Beranda blog Halaman 786

Kejurnas Balap Motor OnePrix Championship 2023 Tampilkan Budaya Lokal Kalimantan Tengah

0

TangerangMerdeka – Warga kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah patut berbangga diri. Pasalnya, saat ini ditunjuk menjadi tuan rumah gelaran ajang kejuaraan nasional (Kejurnas) Balap Motor OnePrix Championship 2023 putaran ke-2.

Acara tersebut berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (2/6/2023) hingga Minggu (3/6/2023). Sirkuit Sabaru pun akan menjadi saksi bagi para pembalap motor tanah air untuk unjuk gigi beradu kecepatan.

Pada balapan kali ini, panitia mengangkat unsur budaya lokal Kalimantan Tengah dalam pengaplikasan desain visual seperti Talawang dan Burung Enggang di lapangan.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengaku bangga atas terselenggaranya acara tersebut. Sebab, hal itu sejalan dengan keinginan pemerintah daerah untuk mendongkak wisatawan melalui kegiatan olahraga.

“Bagi kami masyarakat Palangka Raya menyambut baik penyelenggaraan ini. Selain menjadi sarana promosi kota, juga diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi kami secara keseluruhan,” ungkap Fairid Naparin.

Tak hanya itu, dirinya juga turut berterima kasih terhadap panita yang mau bekerja sama dengan pemerintah daerah Kota Palangka Raya untuk memajukan olahraga balap motor dan menggerakkan geliat ekonomi.

Hal senada juga dikatakan ketua penyelenggara Arlan Perkasa Lukman. Dikatakannya, OnePrix Motorsport Management akan terus berkolaborasi memajukan balap motor tanah air.

“Berkat kerja sama yang dilakukan dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, kami berhasil mengadakan gelaran OnePrix untuk pertama kalinya di luar Pulau Jawa,” ucap Arlan Perkasa Lukman.

Kelas pada ajang balap tersebut terdapat empat kategori utama antara lain Expert, Novice, Rookie, dan Beginners. Selain itu untuk supporting menampilkan beberapa kelas yakni OP Legend Eksekutif, OP Legend 35 UP, Bebek 116cc STD, dan Pocket Bike 500cc Open. (Air)

Fatayat NU Kota Tangerang Fokus Kuatkan Ekonomi Umat dan Pemberdayaan Perempuan

TangerangMerdeka – Menandai usianya yang ke-73 tahun, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tangerang terus menebar kemaslahatan umat salah satunya yakni fokus pada pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan sumber daya manusia.

Ketua Pimpinan Fatayat NU Pusat Margaret Aliyatul Maimunah menjelaskan, pihaknya juga fokus pada perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Perlindungan kekerasan terhadap perempuan saya kira itu hal yang juga menjadi fokus kita. Jadi kita juga tidak membiarkan terjadinya kasus kekerasan yang lebih banyak korbannya adalah perempuan dan anak,” kata Margaret, saat menghadiri Harlah ke-73 Fatayat NU Kota Tangerang, Kamis, 1 April 2023.

Menurutnya, para pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak layak diganjar hukuman yang sangat berat dengan tanpa pengecualian.

“Kita tidak akan memberikan toleransi apapun bagi pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kita minta hukum setinggi tingginya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” tegasnya.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Kota Tangerang Menawati menyebut bahwa pihaknya tengah fokus pada pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami ingin menegaskan, bahwa PC Fatayat NU Kota Tangerang sangat konsen terhadap pemberdayaan ekonomi umat, terutama kaum perempuan,” ujarnya.

Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya pun menggelar berbagai rangkaian kegiatan untuk pemberdayaan ekonomi umat pada momentum harlah Fatayat NU kali ini. Salah satunya yakni dengan mengadakan Bazar UMKM yang diisi oleh para pelaku UMKM binaan Fatayat NU.

“Gebyar UMKM yang lebih diutamakan untuk perempuan dan memang kelihatannya yang daftar juga banyak yang perempuan. Kita doakan mudah-mudahan jualannya laris manis. amiin,” ucapnya.

