir Sengketa, Pemkot Tangerang Dukung Program Gemapatas Kementerian ATR/BPN

Dengan adanya program Bedah Rumah ini diharapkan selain dapat mewujudkan kota yang layak huni, dapat juga mewujudkan visi yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2023, yaitu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing.

“Tentunya kita berharap tidak hanya sekadar membedah rumah yang tidak layak saja. Tetapi, juga dapat mewujdukan masyarakat yang sejahtera, berakhlakul karimah, dan berdaya saing di Kota Tangerang,” jelasnya.(Air)

Dinsos Kota Tangerang Salurkan 3.550 BST, Janda Semringah

TANGERANGMERDEKA – Masih dalam kemeriahan Pekan Raya Kota Tangerang, yang digelar di Taman elektrik dalam rangka Hari Ulang tahun (HUT) ke-30 Kota Tangerang. Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) ke 3.550 warga di 13 kecamatan secara serentak.

Tiga kecamatan diantaranya, yakni Tangerang, Neglasari dan Karawaci sebanyak 721 warga disalurkan di booth Pekan Raya Kota Tangerang, Senin, 27 Februari 2023.

Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani mengungkapkan bansos ini berupa uang tunai Tahap I 2023 dengan besaran Rp300 ribu per orang. Di booth Pekan Raya Kota Tangerang, sejak pagi dipadati para penerima yang memang harus disalurkan secara langsung oleh si penerima, tidak bisa diwakili.

Baca juga: Mendag Wajibkan Pembeli MinyaKita Pakai KTP

“Semoga dengan bantuan yang disalurkan ini dapat sedikit membantu kebutuhan keluarga para penerima. Terlebih, Pemkot Tangerang berupaya terus hadir ditengah kebutuhan masyarakat dalam sisi apa pun. Disini, saya mengimbau para penerima untuk bijak dalam menggunaan dana yang diterima, sedikit namun bijak pastinya akan bermanfaat secara lebih luas,” kata Mulyani dalam keterangannya dikutip pada Selasa, 28 Februari 2023.

Sementara itu, sejak pagi antusias penerima terlihat cukup tinggi, mereka dengan sabar mengantre untuk menunggu giliran pembangian bansos tersebut. Endraswaty salah seorang penerima BST mengaku senang dan bersyukur dengan dana bantuan sosial yang diterimanya.

Baca juga: Kakek Lumpuh Eks Pengacara Diviralkan Telantar di Tangerang Sudah Dibawa ke Pandeglang

“Dapat undangannya untuk datangnya ke booth Pekan Raya Kota Tangerang, dan alhamdulillah sekarang dananya sudah saya terima. Saya janda yang ditinggal meninggal dengan tiga anak, dengan dana ini saya akan belanjakan sembako kebutuhan dapur, dan sedikit keperluan anak saya, terima kasih banyak,” tuturnya.(Air)

BPBD Kota Tangerang Sabet Standar Pelayanan Minimal Terbaik di Banten

TANGERANGMERDEKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang telah terbukti kualitas pelayanannya. Berdasarkan catatan terbaru, per akhir tahun kemarin, BPBD Kota Tangerang menorehkan hampir nilai sempurna terkait capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditentukan.

Capaian mengesankan tersebut khususnya ditorehkan Sub Urusan Bencana dan Kebakaran. Berdasarkan data yang dihimpun, hal ini mengangkat BPBD Kota Tangerang di posisi terbaik se-Provinsi Banten.

Baca juga: BPBD Tangerang Siapkan 12 Posko Banjir

“Ini menjadi pencapaian kinerja yang mengesankan. Data menunjukkan semisal, jenis pelayanan komunikasi informasi dan edukasi rawan bencaa mencapai 100 persen. Selanjutnya, jenis pelatihan aparatur dan warga negara, serta penyediaan peralatan perlindungan dan kesiapsiagaan terhadap bencana, keduanya juga mencapai 100 persen,” ungkap Maryono Hasan, Kepala BPBD Kota Tangerang, Senin, 27 Februari 2023.

Beberapa pelayanan lain, seperti aktivasi sistem komando penanganan darurat bencana, respon cepat kejadian, dan respon cepat gawat darurat, kesemuanya mencapai 100 persen.

