Beranda blog Halaman 6

Dukung Akselerasi Pembiayaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi Kuartal III-2026

0

Jakarta, 3 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”), anak usaha BRI Group, menegaskan rencana penerbitan obligasi akan dilakukan pada kuartal III-2026, seiring dengan strategi percepatan ekspansi pembiayaan yang difokuskan pada paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa hingga kuartal I-2026 perseroan belum menjadwalkan aksi korporasi di pasar obligasi. Penerbitan surat utang baru akan dipertimbangkan dilakukan pada kuartal III-2026, dengan mempertimbangkan kebutuhan pendanaan serta momentum pertumbuhan bisnis.

“Perseroan belum memiliki rencana penerbitan obligasi hingga akhir kuartal I-2026. Kami menargetkan realisasi penerbitan pada kuartal III-2026, menyesuaikan kebutuhan ekspansi pembiayaan,” ujar Wahyudi.

Langkah tersebut selaras dengan target pertumbuhan pembiayaan baru yang diproyeksikan semakin agresif pada semester II-2026. BRI Finance membidik penyaluran pembiayaan baru sekitar Rp1 triliun per bulan sebagai bagian dari strategi ekspansi yang berkelanjutan.

Pada kuartal III-2026, perseroan menargetkan penerbitan obligasi senilai Rp500 miliar. Besaran tersebut dirancang secara terukur untuk mengoptimalkan struktur pendanaan, baik dalam memenuhi kebutuhan likuiditas jangka pendek maupun mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Selain kebutuhan bisnis, kondisi pasar juga menjadi pertimbangan utama dalam menentukan waktu penerbitan. “Kami memproyeksikan tren suku bunga pada periode tersebut berpotensi lebih kondusif, sehingga memungkinkan perseroan memperoleh biaya dana yang lebih kompetitif,” tambah Wahyudi.

Dana hasil penerbitan obligasi nantinya akan dialokasikan untuk memperkuat ekspansi pembiayaan baru, sejalan dengan strategi pertumbuhan BRI Finance sepanjang 2026 dan komitmen perseroan dalam menjaga kinerja yang sehat serta berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Cara Cerdas Menggunakan Jasa Pengiriman Luar Negeri

0

Agar proses benar-benar efisien, memanfaatkan konsultasi dari penyedia jasa yang berpengalaman adalah langkah cerdas. Dengan arahan yang tepat, Anda dapat memperoleh rekomendasi layanan terbaik, estimasi biaya yang transparan, serta solusi cepat jika terjadi kendala selama pengiriman.

Dengan memahami strategi di atas, Anda dapat menggunakan jasa pengiriman luar negeri secara lebih cerdas. Hasilnya, pengiriman menjadi lebih cepat, biaya lebih hemat, dan risiko dapat diminimalkan sejak awal.

Pahami Kebutuhan Pengiriman Sejak Awal

Agar pengiriman luar negeri berjalan hemat dan cepat, langkah pertama adalah memahami kebutuhan secara menyeluruh. Tentukan negara tujuan, jenis barang, berat, ukuran, serta estimasi waktu pengiriman. Dengan kejelasan ini, Anda dapat memilih layanan yang paling sesuai tanpa membayar fitur yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Pilih Layanan Sesuai Prioritas Waktu dan Biaya

Setiap jasa pengiriman menawarkan berbagai pilihan layanan dengan karakteristik berbeda. Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan pilihan dengan prioritas Anda. Jika waktu menjadi faktor utama, layanan ekspres adalah solusi tepat. Sebaliknya, apabila anggaran lebih terbatas, layanan reguler dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dengan waktu pengiriman yang tetap terukur.

Optimalkan Packing untuk Menekan Ongkir

Selain memilih layanan, packing memiliki peran besar dalam menentukan biaya. Pengiriman internasional menghitung ongkir berdasarkan berat aktual atau berat volumetrik, mana yang lebih besar. Karena itu, penggunaan kemasan yang pas dan efisien dapat membantu menekan biaya. Gunakan kardus yang sesuai ukuran barang dan tambahkan pelindung secukupnya agar aman tanpa menambah volume berlebih.

Lengkapi Dokumen untuk Proses yang Lebih Cepat

Dokumen yang lengkap dan akurat akan mempercepat proses pengiriman. Invoice, packing list, serta deskripsi barang yang jelas membantu pihak bea cukai melakukan pemeriksaan dengan lebih efisien. Selain itu, penulisan nilai barang yang realistis dapat menghindarkan paket dari penahanan yang tidak perlu.