Sedangkan untuk peningkatan sumberdaya manusia, pihaknya juga menggelar talkshow dengan tema kesehatan mental untuk kalangan usia muda terutama untuk perempuan muda. Sebab kata Menawati, dengan bertaburnya informasi mengenai kesehatan mental, talkshow ini bisa memberikan pemahaman kepada anak muda dan juga bekal untuk Fatayat NU itu sendiri.

“Jadi kalau Fatayat pintar-pintar dan mentalnya sehat insyaallah negara ini aman,” katanya.

Selain itu, gelaran Harlah Fatayat NU ke-73 ini juga menggelar seminar tentang penyuluhan anti stunting. Menurut Menawati, adanya stunting bukan hanya faktor ekonomi saja. Namun karena banyaknya orang tua, termasuk kaum ibu sendiri yang kadang belum memahami literasi mengenai stunting.

“Sebagai bentuk kepedulian Fatayat NU. Dengan adanya penyuluhan anti stunting ini diharapkan membuka kesadaran para perempuan akan pentingnya pemenuhan gizi untuk anak,” tuturnya.

Ia melanjutkan, kepedulian PC Fatayat NU Kota Tangerang terhadap isu perempuan ini juga diaktualisasikan dengan memberi penghargaan kepada perempuan kepala rumah tangga. Tak hanya soal perempuan, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada teman-teman disabilitas.

“Penghargaan kepada perempuan kepala rumah tangga ini sebagai bentuk kepedulian kami berhadap perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga tidak hanya tulang rusuk saja. Dan memberi penghargaan kepada sahabat-sahabat disabilitas,” jelasnya.

Selain beberapa kegiatan itu, Menawati juga mengajak kepada segenap masyarakat untuk hadir dalam acara pengajian bersama Gus Miftah di halaman masjid Al ‘Azhom. Selain penguatan ekonomi, kesehatan juga dirasa perlu untuk mengasah spiritual.

“Kali ini juga kita asah spiritualnya dengan menghadirkan Gus Miftah. Insyaallah dengan pengajian Gus Miftah akan adem luar dan dalam juga pinter luar dalam,” pungkasnya. (Air)

Pemkot Tangerang Gratiskan Biaya 73 SMP dan MTS Swasta

TangerangMerdeka – Memenuhi hak pendidikan bagi seluruh anak di Kota Tangerang, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan menggratiskan 73 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) swasta di Kota Tangerang. Program sekolah swasta gratis ini mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru 2023/2024.

“Dengan menggratiskan 73 SMP dan MTS swasta di Kota Tangerang adalah bentuk komitmen Pemkot Tangerang agar tidak ada anak yang putus sekolah di kota ini,” ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, Kamis, 1 Juni 2023.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan bahwa program sekolah gratis ini diluncurkan agar anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri akibat kuota yang sudah penuh, tetap dapat bersekolah di sekolah swasta tanpa perlu memikirkan biaya. Tidak ada persyaratan khusus hanya orang tua murid/wali memiliki KTP dan KK Kota Tangerang.

“Syarat untuk dapat memanfaatkan program ini adalah ber-KTP Kota Tangerang. Jadi, anak tetap dapat bersekolah apabila tidak diterima di sekolah negeri. Tetapi, biaya yang ditanggung oleh Pemkot Tangerang hanya biaya non personal atau biaya kebutuhan sekolah seperti pendaftaran, ujian, ulangan, iuran-iuran untuk praktek, SPP dan lainnya. Untuk kebutuhan personal seperti seragam, buku, dan lainnya tidak termasuk,” ujarnya.

Ia melanjutkan, sekolah swasta yang digratiskan ini juga memiliki akreditasi dan fasilitas yang tidak kalah baik dengan sekolah negeri. Sehingga, masyarakat tidak perlu ragu dengan sekolah mana yang akan dipilih.