Baca juga: 14 Pohon Tumbang di Tangerang, Warga Diimbau Waspada

“Tercatat, kini kita mempunyai kapasitas berupa 8 pos, 869 fasilitas sarana prasarana, dan 300 aparatur tenaga. Hal ini menjadi modal yang luar biasa bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Terbukti, pencapaian kita terbilang sukses, dan menjadi yang terbaik di provinsi pada tahun 2022 kemarin,” tambahnya.

Capaian mengesankan ini menjadi motivasi bagi BPBD Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas program yang selama ini dijalankan. Rencananya, berbagai fasilitas pelayanan akan terus ditambah, khususnya untuk mendukung pelayanan yang dekat, interaktif, efektif, dan efesien untuk masyarakat Kota Tangerang.

Anggota DPRD Pangkep Kunker ke Cilegon Ingin Tiru Pengelolaan Sampah

0

TANGERANGMERDEKA – Anggota DPRD Kabupaten Pangkaje dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung, Kota Cilegon, Senin, 27 Februari 2023.

Kenker yang diterima Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra itu dalam rangka mempelajari pengelolaan sampah di Kota Cilegon.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pangkep, Pattola Husain mengatakan, pihaknya telah berkomitmen untuk mewujudkan pabrik pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

“Tahun ini (2023), kami akan membangun TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu). Oleh karena itu, kedatangan kami kesini (Kota Cilegon) untuk mengetahui terkait regulasi dan pemasaran yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon terkait mengubah sampah menjadi bahan bakar jumputan padat,” kata Pattola dalam keterangannya.

Menurut Pattola, pihaknya akan segera membentuk tim percepatan pembangunan TPST di Kabupaten Pangkep.

“Hasil dari kunjungan ini nanti akan segera kami laporkan ke bupati Pangkep. Kami juga akan segera membetuk tim percepatan TPST dan membentuk UPTD untuk pengelolaan TPST tersebut serta membentuk BUD untuk menjual hasil sampahnya nanti,” tuturnya.

Plt Kepala DLH Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra menyambut baik kedatangan Komisi III DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

“Ini merupakan tindaklanjut dari kunjungan bupati Pangkep di bulan Desember 2022 lalu,” ungpanya.

Aziz menjelaskan, kedatangan Anggota Komisi III DPRD Pangkep itu merupakan bukti keseriusan Kabupaten Pangkep dalam mempelajari mekanisme pengelolaan sampah yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Cilegon.

“DPRD Kabupaten Pangkep sangat mendukung dan ingin agar pabrik pengelolaan sampah menjadi bahan bakar pendamping batu bara ini segera terwujud didaerahnya,” jelasnya. (Air)

Bangga! Bus Tayo dan Si Benteng Jadi Satu-Satunya Transportasi Publik di Banten yang Dikelola Pemerintah

TANGERANGMERDEKA – PT Tangerang Nusantara Global (TNG) Kota Tangerang telah memiliki dan mengelola transportasi umum, guna memenuhi kebutuhan transportasi di Kota Tangerang yang aman, nyaman dan murah. Transportasi yang dikelola Kota Tangerang ialah Bus Rapid Trans Tangerang Ayo (BRT Tayo) sejak Desember 2019 dan Angkutan Kota Si Benteng sejak Januari 2021.

Diketahui, dengan ini Kota Tangerang merupakan satu-satunya pemerintah daerah di Provinsi Banten, yang mengelola transportasi publik. Kini, menjadi salah satu transportasi lokal yang dibanggakan warga Kota Tangerang.

Sebagai informasi, angkot Si Benteng ini memiliki desain dengan mengusung tema Retro ala 1990-an. Angkot ini, menggunakan basis Suzuki Carry baru. Meskipun begitu, angkot ini menawarkan fasilitas yang cukup mewah di dalamnya, dengan penggunaan AC dan colokan untuk mengisi baterai handphone.

Baca juga: Bus Jawara Kota Tangerang Jadi Satu-Satunya Bus Wisata Gratis di Banten

Tercatat, Kota Tangerang mengelola 40 unit BRT Tayo dengan empat koridor dan 80 unit Si Benteng dengan sembilan rute pemukiman. BRT Tayo dan Si Benteng memiliki desain retro ala 1990-an, beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 – 19.00 WIB.