Manfaatkan Asuransi dan Layanan Tambahan Secara Tepat

Asuransi sering dianggap sebagai biaya tambahan, padahal justru memberikan perlindungan penting. Terutama untuk barang bernilai tinggi atau mudah rusak, asuransi membantu meminimalkan risiko kerugian. Namun, pilih layanan tambahan secara selektif agar biaya tetap terkendali dan sesuai kebutuhan.

Pantau Pengiriman dan Respon dengan Cepat

Setelah paket dikirim, lakukan pemantauan secara berkala melalui fitur tracking. Dengan begitu, Anda dapat segera merespon jika ada permintaan dokumen tambahan atau kendala di perjalanan. Langkah ini membantu menjaga agar pengiriman tetap sesuai jadwal.

Gunakan Konsultasi Ahli untuk Hasil Optimal

Agar proses benar-benar efisien, memanfaatkan konsultasi dari penyedia jasa yang berpengalaman adalah langkah cerdas. Dengan arahan yang tepat, Anda dapat memperoleh rekomendasi layanan terbaik, estimasi biaya yang transparan, serta solusi cepat jika terjadi kendala selama pengiriman.

Dengan memahami strategi di atas, Anda dapat menggunakan jasa pengiriman luar negeri secara lebih cerdas. Hasilnya, pengiriman menjadi lebih cepat, biaya lebih hemat, dan risiko dapat diminimalkan sejak awal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tak Ada Kota Menang Adipura 2025: Pemda Tak Bisa Lagi “Poles” Data Persampahan

0

Sirkularium menilai hasil Adipura 2025 sudah tepat, yakni belum ada satu pun kota di Indonesia yang layak menang Adipura. Adanya perombakan standar penilaian oleh Kementerian Lingkungan Hidup telah mengakhiri era ‘Adipura-pura’ di bidang pengelolaan sampah. Kini kota yang ingin menang Adipura wajib menganggarkan pengelolaan sampah minimal 3% dari APBD, memiliki Rencana Induk Pengelolaan Sampah (RIPS), serta menghentikan praktik open dumping di TPA. Meskipun mengejutkan, langkah ini diapresiasi sebagai upaya membangun transparansi dalam tata kelola pengelolaan sampah di Indonesia.

Hasil penilaian Adipura 2025 yang diumumkan pada 25 Februari 2026 mengejutkan publik. Dari 514 kabupaten dan kota yang dinilai, tidak ada satu pun daerah yang berhasil memenuhi kriteria “Adipura” atau “Adipura Kencana” yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai tolak ukur kota bersih di Indonesia.

Sirkularium, firma konsultan independen di bidang ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berkelanjutan, menilai fenomena “The Adipura Reset” ini sebagai sebuah langkah berani dan jujur dalam tata kelola persampahan di Indonesia.

“Hasil ini adalah market correction yang sangat diperlukan. Memiliki baseline data yang tepat jauh lebih berguna daripada menerima penghargaan berdasarkan data hasil polesan,” ujar Dody Iswandi Maulidiawan, Direktur Sirkularium. Menurutnya, kebijakan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang kerap melakukan verifikasi lapangan secara langsung dan mendadak telah berhasil membongkar praktik “Cosmetic Governance” dalam tata kelola persampahan yang selama ini lazim terjadi.

Dokumen “The Adipura Reset” dari Sirkularium menyoroti beberapa alasan utama di balik rontoknya nilai kota-kota besar:

Penguatan Sistem Audit: Selama tahun 2025, KLH memperketat audit fisik untuk menutup celah antara klaim dan realitas lapangan. Pada berbagai kesempatan, Menteri tampak turun langsung untuk mengecek kondisi TPA, TPS3R, bank sampah dan lingkungan sekitar.

Larangan Keras Open Dumping: Kota yang masih mempraktikkan pembuangan sampah terbuka (open dumping) langsung didiskualifikasi, sekalipun pusat kotanya terlihat sangat bersih.

Komitmen Anggaran 3%: Untuk pertama kalinya, kota diwajibkan mengalokasikan minimal 3% dari APBD khusus untuk pengelolaan sampah agar layak mendapat penghargaan.

Nasib Kota-Kota Besar
Ketegasan standar baru ini membuat kota-kota yang sebelumnya menjadi langganan juara, termasuk Jakarta, harus turun kasta menjadi “Kota dalam Pembinaan”. Meski demikian, terdapat 35 kota yang patut diapresiasi karena berhasil masuk dalam daftar pendek kategori “Menuju Kota Bersih” (Toward Clean City), terutama daerah di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo dan Malang.