“Intinya bagi para orang tua murid, jangan panik apabila anak tidak diterima di sekolah negeri karena kami sudah menyiapkan 73 SMP dan MTS swasta secara gratis. Baik dari segi fasilitas dan kualitas juga sama baiknya dengan sekolah negeri. Sehingga, anak-anak tetap mendapatkan pendidikan yang baik,” lanjutnya.

Sebagai informasi, berikut adalah list 73 SMP dan MTS swasta gratis di Kota Tangerang:

1. SMP PGRI Batuceper
2. SMPIT Indra Bangsa
3. SMPIT Birrul Walidain
4. SMP Tunas Cendikia
5. SMP Al Ayaniyah
6. SMP Ar-Rohman Plus
7. SMP Excellent 1
8. SMP Daan Mogot
9. SMP Raudhah Barmawiyah
10. SMP PGRI 400 Cibodas
11. SMP YPPUI Ciledug
12. SMP Nurul Hikmah
13. SMP Islam Al Wasatiyah
14. SMP Assalam
15. SMP Al-Fitroh
16. SMP Nusa Plus
17. SMP Bangun Nusantara
18. SMP Waskita Madya
19. SMP Islam Ummul Rodhiyah
20. SMP PGRI Jatiuwung
21. SMP PGRI 1 Karang Tengah
22. SMP Islam Al-Istiqomah
23. SMP Bhakti Pertiwi
24. SMP Puspita
25. SMP Vochtech
26. SMP Nusa Putra
27. SMP PGRI 3 Larangan
28. SMP Ay-Yusufiah
29. SMP Arrahman
30. SMP PGRI Selapajang Jaya
31. SMP Islam Al-Hasyimiyyah
32. SMP Garuda
33. SMP Yuppentek 4
34. SMP Trisula Bhakti
35. SMP PGRI Periuk
36. SMP Islam Yappida
37. SMP Bina Insani
38. SMP Al Mustofa
39. SMP PGRI 2 Pinang
40. SMPIT An Nuqtah
41. SMP Gemilang Modernland
42. SMP Syekh Yusuf
43. SMP Pancakarya Tangerang
44. SMP Islam Al Mabruroh
45. MTS Darussalam
46. MTS Takgassus Grha Al Mumtaaz
47. MTS Attaqwa
48. MTS Al-Islamiyah
49. MTS Jabal Nur
50. MTS Darul Maarif
51. MTS Ta’lim Al-Mubtadi
52. MTS Al-Fitroh
53. MTS Nurul Falag
54. MTS Khoirul Huda
55. MTS Cordova
56. MTS Al-Azhaar Ummu Suwanah
57. MTS Igta Ulumiddin
58. MTS Al Maghfiroh
59. MTSS Al-Ishlahat
60. MTS Mathlaul Anwar
61. MTS Al-Barokah
62. MTS Daarul Falah
63. MTS Darul Hikmah
64. MTS Miftahussalam Karawaci
65. MTS Daarul Irfan
66. MTS Al Munawwaroh
67. MTS Al-Irfan Nusantara
68. MTS Daarul Muqorrobin
69. MTS Al Manshuriyah Cipete
70. MTS Al Mubarom
71. MTS Nurul Iman
72. MTS Al Husna Tangerang
73. MTS Al-Hidayah

Satpol PP Kabupaten Tangerang Jaring Puluhan Pelajar Bolos Sekolah

TangerangMerdeka – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang mengamankan 35 pelajar karena bolos sekolah, Selasa (30/05/2023).

Puluhan pelajar tersebut terjaring petugas Satpol PP dalam kegiatan patroli gabungan rutin sebagai upaya meminimalisir kejadian Trantibumas di lingkup Puspemkab Tangerang.

“Ada 35 siswa-siswi yang kita amankan saat melakukan patroli. Puluhan pelajar tersebut kami dapati sedang nongkrong pada jam sekolah,” ujar Kepala Satpol PP Kab Tangerang, Fachrul Rozi.