BRT Tayo berkapasitas 25 hingga 30 penumpang dan Si Benteng berkapasitas 12 penumpang. Semuanya, berfasilitas full AC, musik serta CCTV dan pintu otomatis.

Penumpang Si Tayo.

Direktur PT TNG, Edi Chandra menjelaskan BRT Tayo memiliki empat koridor dengan 10 unit disetiap koridornya. Yakni, koridor satu rute Poris Plawad-Gor Jatiuwung-Jatake, koridor dua rute Poris Plawad-Cibodas, koridor tiga rute Ciledug-Tangcity dan koridor empat ialah rute Cadas-Pintu Masuk M1 Bandara Soetta.

Sedangkan Si Benteng, kata Edi memiliki sembilan rute dengan empat warna. Diantaranya, rute Gandasari-Gajah Tunggal, Gajah Tunggal-Kampung Ledug, Taman Cibodas-Situ Bulakan, Terminal Cimone-Pasar Lama, Perumahan BTN Pasir Jaya-GOR gandasari.

Baca juga: Super Apps Lengkapi Aplikasi Tangerang Live, Ini Keunggulannya

Selain itu, ada juga rute Terminal Cimone-Koang Jaya, Terminal Cimone-Jalan Dipati Unus-Jalan Ganda Sari, Terminal Cimone-GOR Pabuaran Tumpeng dan terbaru Kavling Perkebunan Raya-RS Melati.

“Si Benteng milik Kota Tangerang ini, memang memiliki konsep rute pemukiman. Sehingga, jalurnya memang masuk ke perbatasan pemukiman, menjadikan angkutan umum utama dari permukiman masyarakat, menuju jalur kota, kawasan perkantoran maupun kawasan pasar,” jelas Edi, Senin, 27 Februari 2023.

Menikmati fasilitas umum ini, masyarakat hanya perlu membayar ongkos Rp2 ribu jauh dekat. penumpang bisa melakukan pembayaran secara non tunai dengan cara scan QR dari handphone ke barcode yang ditempat di kaca Bus Tayo atau Si Benteng melalui OVO, GoPay, Dana, ataupun Link Aja.

“Tidak sekadar menjadi fasilitas transportasi yang memudahkan dan membanggakan. Kemarin juga digunakan untuk membantu masyarakat saat penyesuaian harga BMM dengan program penggratisan transportasi BRT Tayo dan Si Benteng selama tiga bulan penuh,” katanya.(Air)

Ratusan Mahasiswa Calon Arsitek Ikuti Seminar PBG di Kota Tangerang

TANGERANGMERDEKA – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang menggelar kegiatan Seminar Persyaratan Bangunan Gedung di Era Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Kegiatan seminar yang berlangsung di Aula Al-Amanah Gedung Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang pada Senin, 27 Februari 2023, itu diikuti ratusan mahasiswa calon arsitek.

Kegiatan ini juga dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah. Menurutnya, perubahan aturan tentang persyaratan bangunan gedung tersebut sangatlah penting untuk disosialisasikan guna memberikan pemahaman tentang pentingnya memprioritaskan kelayakan dan keamanan suatu bangunan.

Baca juga: Perkuat Kamtibmas, Pemkot Tangerang Dukung Kehadiran Polisi RW

Selain itu, lanjut Arief, perubahan IMB menjadi PBG dan juga persyaratan-persayaratan lain yang mungkin semakin lebih detil, tentunya merupakan upaya pemerintah dalam memastikan kualitas bangunan yang akan dibangun nantinya.

“Agar tetap mengedepankan kelayakan dan keamanan, makanya penting untuk disosialisasikan, termasuk untuk teman-teman mahasiswa para calon arsitek dan para profesional di bidang konstruksi dan teknik sipil ini,” terang wali kota dihadapan 150 mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Tangerang maupun dari luar kota seperti dari Jakarta, Serang, Yogyakarta.

Untuk itu, Arief meminta kepada para pegawai DPMPTSP serta para mahasiswa teknik sipil dan arsitektur, untuk membantu mensosialisasikan persyaratan-persyaratan bangunan gedung tersebut kepada msyarakat yang ingin membangun serta mengurus perizinan membangun gedung dan tempat tinggal.