Sirkularium memandang langkah “The Adipura Reset” ini menjadi fondasi empiris yang jujur dan dibutuhkan untuk memperbaiki tata kelola persampahan di Indonesia demi mencapai target pengelolaan sampah 100% pada tahun 2029.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Saat Kebersamaan Menjadi Cerita: Bukber Perdana Topotels Hadirkan Kehangatan Ramadan di Pusat Jakarta

0

Ramadan selalu menghadirkan cerita tentang kebersamaan dan kehangatan. Tahun ini, Topotels Hotels & Resorts menghadirkan pengalaman Buka Bersama perdana di Odua Thamrin Jakarta, dengan suasana hangat dan lokasi strategis di pusat kota. Dengan penawaran spesial Rp125.000 nett per pax (minimal 10 orang) serta paket kamar Rp480.000 nett termasuk sahur untuk 2 orang dan diskon 20% room service, momen berbuka terasa lebih bermakna. Program ini berlangsung 19 Februari – 20 Maret 2026 dan menjadi pilihan tepat untuk merayakan Ramadan bersama orang terdekat.

Jakarta, Februari 2026 – Ramadan selalu membawa cerita. Tentang pertemuan yang tertunda, tentang tawa yang kembali terdengar di satu meja, dan tentang doa yang terucap dalam kebersamaan. Tahun ini, Topotels Hotels & Resorts menghadirkan momen spesial melalui perayaan Buka Bersama (Bukber) perdana yang diselenggarakan di Odua Thamrin Jakarta.

Mengusung konsep “Sederhana yang Bermakna”, acara ini menjadi simbol komitmen Topotels dalam menghadirkan pengalaman Ramadan yang hangat, nyaman, dan penuh keceriaan di tengah hiruk pikuk ibu kota. Berlokasi strategis di pusat Jakarta, Odua Thamrin menjadi pilihan ideal bagi keluarga, komunitas, maupun perusahaan yang ingin mengadakan buka puasa bersama tanpa harus keluar dari pusat aktivitas kota.

Paket Bukber Mulai Rp125.000 Nett per Pax

Dengan harga hanya Rp125.000 nett per orang (minimum reservasi 10 orang), tamu dapat menikmati sajian berbuka yang variatif dalam suasana intimate dan nyaman. Harga sudah termasuk pajak dan service, sehingga tamu dapat fokus menikmati momen kebersamaan tanpa biaya tambahan tersembunyi.

Suasana yang hangat, pelayanan profesional, serta lokasi yang mudah dijangkau menjadikan program ini solusi ideal bagi perusahaan, komunitas, maupun keluarga besar yang ingin merayakan Ramadan dengan praktis namun tetap berkesan.

Stay Package Ramadan Rp480.000 Nett

Tak hanya menghadirkan pengalaman berbuka, Topotels juga menawarkan paket kamar spesial Ramadan seharga Rp480.000 nett, termasuk:

Menginap 1 malam

Sahoor untuk 2 orang

Diskon 20% untuk layanan room service

Promo berlaku pada periode 19 Februari – 20 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi tamu untuk menikmati staycation Ramadan yang nyaman dan bernilai tambah.

Lebih dari Sekadar Program Musiman

Bukber perdana ini bukan sekadar agenda F&B, melainkan bagian dari strategi Topotels dalam mempererat relasi dengan pasar dan komunitas di Jakarta. Melalui pendekatan yang sederhana namun penuh makna, Topotels ingin menghadirkan Ramadan sebagai pengalaman emosional yang membangun kedekatan antara brand dan tamu.

Di tengah dinamika industri hospitality yang kompetitif, Topotels terus berinovasi menghadirkan program yang relevan, terjangkau, dan tetap berkualitas.

Informasi & Reservasi

Rayakan Ramadan Anda bersama kami. Reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp di nomor 0858 8885 5014

Ikuti juga Instagram resmi @Topotelshotels untuk mendapatkan update promo dan kegiatan menarik lainnya selama Ramadan 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bank Raya Raih Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026, Perkuat Posisi sebagai Bank Digital Pilihan Masyarakat

0

Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas akses layanan keuangan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Raya mendapatkan penghargaan dalam ajang Digital Day 2026: Digital Sovereignty – Leaders Must Act Now to Secure The Future. Pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Abdul Rahman Saleh RRI, Bank Raya berhasil memenangkan kategori Indonesia Popular Digital Product Awards 2026.