Puluhan pelajar tersebut diamankan ke Markas Komando Satpol PP untuk menjalani pendataan dan pembinaan. Selain itu, puluhan pelajar tersebut diminta membuat surat pernyataan agar mereka tidak mengulangi kembali tindakan tak terpuji tersebut.

“Mereka kami berikan pembinaan berupa pemahaman agar mereka tidak kembali bolos sekolah, kami juga hukuman ringan yang sifatnya mendidik kepada mereka,” lanjutnya.

Fachrul menegaskan, pihaknya juga tidak akan pernah bosan untuk melakukan patroli khususnya di sekitar lingkup Puspemkab Tangerang.

Ia mengimbau kepada pihak sekolah agar memberi pembinaan lanjutan kepada para murid yang terjaring. Menurut Kasatpol PP, hal tersebut penting untuk memberikan efek jera kepada para murid yang bolos agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

“Kami harapkan peran serta orang tua dan pihak sekolah juga untuk bersama sama mengawasi siswa-siswinya. Jangan sampai mereka bolos sekolah dan sampai terlibat dalam hal-hal negatif yang bisa berdampak buruk bagi masa depan mereka nantinya,” tandasnya. (Air)

Polisi Ajarkan Siswa dan Guru Bijak Gunakan Medsos, Cegah Bullying dan Narkoba

TangerangMerdeka – Pagi-pagi sejumlah polisi berseragam lengkap dari Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya mendatangi SDN Poris Plawad 09 Cipondoh, Kota Tangerang, Senin, 29 Mei 2023.

Kedatangan polisi wanita (polwan) dari satuan pembinaan masyarakat (Satbinmas) polres itu didampingi Kepala UPT. Satuan Pendidikan SDN Poris Plawad 09, Tati Haryati.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan kegiatan ini untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada 60 siswa/siswi yang hadir tentang penggunaan Media Sosial dan kasus Bullying.

“Benar mas, untuk memberikan edukasi tentang penggunaan Media Sosial dengan bijak, agar anak-anak tidak cepat terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya dan Bullying,” kata Zain.

Tak hanya itu, polisi juga mengedukasi anak anak sekolah tingkat dasar ini tentang bahaya narkoba, obat-obatan terlarang serta kenakalan remaja (tawuran), pencegahan sejak dini sangat penting untuk dilakukan oleh berbagai pihak.

“Membentuk akhlak yang baik dimulai sejak dini, kami dari kepolisian berharap generasi penerus bangsa ini terhindar dari segala bentuk kejahatan guna mewujudkan harkamtibmas di wilayah masing-masing,” ujarnya.

Menurut Zain, polisi tidak dapat bekerja sendiri dalam mencegah kriminalitas yang terjadi yang kerap dilakukan oleh anak remaja, tanpa bantuan dari masyarakat dan lingkungan sekolah. Plh.Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Reza Pahlevi menyampaikan gagasan untuk memberikan edukasi hal itu terhadap anak usia dini dengan sasaran anak-anak sekolah dasar.

“Saat didalam lingkungan sekolah anak-anak itu menjadi tanggung jawab tenaga pendidik (guru), dan di luar lingkungan sekolah orang tua memiliki kewajiban untuk mengontrol kegiatan anak diluar,” pesan Kapolres.

Zain mengucapkan kegiatan penyuluhan dan pembinaan akan terus dilakukan pihaknya dengan mendatangi langsung sekolah-sekolah yang ada di Tangerang, baik itu tingkat SD, SMP maupun SMA.

“Kegiatan penyuluhan dan pembinaan sejak dini akan terus kami lakukan bekerja sama dengan sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” tutupnya. (Air)

Pakai Bus Jawara, Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Lakukan Wisata Budaya Keliling Kota Tangerang

TangerangMerdeka – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang, baru saja tuntas melakukan wisata budaya berkeliling Kota Tangerang. Wisata budaya tersebut dilakukan menggunakan Bus Jawara, dengan mengunjungi beberapa lokasi situs sejarah dan cagar budaya yang ada di Kota Tangerang, seperti Jembatan Gerendeng, Kampung Wisata Tehyan, dan Moeseoem Pemasjarakatan di area Lapas Kelas II A, Kota Tangerang.

Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejari Kota Tangerang, Gita Maha Agung menuturkan, wisata budaya ini merupakan program tahunan yang bertujuan untuk mendekatkan anggota dengan kearifan lokal dan keanekaragaman budaya yang ada di Kota Tangerang. Sepanjang wisata budaya berjalan, berbagai pengalaman menarik juga dirasakan puluhan perempuan tersebut, seperti mengenal sejarah berbagai tempat yang dikunjungi, mengenal alat musik tradisional tehyan, mengenal batik tulis lentera khas Cina Benteng, sampai mengenal sejarah kolonialisme yang membekas di salah satu penjara tertua di Kota Tangerang.

“Wisata budaya ini merupakan salah satu kegiatan kami di program sosial dan budaya. Hal ini dilaksanakan dalam rangka mengenal lebih jauh mengenai potensi, keunikan, keanekaragaman, situs sejarah, cagar budaya, sampai oleh-oleh khas wilayah kerja kami semua, yakni Kota Tangerang,” ujar Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini, Kejari Kota Tangerang, Gita Maha Agung, Jumat, 26 Mei 2023.

Ia melanjutkan, wisata budaya ini membawa tujuan khusus sebagai kesempatan tiap anggota untuk berinteraksi dengan pengalaman baru mengunjungi tempat-tempat menarik di Kota Tangerang yang selama ini belum banyak dikenali. Tak hanya itu, lewat pengalaman baru yang didapatkan di sepanjang wisata budaya berjalan, diharapkan mampu meningkatkan kesadaran untuk turut ambil bagian dalam melestarikan situs sejarah dan cagar budaya di Kota Tangerang.

“Pemilihan tempat kunjungan juga bukan tanpa alasan, mulai dari Jembatan Gerendeng di Sungai Cisadane, Kampung Wisata Tehyan yang kental dengan warisan budaya Cina Benteng, sampai Lapas Lapas Kelas IIA yang lekat dengan nuansa jejak kolonialisme, mampu membentuk wawasan baru kepada kami semua terkait sejarah panjang Kota Tangerang dari masa ke masa,” tambahnya.

Lanjutnya, wisata budaya ini berhasil meninggalkan kesan positif. Terlihat, puluhan perempuan tersebut sangat puas, antusias, dan riang bahagia merasakan pengalaman berwisata dan berkeliling di dalam Kota Tangerang.

“Wisata budaya berkeliling Kota Tangerang ini sangat berkesan. Kami semua sangat senang karena banyak hal baru, ilmu baru, dan pengalaman baru yang bisa kami dapatkan. Selain itu, kami juga menjadi lebih mengenal dan mencintai Kota Tangerang,” pungkasnya. (Air)

Menikah di Rumah Ibadah? Disdukcapil Kota Tangerang Punya Program Caper Si Abah

TangerangMerdeka – Memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen Akta Perkawinan. Kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memiliki program Caper Si Abah, dengan akronim Catatan Perkawinan Selesai di rumah Ibadah.

Kepala Disdukcapil, Kota Tangerang, R Irman Pujahendra mengungkapkan layanan ini merupakan kerjasama Disdukcapil dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk mencatatkan perkawinan bagi pasangan non muslim. Sehingga, pemohon dapat menghemat tenaga karena proses akan dilaksanakan pada rumah ibadah sesuai dengan tempat berlangsungnya pernikahan.

“Dalam hal ini, pasangan baru menikah ini tidak perlu bolak balik ke kantor Disdukcapil. Tinggal melakukan pencatatan perkawinan dari rumah ibadah tempatnya menikah. Prosesnya, petugas rumah ibadah yang telah dilatih oleh Disdukcapil akan melakukan penginputan data melalui website sobat dukcapil,” ungkap Irman, Rabu, 24 Mei 2023.