Baca juga: Alam Sutera Tangerang Buka Loker, Tersedia Lulusan SMA dan Fresh Graduate

“Para calon arsitektur ini, saya harap bisa membantu pemerintah dalam mensosialisasikan apa-apa saja persyaratan dalam mengurus perizinan membuat bangunan. Kalau perlu fasilitasi, misalnya untuk yang kesulitan membuat gambar atau blue print ya tolong dibantu,” ujarnya.

Karena dalam membangun, lanjut Arief, tidak hanya sekadar membangun sebuah gedung tetapi juga membangun sebuah tatanan kehidupan. Harus mulai diubah mindsetnya, dalam membangun geduung atau tempat tinggal.

“Tidak hanya sekadar rumah kita jadi dan bisa ditinggali tapi harus memperhatikan aspek-aspek lain disekitarnya, misalnya resapan dan aliran air nanti lewat mana, apalagi cuaca ekstrem sering terjadi,” pintanya seraya berpesan, “makanya pemahaman inilah yang harus kita sampaikan kepada masyarakat supaya dapat tercipta keberlangsungan hidup masyarakat yang lebih baik.”

Sementara itu, Teddy, mahasiswa Fakultas Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Tangerang, mengaku, seminar ini sangat bermanfaat bagi dirinya.

“Setelah ikut seminar ini, saya mendapatkan pemahaman seperti tentang PBG dan AMDAL. Jadi sangat bermanfaat bagi saya,” kata mahasiswa semester 8 ini. (Air)

Aldila Jelita Gugat Cerai Indra Bekti, Ini Alasannya

0

TANGERANGMERDEKA – Kabar mengejutkan datang dari presenter Indra Bekti. Dia digugat cerai sang istri, Aldila Jelita.

Kabar itu diungkap langsung oleh Milano Lubis, kuasa hukum Aldila Jelita.

Dia menyebutkan, kliennya telah mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Benar bahwa hari ini Dila sudah memasukan gugatan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan,” kata Milano Lubis dilansir dari detik.com, Senin, 27 Februari 2023.

Baca juga: Dilanda Hujan Deras, Geisha Batal Manggung di HUT ke-30 Kota Tangerang

Adapun keputusan cerai itu disebut sudah disepakati oleh Indra Bekti dan Aldila Jelita.

Meski terlihat rukun dan harmonis, tetapi rupanya ada masalah di dalam rumah tangga yang terjalin sejak 10 Oktober 2010.

“Alasannya memang sudah tidak bisa sejalan lagi dan mereka sepakat berpisah secara baik-baik,” kata Milano Lubis.

Terkait hal asuh anak, pasangan ini telah sepakat untuk jatuh ke tangan Aldila Jelita. Kendati demikian, Indra Bekti tetap memenuhi kewajibannya sebagai seorang ayah.

Baca juga: Sidang Itsbat HUT ke-30 Kota Tangerang, 146 Pasangan Sah Menikah

“Semua kewajiban terhadap anak segala macam sudah disepakati tetap seperti biasanya tidak seperti berpisah,” terang Milano Lubis.

Mengenai perpisahan keduanya, Milano Lubis menegaskan, tak ada kaitannya dengan sakit yang dialami Indra Bekti baru-baru ini.

“Tidak ada kaitan sama pasca sakit, karena kondisi Bekti sudah seperti sekarang memang permasalahannya sudah lama,” pungkasnya.

Bus Jawara Kota Tangerang Jadi Satu-Satunya Bus Wisata Gratis di Banten

TANGERANGMERDEKA – Kota Tangerang yang dulunya sebagian besar wilayahnya persawahan, terus maju berkembang menjadi kota penjara, kota industri, kota jasa dan menjadi kota aerotropolis. Kini, Kota Tangerang pun memiliki berbagai pesona di setiap sudutnya, yang tidak boleh dilewatkan. Pasalnya, banyak sudut kota diubah menjadi kawasan wisata seperti taman-taman hingga kampung-kampung yang menarik dikunjungi.

Untuk menikmati itu semua, Kota Tangerang memiliki alternatif transportasi secara gratis untuk para wisatawan berkeliling kota yaitu Bus Jalan-Jalan Wisata Rakyat Tangerang atau biasa dikenal dengan Bus Jawara. Diketahui, transportasi wisata Kota Tangerang dengan konsep hop-on hop off yang sangatlah popular di dunia wisata ini, merupakan satu-satunya yang dimiliki di Provinsi Banten sejak Agustus 2019 silam.