Jakarta, 2 Maret 2026 –  Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas akses layanan keuangan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, Bank Raya mendapatkan penghargaan dalam ajang Digital Day 2026: Digital Sovereignty – Leaders Must Act Now to Secure The Future. Pada acara yang diselenggarakan di Auditorium Abdul Rahman Saleh RRI, Bank Raya berhasil memenangkan kategori Indonesia Popular Digital Product Awards 2026. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Bank Raya dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026 memberikan apresiasi kepada perusahaan dan pemimpin teknologi yang dinilai berhasil mendorong transformasi digital serta memperkuat kedaulatan digital nasional di berbagai sektor, termasuk industri keuangan. Penilaian penghargaan dilakukan berdasarkan kajian popularitas yang mengukur tingkat pemahaman dan apresiasi publik terhadap produk serta layanan digital di industri keuangan. Metodologi ini memastikan bahwa penghargaan diberikan kepada produk dan layanan yang benar-benar diminati, dipercaya, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

“Kami berterima kasih atas penghargaan dalam ajang Digital Day 2026 ini. Penghargaan ini menjadi kehormatan sekaligus pengakuan atas komitmen kami dalam memperkuat transformasi digital dan menghadirkan solusi perbankan yang inovatif, relevan, serta berorientasi pada kebutuhan nasabah. Sejalan dengan tema Digital Sovereignty: Leaders Must Act Now to Secure The Future, kami meyakini kepemimpinan di era digital menuntut keberanian berinovasi, ketangguhan dalam tata kelola, dan konsistensi dalam menciptakan nilai berkelanjutan.” Ujar Lukman Hakim, Direktur Digital dan Operasional Bank Raya yang juga di ajang yang bersamaan mendapatkan penghargaan Indonesia Popular CIO & CTO Awards 2026.

Bank Raya konsisten menghadirkan inovasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital,  menempatkan inovasi teknologi sebagai prioritas utama, penguatan proses melalui peningkatan kapasitas digital, penyusunan kebijakan, dan tata kelola IT. Bank Raya juga memastikan sistem pelindungan data nasabah yang komprehensif, seperti menjaga kelancaran layanan digital dan penguatan aspek keamanan untuk mendukung kepercayaan nasabah. 

“Penghargaan ini kami dedikasikan bagi seluruh insan Bank Raya, BRI Group, nasabah, serta para pemangku kepentingan atas dukungan yang berkelanjutan. Pencapaian ini mencerminkan komitmen kepemimpinan Bank Raya yang menjunjung integritas, kolaborasi, dan akuntabilitas, serta mendorong inovasi dan pembelajaran berkelanjutan untuk beradaptasi dengan dinamika industri digital. Kami berharap pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi industri perbankan digital Indonesia dan menghadirkan nilai nyata bagi masyarakat.” tutup Lukman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Perkuat Pengamanan Aset HGU, PTPN Group Gandeng Kejati Lintas Provinsi

0

JAKARTA — Upaya memperkuat tata kelola dan pengamanan aset negara kian menjadi perhatian badan usaha milik negara (BUMN) sektor perkebunan. PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, subholding PTPN III (Persero) menggandeng sejumlah Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Sumatera dan Kalimantan untuk memperkuat perlindungan hukum atas aset Hak Guna Usaha (HGU) yang dikelola perusahaan.

Kerja sama yang dijalankan sepanjang 2024 hingga 2026 itu mencakup pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam perkara perdata dan tata usaha negara, penyusunan pendapat hukum (legal opinion), hingga langkah pemulihan aset dan penagihan kewajiban pihak ketiga.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, sinergi lintas wilayah dengan institusi kejaksaan menjadi bagian dari strategi memperkuat Good Corporate Governance (GCG) sekaligus memitigasi risiko hukum di tengah kompleksitas persoalan agraria.

“Kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi adalah langkah strategis untuk membangun pengawalan hukum secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, akhir pekan lalu.

Sejumlah Kejati yang telah menjalin kerja sama antara lain Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Riau, Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.

Jejaring ini mencakup seluruh regional operasional PalmCo. Pendekatannya dibagi dalam dua tahap. Pada tahap preventif, perusahaan meminta pendampingan sejak awal dalam setiap kebijakan strategis agar memiliki landasan hukum yang kuat. Sementara pada tahap kuratif, JPN memberikan bantuan hukum dalam proses persidangan maupun penyelesaian sengketa.