Selanjutnya, kata Irman data yang lengkap akan langsung diproses oleh petugas Disdukcapil, dengan maksimal waktu kerja 10 hari. Sedangkan, jika ada kelengkapan yang kurang, akan ada penginformasian atau pengembalian berkas untuk lebih dulu dilengkapi.

Setelah data lengkap, Disdukcapil, rumah ibadah dan pasangan yang bersangkutan akan melakukan penjadwalan pertemuan untuk proses pencatatan akta perkawinan. Jika sudah selesai, untuk Kartu Keluarga dan Akta Perkawinan akan diterima secara online berupa pdf. Sedangkan untuk e-KTP dengan pembaharuan status dapat diambil di layanan drive thru.

“Layanan ini kami buat untuk dapat memudahkan masyarakat Kota Tangerang dalam mengurus dokumen akta perkawinan. Dengan ini, kami membuka sebanyak-banyaknya pintu pelayanan Dukcapil. Sehingga masyarakat cukup mendaftar melalui rumah ibadah yang sudah bekerjasama untuk melakukan peroses pencatatan perkawinan,” katanya. (Air)

Door to Door, Satpol PP Kota Tangerang Sosialisasi Penegakkan Perda dan Perwal

TangerangMerdeka – Terus berupaya menciptakan Kota Tangerang yang aman, nyaman dan tentram. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang secara door to door menggelar sosialisasi penegakkan Peraturan Daerah (perda) dan Peraturan Wali Kota (Perwal). Kali ini, sosialisasi berlangsung di Hotel Transit FM3, Kota Tangerang, Rabu, 24 Mei 2023.

Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fauzi mengungkapkan dalam kegiatan ini yang disasar ialah para pelaku usaha di Kota Tangerang. Dengan aturan yang disosialisasi sesuai dengan pelaku usaha yang tengah disasar. Seperti Hotel Transit FM3 ini yang disosialisasikan ialah larangan kegiatan peredaran miras dan prostitusi.

“Dalam kegiatan ini, biasanya Pemkot Tangerang menggelar di Kantor Kecamatan mengundang para pelaku usaha. Namun, kali ini sosialisasi menikuk lebih dalam, dengan mendatangkan langsung lokasi usahanya, dan mensosialisasikan keseluruh manajemen pada usaha tersebut,” ungkap Wawan.

Ia pun menyatakan, dalam sosialisasi ini Satpol PP mendatangkan para narasumber yang kompeten dibidangnya, salah satunya dari Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. Tentu, harapannya para peserta sosialisasi dapat memperoleh informasi dan mentrasnfer informasi yang didapat kepada seluruh pihak terkait pada dunia usahanya.

“Dengan begitu, Pemkot Tangerang dan pelaku usaha di Kota Tangerang dengan segenap unsur lainnya dapat mengetahui, mematuhi dan melaksanakan perda maupun perwal yang telah ditetapkan. Sehingga, kita dapat sama-sama menciptaka Kota Tangerang yang lebih aman, nyaman dan tentram untuk setiap warganya,” jelas Wawan.

Sementara itu, Asig Soebandi selaku General Manager Hotel Transit FM3 menyatakan ini menjadi gerakan yang luar biasa dari Pemkot Tangerang, untuk mendekatkan diri ke seluruh pelaku usaha, bukan sekadar atensi yang distribusikan melalui surat ketetapan. Ia pun menyatakan, siap menjalankan tugas dan menjaga batasan transaksi usaha yang sudah ditetapkan di Kota Tangerang.

“Hotel Transit FM3 di Kota Tangerang sudah hadir sejak tahun 1993 hingga saat ini. Betahan hingga saat ini, tentunya bukti nyata FM3 mematuhi aturan yang ditetapkan Pemerintah, dan hal ini akan kami jaga untuk menjaga silaturahmi, kerjasama dan keamanan berbisnis di Kota Tangerang,” kata Asig. (Air)

Wakil Ketua DPRD; Seleksi Direksi Perumda TB Harus Profesional

TangerangMerdeka – Pansel Perumda Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang saat ini sedang melakukan tahapan proses seleksi direksi yakni Direktur utama (Dirut) dan Direktur teknik (Dirtek) dan masih berlangsung.