Kota Tangerang memiliki enam unit Bus Jawara berukuran besar dengan kapasitas 32 kursi. Jumlah untuk bagian penumpang terbagi menjadi dua, yaitu kabin tertutup pada bagian depan dengan fasilitas AC dan bagian belakang yang terbuka tanpa kaca. Beroperasi setiap hari, mulai pukul 15.30 – 18.00 WIB, yang tersedia di empat lokasi pemberhentian. Yakni, Taman Elektrik depan Puspem Kota Tangerang, Taman Gajah, Taman Potret dan Jebatan Kaca Cisadane.

Baca juga: Bus Rombongan Tur SMPN 4 Kota Tangerang Tabrakan Beruntun

Direktur PT TNG Kota Tangerang, Edi Candra mengungkapkan Kota Tangerang mengungkapkan Bus Jawara, mengajak penumpangnya berkeliling kota dengan rute yang cukup panjang, yaitu sekitar 13,4 kilometer. Adapun rute perjalanannya dimulai dari Taman Elektrik Puspem – Jalan Veteran – Taman Burung – Kawasan Kuliner Laksa Tangerang – Taman Potret – Taman Gajah tunggal – Kampung Bekelir – Jalan Otista – KS Tubun – Jembatan Berendeng – Taman Pramuka dan Kembali ke Taman Elektrik.

“Bagi masyarakat Kota Tangerang maupun wisatawan yang ingin merasakan bus gratis ini. Bisa datang langsung ke titik-titik lokasi pemberhentian Bus Jawara. Masyarakat diimbau datang lebih cepat guna menghindari ramainya wisatawan apalagi saat akhir pekan,” ungkap Edi.

Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely menjelaskan, secara pengoperasian Bus Jawara dibawah kendali Dishub. Bus Jawara beroperasi setiap sore hari untuk masyarakat umum. Selain itu, juga dapat carter satu kelompok masyarakat atau wisatawan yang ingin berkeliling bersama-sama.

Seperti halnya, selama ini telah dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP di Kota Tangerang. Tak terkecuali, kelompok masyarakat seperti kelompok pengajian ibu-ibu maupun lainnya, begitu juga kelompok wisatawan dari luar Kota Tangerang.

Baca juga: 7 Suporter Persita Tangerang Ditetapkan Tersangka Pelemparan Bus Persis Solo

“Baik warga Kota Tangerang maupun luar Kota Tangerang Bus Jawara dapat digunakan secara gratis. Bagi mereka kelompok sekolah maupun masyarakat yang ingin carter Bus Jawara, tinggal bersurat saja ke Dinas Perhubungan, secara jadwal nanti akan diatur. Tercatat, untuk saat ini orderan Bus Jawara sudah penuh hingga bulan puasa mendatang,” katanya.(Air)

14 Pohon Tumbang di Tangerang, Warga Diimbau Waspada

TANGERANGMERDEKA – Akibat hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kota Tangerang dan sekitar, sejak Minggu, 26 Februari 2023 malam, hingga Senin, 27 Februari 2023 pagi, tercatat ada 14 titik pohon tumbang yang terjadi di wilayah Kota Tangerang.

Dalam hal ini, masyarakat Kota Tangerang dan seluruh pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca di Kota Tangerang.

Kepala Disbubdpar Kota Tangerang Rizal Ridolloh mengungkapkan ada 14 titik pohon tumbang yang ditangani jajaran Bidang Pertamanan.

“Sejak malam, petugas sudah turun siap siaga melakukan penanganan pohon tumbang, dengan menggunakan alat berat dan puluhan personil. Kini pohon tumbang telah selesai ditangani dan dalam proses pengangkutan,” ungkap Rizal.

Baca juga: BPBD Tangerang Siapkan 12 Posko Banjir

Ia mengimbau, guna mengantisipasi risiko pohon tumbang, warga Kota Tangerang diimbau untuk selalu waspada dan lebih berhati-hati ancaman pohon tumbang, akibat tiupan angin kencang. Terlebih, diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon yang rimbun saat hujan disertai angin kencang.