Di Kalimantan Tengah, kesepakatan kerja sama diteken pada 13 Februari 2026. Kepala Kejati Kalimantan Tengah Nurcahyo J.M. menyatakan pihaknya siap memberikan pendampingan hukum secara profesional untuk memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor hukum.

Adapun di Sumatera Barat, nota kesepahaman diteken pada 12 November 2024. Kepala Kejati Sumatera Barat Muhibuddin menegaskan komitmen institusinya mendukung penguatan tata kelola perusahaan agar selaras dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan regulasi.

Kompleksitas Sengketa Agraria

Langkah ini dinilai relevan mengingat luasnya areal HGU yang dikelola PalmCo serta kompleksitas persoalan lahan di sejumlah daerah. Sengketa agraria, tumpang tindih klaim, hingga penguasaan lahan oleh pihak ketiga menjadi tantangan yang kerap dihadapi perusahaan perkebunan negara.

Untuk memperkuat posisi hukum, perusahaan juga menyusun dokumentasi historis HGU dalam bentuk “buku putih” sebagai langkah antisipatif atas potensi klaim di masa mendatang.

Pengamat tata kelola BUMN menilai kolaborasi dengan aparat penegak hukum dapat mempercepat penyelesaian sengketa dan meminimalkan kerugian negara, sepanjang tetap dijalankan secara transparan dan akuntabel.

Bagi PalmCo, pengamanan aset tidak hanya terkait stabilitas operasional, tetapi juga keberlanjutan kontribusi terhadap perekonomian nasional. “Kami ingin memastikan setiap hektar aset negara yang kami kelola terlindungi secara hukum dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan negara,” kata Jatmiko.

Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola BUMN dan isu agraria, pendekatan kolaboratif lintas provinsi ini menjadi salah satu upaya memperkuat perlindungan aset negara sekaligus menjaga kesinambungan usaha di sektor perkebunan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Transisi Energi Butuh Mineral Kritis, MIND ID di Pusat Ekosistem

0

JAKARTA — Percepatan transisi energi nasional sebagaimana tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2025 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN) menempatkan sektor mineral dan batubara sebagai fondasi penting dalam mendukung pengembangan energi bersih.

Sekertaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Yudha menegaskan, peningkatan porsi energi surya dan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) ke depan tidak dapat dilepaskan dari kebutuhan mineral kritis yang menjadi komponen utama sistem energi masa depan.

“Kalau kita melihat peta transisi energi dalam PP KEN, energi surya akan mempunyai porsi sangat besar, PLTN juga signifikan pada 2060. Dengan begitu, mineral-mineral untuk baterai dan komponen pendukungnya ada di sektor Minerba. Itu mendukung langsung transisi energi,” ujar Satya.

Menurut dia, keterkaitan antara kebijakan energi nasional dan sektor minerba bersifat dua arah. Di satu sisi, mineral kritis seperti nikel, bauksit, tembaga hingga material ikutan menjadi bahan baku utama teknologi energi bersih. Di sisi lain, proses hilirisasi di sektor minerba sendiri membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.

“Smelter tidak mungkin berjalan tanpa listrik, apalagi ke depan kita berbicara listrik yang lebih hijau dan sustainable. Jadi sektor energi dan minerba ini saling menopang,” kata Satya.

Ia menambahkan, dalam skenario KEN terbaru, transisi energi tidak hanya berbicara mengenai bauran pembangkit, tetapi juga kesiapan rantai pasok mineral yang menopang teknologi energi bersih. Peningkatan kapasitas pembangkit energi surya, pengembangan PLTN, hingga sistem penyimpanan energi akan meningkatkan kebutuhan terhadap mineral strategis yang selama ini dikelola sektor pertambangan nasional.

“Agenda kita adalah agenda transisi. Kalau energi surya porsinya besar, kalau PLTN masuk signifikan, maka kebutuhan mineral untuk baterai, kabel, komponen listrik, itu otomatis meningkat. Artinya sektor Minerba berada di jantung ekosistem transisi,” ujarnya.

Dalam konteks tersebut, peran holding industri pertambangan seperti MIND ID menjadi krusial. Sebagai entitas yang membawahi sejumlah BUMN tambang strategis, MIND ID dinilai memiliki posisi sentral dalam memastikan ketersediaan dan pengolahan mineral kritis guna mendukung transformasi energi nasional.