Khusus untuk posisi Dirtek, malah telah selesai melakukan uji kelayakan dan kepatutan (UKK), sedangkan untuk posisi Dirut masih pada proses administrasi, Sabtu (20/5/23).

Terkait proses rekrutmen Direksi ini Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto mengatakan, agar calon direksi mempunyai komitmen yang jelas untuk membangun PDAM TB untuk lebih baik lagi.

“Khusus untuk Dirtek harus profesional. Dan saya sih sebenarnya berharap pemerintah mengambil dari orang-orang dalem yang sudah bekerja lama serta mengetahui betul tentang PDAM TB, ” tutur Turidi Susanto.

Jadi dengan demikian, Dirtek terpilih telah mengetahui betul seluk beluk perusahaan pelat merah dan tahu mengenai persoalan-persoalan yang ada dan sekaligus bisa menangani persoalan yang terjadi di tubuh BUMD Kota Tangerang itu.

“Karena memang telah berpengelamanan. Ya saya mau pansel memilih yang berpengalaman dan bijak,”katanya.

Turidi menambahkan, kandidat yang telah terpilih kelak adalah yang selama ini telah bekerja keras. “Jadi harapannya kepada pemerintah atau pun dewan pengawas agar memilih orang yang telah mengetahui kondisi PDAM,” katanya lagi.

Diketahui, sebanyak 6 kandidat Direktur teknik (Dirtek) Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang telah mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) atau dikenal juga dengan istilah fit and propertest pada Senin (15/05/2023) lalu. Mereka adalah (berdasarkan abjad); Agus Yuliharto, Edwarsyah Ichsan Sodikin, Joko Surana, Muhammad Ali Mu’min dan Reny Risrianti. (Air)

PMI Kota Tangerang Cetak Puluhan Kader Jadi Relawan

TangerangMerdeka – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar Training Camp Korps Sukarela di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Puluhan relawan mengikuti training camp tersebut.

Kegiatan tersebut berlangsung berlangsung selama 3 hari empat malam sejak Kamis-Minggu, 19 sampai 21 Mei 2023. Para peserta pun mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di Kota Tangerang.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar Training Camp Korps Sukarela di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Puluhan relawan mengikuti training camp tersebut berlangsung selama 3 hari empat malam sejak Kamis-Minggu (19-21/5/2023).

Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah menyampaikan training camp ini merupakan agenda tahunan yang dilakukan. Upaya tersebut guna mencetak kader PMI yang memiliki jiwa kepemimpinan, keterampilan di bidang kebencanaan dalam hal kemanusiaan.

“Tentunya kita berharap kaderisasi ini semakin terbentuk, semakin banyak, semakin berkualitas. Sehingga hari ini kita ajak kesini untuk ikut secara serius dalam diklatsar, sehingga ini menjadi modal mereka di PMI untuk berbuat lebih banyak, karena keprofesionalan di bidang kemanusiaan,” ujar Oman saat dikonfirmasi, Sabtu, 20 Mei 2023.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menggelar Training Camp Korps Sukarela di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat. Puluhan relawan mengikuti training camp tersebut berlangsung selama 3 hari empat malam sejak Kamis-Minggu (19-21/5/2023).

Ia mengatakan sebanyak 45 peserta yang mengikuti training camp tersebut, diantaranya 18 orang laki-laki dan 27 orang perempuan. Peserta berasal dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tangerang yakni Universitas Raharja, YATSI, STISNU dan UMT serta relawan dari kecamatan.

Adapun materi yang disampaikan kepada puluhan relawan itu Penanggulangan Bencana, PP, Shelter, Assesment, Logistik dan Distribusi, Kepeminpinan, Wawasan Kebangsaan.

“Semoga dengan materi yang diberikan ini dapat diimplementasikan dengan baik,” tandasnya. (Air)