“Diimbau waspada, tetap fokus dan berhati-hati saat berkendara ketika melintas di bawah tiang listrik, tiang rambu lalu lintas, hingga billboard. Selain itu, waspada akan pohon tumbang saat berkendara, berhentilah sejenak di tempat yang aman ketika hujan lebat disertai angina,” imbaunya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Maryono Hasan mengungkapkan, pohon tumbang yang ditangani BPBD ialah tujuh lokasi. Pertama kali terjadi di samping Pondok Selera 2, Jalan bugel Indah, Cimone, Karawaci.

Baca juga: Hujan Deras Melanda Kota Tangerang, Dinas PUPR Lakukan Sederet Antisipasi

Setelah itu, lain diantaranya ialah Jalan Tengah Taman Potret Babakan, Jalan Nagrak Periuk, Situ Bulakan Periuk, dan lainnya. Kondisinya, kata Maryono sudah ditangani dan lalu lintas sudah kembali normal, kini proses pengangkutan potongan pohon tumbang.

“Sedangkan untuk genangan dan banjir tercatat terjadi di 16 lokasi dengan ketinggian 15 cm hingga 60 cm. Diantaranya, underpass Taman Cibodas, Komplek Karang Tengah, Jalan Gempol Kunciran dan beberapa wilayah lainnya. Atas cuaca tadi malam, juga terjadi rumah rusak berat akibat angin kencang di Jalan Duta Komplek Peruri RT.005/09, Sudimara Timur, Ciledug dan rumah rusak berat akibat pohon tumbang di Jalan Kampung Jati Baru RT.001/07, Jurumudi Baru, Benda,” paparnya.

Lihat juga: Cipondoh Tangerang Tergenang Usai Diguyur Hujan Deras

Kata Maryono, Masih banyak masyarakat yang menganggap berteduh di bawah pohon dapat terlindungi dari hujan yang turun. Sedangkan tidak pernah tahu bagaimana petir menyambar, curah hujan dan angin yang kencang. Pasalnya, sambaran petir dapat menimbulkan efek bahaya pada tubuh, tak sedikit korban meninggal dunia karena tersambar petir.

“Ada baiknya, jika hujan lebat disertai angina kencang masyarakat untuk berteduh didalam ruangan, hindari pohon rimbun atau besar, jauhi tiang listrik hingga hindari lapangan terbuka. Jika membutuhkan perbantuan atau informasi kegawatdaruratan masyarakat bisa melalui layanan call center 112 atau nomor piket 24 jam BPBD di 021-5582144,” jelasnya.

Dilanda Hujan Deras, Geisha Batal Manggung di HUT ke-30 Kota Tangerang

0

TANGERANGMERDEKA – Grup musik Geisha batal menghibur publik dalam acara HUT ke-30 Kota Tangerang, Minggu, 26 Februari 2023 malam.

Geisha mengonfirmasi bahwa mereka batal manggung lantaran cuaca yang tidak memungkinkan, yakni hujan deras.

Vokalis Geisha, Regina Poetiray menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh warga yang telah datang untuk menyaksikan Geisha, tetapi batal karena hujan.

Baca juga: Hujan Deras Melanda Kota Tangerang, Dinas PUPR Lakukan Sederet Antisipasi

“Halo… Kami Geisha. Sebelumnya kita minta maaf banget buat teman-teman yang sudah datang di acara dirgahayu Kota Tangerang, karena malam hari ini kita gak jadi tampil, karena cuaca yang tidak mendukung, masih hujan sampai sekarang,” ucapnya dalam video yang diunggah dalam Instagram @geishaindonesia, dilihat pada Senin, 27 Februari 2023.

Geisha dijadwalkan tampil pada acara Pekan Raya Kota Tangerang dalam rangka HUT ke-30 Kota Tangerang di Puspem Kota Tangerang.

Baca juga: Semarak HUT ke-30 Kota Tangerang, Ribuan Warga Menikmati CFD Sambil Belajar

Grup musik asal Pekanbaru ini seyogyanya tampil selama dua jam, yakni mulai pukul 20.00 WIB sampai 22.00 WIB. Namun, batal karena hujan deras.

“Terima kasih semoga kita bisa ketemu di panggung-panggung selanjutnya,” imbuh Regina.(Air)