Satya menegaskan, keberhasilan kebijakan energi nasional tidak bisa dilepaskan dari kesiapan industri dalam menyediakan bahan baku strategis sekaligus menjalankan hilirisasi bernilai tambah.

“Sehebat apa pun skenario energi nasional, itu tidak lepas dari supply dan demand. Siapa yang men-supply? Siapa yang memakai? Industri adalah pengguna energi terbesar sekaligus penyedia bahan baku penting bagi transisi. Karena itu kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pelaku industri menjadi sangat penting,” katanya.

Ia menambahkan, Dewan Energi Nasional berperan merumuskan arah kebijakan, sementara implementasinya bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk industri minerba. Dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan komitmen menuju net zero emission 2060, penguatan ekosistem mineral kritis menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi ketahanan energi nasional.

“Transisi energi ini bukan hanya soal mengganti sumber energi, tetapi juga membangun fondasi industrinya. Dan di situlah peran sektor Minerba, termasuk MIND ID, menjadi strategis,” ujar Satya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

0

Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Kombinasi faktor tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga mendorong peningkatan permintaan dari investor global yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Pada awal pekan, emas dibuka dengan gap bullish dan langsung melanjutkan kenaikan hingga mendekati level 5.400. Pergerakan ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global, terutama setelah Iran dilaporkan menghentikan sementara pengiriman minyak melalui jalur strategis Selat Hormuz. Kondisi ini menyebabkan lonjakan harga minyak dan meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada akhirnya memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Selain faktor geopolitik, tekanan inflasi dari Amerika Serikat juga menjadi pendorong utama penguatan emas. Data Indeks Harga Produsen (PPI) menunjukkan kenaikan tahunan yang melebihi ekspektasi pasar, sementara inflasi inti juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi masih akan bertahan, sehingga meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Sejalan dengan kondisi tersebut, analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, memproyeksikan bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis teknikal pada timeframe H1, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan dominasi tren bullish yang semakin kuat.

“Selama tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di kisaran 5.441,” ujar Andy Nugraha dalam riset hariannya. Menurutnya, momentum kenaikan saat ini didukung oleh sentimen safe haven yang kuat serta kondisi fundamental global yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Ia menambahkan bahwa tren bullish ini juga tercermin dari keberhasilan emas menembus level psikologis penting di atas 5.260, sekaligus mencatatkan level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pencapaian ini memperpanjang tren kenaikan emas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa minat beli investor masih cukup solid.

Meski demikian, Andy Nugraha juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.222. Level tersebut dinilai sebagai area teknikal penting yang dapat menjadi titik penopang sebelum harga kembali melanjutkan tren kenaikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya tekanan inflasi, serta tingginya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan emas saat ini. Selain itu, volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi turut mendorong investor untuk mempertahankan eksposur mereka pada logam mulia.

Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek, terutama jika sentimen risiko global tetap tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik dan data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

SUCOFINDO Perkuat Ekosistem Nilai Karbon melalui Kolaborasi Lintas Sektor

0

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mewujudkan komitmennya mendukung upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia salah satunya peran aktif PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam Seminar Nasional bertajuk Monetisasi Emisi Karbon : “Strategi Baru Meningkatkan Perusahaan” guna memperkuat kapasitas, membangun keselarasan pemahaman, serta mendorong kolaborasi nyata dari berbagai lintas sektor untuk pengembangan ekosistem bisnis karbon yang dihelat di Aula Perbanas Institute.

Hadir pada kegiatan ini Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo, Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO) Dani Pramantyo, Ketua Umum Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan (Atkarbonist) Musdhalifah Machmud dan Rektor Perbanas Institute Hermanto Siregar.

Direktur Sumber Daya Manusia PT SUCOFINDO (PERSERO) Budi Utomo, menyampaikan bahwa sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berperan aktif dalam mendukung agenda dekarbonisasi di Indonesia.

“SUCOFINDO menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Peran ini memastikan setiap klaim penurunan emisi dilakukan secara terukur, transparan, dan sesuai standar,” ujar Budi Utomo.

Budi Utomo melanjutkan, “Kontribusi PT SUCOFINDO (PERSERO) tidak hanya terbatas pada layanan validasi dan verifikasi, tetapi juga mencakup konsultansi serta solusi bisnis hijau yang komprehensif,” kata Budi Utomo.

Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Operasi PT SUCOFINDO (PERSERO) Dani Pramantyo menegaskan bahwa, “Realisasi pengurangan emisi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. SUCOFINDO siap mendukung berbagai sektor untuk mengambil langkah nyata dalam menurunkan jejak karbon dan berkontribusi terhadap tujuan keberlanjutan global,” tegas Dani Pramantyo.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Atkarbonist Musdhalifah Machmud, menegaskan pada keynote speech-nya bahwa perubahan iklim saat ini bukan lagi hanya menjadi isu lingkungan tetapi telah menjadi faktor utama yang memengaruhi arah investasi global, perdagangan internasional dan strategi bisnis perusahaan.

“Perusahaan yang mampu mengelola emisi secara transparan dan terukur akan memiliki keunggulan kompetitif, akses pembiayaan hijau, serta reputasi yang lebih kuat di pasar global,” jelas Musdhalifah Machmud.

Selanjutnya Musdhalifah Machmud menyampaikan bersama mitra strategis lainnya, Atkarbonis berkomitmen membangun ekosistem kolaboratif yang mampu mempercepat implementasi bisnis berkelanjutan di Indonesia, sehingga sinergi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi hijau, menciptakan peluang investasi baru serta memperkuat daya saing industri nasional di tingkat global.

“Kami berharap seminar ini menjadi ruang diskusi strategis yang mampu memperkuat pemahaman modernisasi emisi karbon serta mendorong lahirnya kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan. Bumi terjaga, lestari selamanya. Keberlanjutan merupakan strategi keberlanjutan masa depan,” tutur Musdhalifah Machmud.

Sebagai narasumber pada kegiatan Seminar Nasional tersebut, Head Unit Climate Solutions and Sustainable Energy PT SUCOFINDO (PERSERO) Dikman Purnama, menjelaskan bahwa PT SUCOFINDO (PERSERO) mengambil peran aktif dalam mendukung terwujudnya pasar karbon Indonesia yang berintegitas tinggi.

Dikman Purnama memaparkan Indonesia telah menetapkan komitmen kuat dalam pengendalian perubahan iklim melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai instrumen untuk mendorong penurunan emisi Gas Rumah Kaca secara terukur dan berkelanjutan.

“PT SUCOFINDO (PERSERO) menjalankan peran strategis sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi (LVV) pada skema Gas Rumah Kaca (GRK) dan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) untuk menghadirkan klaim emisi yang berintegritas dan dilanjutkan dengan peran tim SRN-KLH melalui tim MRV yaitu memastikan implementasi Measurement, Reporting and Verification (MRV) telah berjalan sesuai dengan regulasi dan standar nasional maupun internasional,” tegas Dikman Purnama.

Peran strategis PT SUCOFINDO (PERSERO) juga hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB), “Kami hadir sebagai Validation and Verification Body (VVB) yaitu sebuah proses independen yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi untuk memastikan bahwa informasi emisi Gas Rumah Kaca telah sesuai dengan kriteria yang disepakati, dan dilaksanakan oleh validator serta verifikator yang kompeten,” jelas Dikman Purnama.

Lebih lanjut Dikman Purnama menyampaikan, “Kami percaya bahwa dengan kolaborasi erat dari berbagai lintas sektor, Indonesia dapat membangun pasar karbon berintegritas tinggi yang tidak hanya mendukung pencapaian Net Zero Emission, tetapi juga meningkatkan daya saing nasional di pasar global,” tutup Dikman Purnama.

Untuk mendukung mitigasi perubahan iklim, PT SUCOFINDO (PERSERO) juga memiliki layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, Pemetaan lahan dan tematik lainnya, Audit Lingkungan serta ESG (Environment, Social, and Governance) improvement and consultation. Selain itu, terdapat layanan untuk mendukung sustainable and green mining, green smelter, sustainable procurement, Ecolable, green office, green building, green port, konsultansi Energi Baru Terbarukan (EBT), Green Project Management, Industri Hijau, Sertifikasi GGL (Green Gold Label) dan CCS (carbon Capture Storage)/CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bawa Sukses AI Konstruksi di Jepang, Actual Inc. Buka 5 Slot Terakhir Kemitraan Eksklusif “KITAKITA.AI” bagi SO/P3MI Indonesia (Gratis)

0

2 Maret 2026, perusahaan teknologi asal Kyoto, Actual Inc., resmi membuka lima slot terakhir bagi agensi pengirim tenaga kerja (SO/P3MI) di Indonesia untuk bergabung sebagai Mitra Pengembangan eksklusif layanan KITAKITA.AI. Layanan asisten cerdas 24 jam ini dirancang khusus untuk mendampingi pekerja Indonesia di Jepang, sekaligus membebaskan staf agensi dari kelelahan akibat merespons pesan darurat di luar jam kerja. Program lintas negara ini menjadi peluang strategis bagi agensi untuk menciptakan rekam jejak “Zero Trouble” yang sangat krusial dalam memenangkan kepercayaan Kumiai dan klien di Jepang. Sebagai imbal balik atas wawasan operasional yang diberikan, kelima agensi terpilih akan mendapatkan sistem AI yang dikustomisasi sepenuhnya secara gratis sesuai SOP mereka, otomatisasi beban kerja, serta dukungan profil media. Untuk mengamankan keunggulan kompetitif ini sebelum didahului oleh kompetitor, pimpinan agensi dapat langsung mendaftarkan institusinya melalui tautan kitakita.ai/id#pre-register.

KYOTO, JEPANG — 2 Maret 2026 — 

Memastikan rekam jejak ‘Zero Trouble’ bagi pekerja di Jepang adalah kunci utama bagi agensi pengirim di Indonesia untuk memenangkan kepercayaan Kumiai dan Host Company.  

Setelah sukses mengimplementasikan archix.ai—sistem kecerdasan buatan (AI) yang di sektor konstruksi Jepang yang ketat—Actual Inc. kini membawa teknologi tersebut untuk memecahkan krisis operasional di industri penempatan tenaga kerja antar negara Indonesia dan Jepang.

Hari ini, Actual Inc. mengumumkan “KITAKITA.AI“, sebuah asisten cerdas 24/7 yang dirancang khusus untuk mengotomatisasi penanganan keluhan, masalah birokrasi, dan pendampingan pekerja Indonesia di Jepang.

Di tengah rekor 2,57 juta pekerja asing di Jepang, staf SO/P3MI kewalahan merespons pesan WhatsApp 24 jam penuh—mulai dari keadaan medis darurat di tengah malam hingga miskomunikasi instruksi kerja. KITAKITA.AI memotong rantai masalah ini dengan AI. Saat ini, sejumlah Receiving Organization (RO) dan perusahaan manufaktur di Jepang, beserta beberapa agensi pengirim (Sending Organization) di Indonesia, telah resmi bergabung dalam pengembangan ini.

Untuk menyempurnakan ekosistem AI ini, Actual Inc. membuka peluang eksklusif bagi 5 agensi pengirim (SO/P3MI/LPK) tambahan di Indonesia untuk mengamankan slot Mitra Pengembangan (Development Partner) yang tersisa.

Kenapa Institusi Anda Harus Mengambil Ini? Menjadi Mitra Pengembangan adalah langkah taktis untuk meningkatkan value dari bisnis Anda di mata Kumiai dan Host Company. Sebagai salah satu dari 5 mitra eksklusif, Anda akan mendapatkan:

1. Kustomisasi Prioritas (Tanpa Biaya Investasi): AI akan menyerap SOP lembaga Anda dan dilatih khusus untuk merespons masalah spesifik pekerja Anda. Anda mendapatkan teknologi mutakhir yang disesuaikan untuk bisnis Anda, tanpa biaya pengembangan.

2. Otomatisasi Beban Kerja Staf: Gunakan prototipe ini lebih awal. Biarkan AI menangani pertanyaan rutin, sehingga staf Anda dapat direlokasi untuk fokus pada ekspansi bisnis, bukan sekadar membalas keluhan.

3. Lonjakan Kredibilitas & PR: Jadikan kolaborasi ini sebagai nilai jual (Unique Selling Proposition) utama. Kami akan menyoroti agensi Anda di media sebagai “Institusi Pionir Berbasis Teknologi”, profil yang sangat dicari oleh klien Jepang.

4. Keamanan Data: Seluruh data operasional dilindungi ketat melalui Perjanjian Kerahasiaan (NDA).

Amankan Slot Kolaborasi Anda Sekarang Jangan biarkan agensi kompetitor mendahului Anda dalam mengadopsi standar baru pelindungan talenta migran. Amankan 1 dari 5 slot kemitraan terakhir melalui: 

👉 [Daftar Waitlist & Ajukan Kemitraan di Sini: https://kitakita.ai/id#pre-register]

Bagi praktisi industri yang ingin memantau perkembangan ini dan laporan hasil uji coba (PoC) di lapangan, silakan berlangganan newsletter gratis di [kitakita.ai/id#updates].

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES