Beranda blog Halaman 5

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI Bahas Sinergi Transportasi Terintegrasi, Termasuk Layanan bagi Pegawai KAI

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang melaksanakan pertemuan dengan Perum DAMRI sebagai upaya
memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan layanan transportasi
publik yang terintegrasi di wilayah Lampung, termasuk untuk mendukung mobilitas
pegawai KAI.

Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi kerja sama
strategis, baik dalam mendukung konektivitas antarmoda antara layanan kereta
api dan angkutan jalan bagi masyarakat umum, maupun dalam penyediaan layanan
transportasi yang lebih efektif dan efisien bagi pegawai KAI dalam mendukung
kelancaran operasional perusahaan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa
kolaborasi antara KAI dan DAMRI diharapkan dapat memberikan manfaat ganda,
tidak hanya bagi pelanggan kereta api, tetapi juga bagi pegawai KAI sebagai
bagian dari upaya peningkatan layanan internal perusahaan.

“Sinergi antara KAI dan DAMRI ini diharapkan mampu
menghadirkan solusi transportasi yang terintegrasi, baik untuk mendukung
mobilitas masyarakat maupun untuk menunjang kebutuhan transportasi pegawai KAI
agar lebih aman, nyaman, dan efisien,” ujar Zaki.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga mendiskusikan
peluang integrasi layanan, penguatan konektivitas first mile dan last mile,
serta skema layanan transportasi pegawai yang terjadwal dan terkoordinasi
dengan operasional kereta api.

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI sepakat bahwa
kolaborasi antarmoda merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas
layanan transportasi, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mendorong
penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap
sinergi dengan DAMRI dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan, sehingga
mampu memberikan nilai tambah, baik bagi pelanggan, pegawai, maupun perusahaan
secara keseluruhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Sinergi KA dan Pariwisata: KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Mencoba Program Rail Tour Jawa Timur Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung untuk Dorong Ekonomi Daerah

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” yang telah dimulai sejak 30 Oktober 2025 lalu.

Program yang merupakan buah dari sinergi kuat antara PT KAI Daop 7 Madiun dengan dua belas Pemerintah Daerah (Pemda) di Jawa Timur, yaitu pemerintah Kabupaten Magetan, Ngawi, Kab/Kota Madiun, Kabupaten Nganjuk, Jombang, Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten Tulungagung, dan Kab/Kota Blitar yang melibatkan Dinas Pariwisata (Dispar) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Tujuannya jelas: memanfaatkan jaringan perkeretaapian sebagai tulang punggung untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berkelanjutan dan inklusif.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menjelaskan bahwa “Rail Tour Jawa Timur” dirancang untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang unik dan terintegrasi. Program ini secara efektif menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, dengan kenyamanan moda transportasi kereta api.

“Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal,” ujar Tohari dalam keterangannya.

“Kami berharap sinergi ini dapat memberikan kesan baru bagi masyarakat. Perjalanan tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Jaringan perkeretaapian kami siap menjadi jalur utama menuju petualangan baru di Jawa Timur,” tambah Tohari.

Eksplorasi Pantai Tulungagung: Paket Wisata & Open Trip

Sebagai bagian dari “Rail Tour Jawa Timur”, KAI Daop 7 Madiun telah menyiapkan serangkaian paket wisata menarik dan membuka layanan open trip. Salah satu unggulannya adalah Paket Wisata Kota Sejuta Pantai Tulungagung. Paket dibanderol dengan tarif Rp385.000 per orang. Layanan ini tersedia dengan titik keberangkatan (start) dari Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono dan Stasiun Kediri. Fasilitas Termasuk (Include): Tiket Kereta Api PP menggunakan KA Gajayana untuk keberangkatan dan KA Malabar untuk kembalinya, Tour Guide, Angkutan Lanjutan (Feeder), dan HTM tempat wisata. Adapun destinasi utama adalah Pantai Midodaren, Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung yang ikonik, serta pusat oleh-oleh khas daerah Tulungagung.

“PT KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung program ini. Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutup Tohari

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp778 Juta Sepanjang 2025

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan dana sebesar Rp778.634.000,- untuk Program Bina Lingkungan (BL) di wilayah kerjanya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan dana sebesar Rp778.634.000,- untuk Program Bina Lingkungan (BL) di wilayah kerjanya.

Angka tersebut mencatatkan kenaikan sebesar 16,8 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar Rp666.396.000,-. Kenaikan ini menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut difokuskan pada berbagai sektor strategis yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, di antaranya:

• Pendidikan: Pengembangan sarana dan prasarana pendidikan guna mencerdaskan kehidupan bangsa.

• Sosial & Keagamaan: Pembangunan serta perbaikan tempat ibadah.

• Lingkungan: Program Green Station dan penanaman sejuta pohon demi menjaga kelestarian alam.

• Kesehatan: Peningkatan layanan kesehatan dan dukungan nyata pada program penurunan angka stunting.

• Fasilitas Umum: Pengembangan sarana publik untuk kenyamanan masyarakat luas.

“Program TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional. Kami memastikan bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan,” ujar Tohari.

Mendorong Sinergi dan Pembangunan Daerah: Selain bantuan fisik, program Bina Lingkungan ini juga bertujuan mendukung pemerintah daerah. Melalui sinergi ini, KAI berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta pemerintah daerah di sepanjang wilayah operasionalnya guna mendukung kelancaran dan keberlanjutan bisnis perkeretaapian.

“Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” tutur Tohari.

Tohari menambahkan bahwa peran KAI saat ini melampaui sekadar penyedia jasa transportasi. “KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran KAI diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” pungkas Tohari.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tumbuh 37% YoY, Angkutan Limbah B3 KAI Logistik Tembus 14.256 Ton

0

PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Hingga Desember 2025, volume angkutan limbah B3 tercatat tumbuh sebesar 37%, dari 10.386 ton pada tahun 2024 menjadi 14.256 ton pada tahun 2025. Capaian tersebut mencerminkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus telah melampaui 66% dari target tahunan yang ditetapkan perusahaan.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi
Deviyanti, menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya
kepercayaan pelanggan terhadap kapabilitas KAI Logistik dalam menyediakan
layanan angkutan limbah B3 yang andal dan sesuai regulasi. Menurutnya,
pengelolaan limbah B3 merupakan tantangan tersendiri yang menuntut sistem
logistik yang aman, terintegrasi, dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku.

“Angkutan limbah B3 memiliki risiko tinggi terhadap
kesehatan dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu,
pemilihan moda dan layanan angkutan menjadi elemen penting dalam memastikan
pengelolaan limbah yang aman dan bertanggung jawab dan selaras dengan komitmen
keberlanjutan. Seluruh
pengangkutan B3 oleh KAI Logistik dilakukan berdasarkan surat Rekomendasi
Pengangkutan B3 melalui Kereta Api, yang memastikan bahwa jalur, titik muat,
dan bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan
administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian,” ujar Aniek.

Aniek menjelaskan, moda kereta api
memiliki keunggulan dibandingkan moda transportasi lainnya, terutama dari sisi
keselamatan dan pengendalian risiko. Jalur khusus kereta membuat potensi
kecelakaan maupun pencemaran dapat diminimalkan. Selain itu, KAI Logistik telah
mengantongi izin resmi untuk seluruh jenis konten limbah B3 yang diangkut,
sehingga memberikan kepastian kepatuhan regulasi serta rasa aman bagi pelanggan
industri. Lebih lanjut, penerapan standar operasional yang ketat di antaranya
pengawalan petugas tersertifikasi dan pemeriksaan berkala di 4 check point
meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan pengiriman. 

Aniek menegaskan bahwa pertumbuhan
angkutan limbah B3 ini juga menjadi wujud kontribusi nyata KAI Logistik dalam
mendukung agenda green logistics nasional. “Selain lebih efisien dan
aman, penggunaan kereta api turut membantu menekan emisi karbon. Hal ini
sejalan dengan komitmen kami dalam menghadirkan solusi logistik terintegrasi
yang tidak hanya memenuhi kebutuhan industri, tetapi juga mendukung
keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.

Layanan angkutan limbah B3 merupakan
layanan strategis KAI Logistik yang telah dikembangkan sejak 2018. Dalam
pelaksanaannya, perusahaan telah memperoleh rekomendasi dari Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan
Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya Beracun untuk pengangkutan limbah B3
menggunakan moda kereta api. Saat ini, layanan tersebut melayani rute Kalimas –
Nambo sebagai bagian dari upaya mendukung pengelolaan limbah industri yang aman
dan terintegrasi.

Ke depan, KAI Logistik berupaya mengembangkan layanan
melalui berbagai langkah inovasi guna meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi
operasional, antara lain melalui pengembangan pada terminal Kalimas dan Nambo
di mana ke depannya dapat melakukan aktivitas baik bongkar maupun muat di
masing-masing terminal. Selain itu, perusahaan juga membuka peluang
pengembangan titik layanan baru untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus
memperkuat posisi KAI Logistik sebagai penyedia jasa logistik limbah B3 yang terpercaya,
berizin lengkap, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tonggak Awal 2026, Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah Layani Kapal Impor Perdana

0

Surabaya, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) melalui Branch Jamrud Nilam Mirah (Janirah) mencatatkan tonggak penting di awal tahun 2026 dengan berhasil menangani kapal impor pertama yang bersandar dan melakukan kegiatan bongkar muat di terminal tersebut. Kapal MV Jiashun menjadi kapal perdana yang membawa muatan steel slabs impor dengan total mencapai 40.695 metrik ton, menandai dimulainya penanganan kargo impor skala besar di Branch Janirah.

Kegiatan bongkar muat dilaksanakan di dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dan berlangsung pada periode 2 hingga 6 Januari 2026. Kapal tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Sohar, Oman, membawa komoditas baja yang merupakan bahan baku strategis bagi industri nasional.

Branch Jamrud Nilam Mirah merupakan unit operasional di bawah pengelolaan PT Pelindo Multi Terminal yang melayani komoditas curah dan general cargo, termasuk baja dan produk turunannya. Keberhasilan penanganan muatan impor perdana ini menunjukkan kesiapan terminal dalam mendukung kelancaran arus logistik, khususnya bagi wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah, Muh Junaedhy, menegaskan bahwa keberhasilan bongkar muat kargo impor perdana sebesar sekitar 40 ribu metrik ton tersebut menjadi bukti kesiapan SPMT Branch Janirah secara menyeluruh, baik dari sisi fasilitas, peralatan, maupun sumber daya manusia.

“Penanganan kargo impor perdana dengan volume sekitar 40 ribu metrik ton ini menunjukkan bahwa Branch Janirah siap melayani bongkar muat komoditas skala besar. Seluruh proses berjalan lancar sesuai standar operasional dan rencana pelayanan kapal,” tegas Muh Junaedhy.

Selama periode kegiatan bongkar muat, rata-rata capaian kinerja bongkar muat di Branch Janirah mencapai sekitar 10.000 ton per hari, mencerminkan produktivitas operasional terminal dalam menangani muatan impor skala besar secara efisien.

Ia menambahkan, keberhasilan penanganan kapal impor pertama ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi operasional Branch Janirah sepanjang tahun 2026, sekaligus memperkuat kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan SPMT.

Seluruh data kedatangan kapal dan realisasi bongkar muat tercatat dalam sistem operasional terminal sebagai bagian dari pengelolaan layanan kepelabuhanan yang terintegrasi. Terminal Jamrud juga berperan sebagai salah satu titik distribusi utama komoditas baja yang masuk melalui jalur laut di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak.

Melalui kegiatan ini, SPMT Branch Janirah terus menjalankan perannya dalam mendukung kelancaran arus bahan baku industri serta memperkuat rantai logistik nasional di awal tahun 2026.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kedutaan Besar India Tegaskan Komitmen Perluasan Kerjasama Strategis dengan Sumatera Selatan

0

Jakarta, 15 Januari 2026 — Kedutaan Besar India untuk Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas kerjasama strategis dengan pemerintah daerah di Indonesia melalui dialog langsung dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kehormatan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, didampingi Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, kepada Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru di Griya Agung, Palembang, Rabu (14/01/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif, menjadi platform penting untuk memperdalam pemahaman bersama serta menjajaki peluang kerja sama konkret yang berorientasi pada manfaat jangka panjang. Diskusi mencakup sektor pertambangan batu bara, penguatan komoditas ekspor unggulan Sumatera Selatan, serta pengembangan kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran pemuda.

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas perhatian dan ketertarikan India terhadap potensi daerah, serta menegaskan kesiapan Sumatera Selatan untuk bermitra secara aktif.

“Sumatera Selatan memiliki sumber daya alam yang kuat dan terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas ekspor. Kami memandang kerja sama dengan India sebagai peluang strategis, termasuk melalui pertukaran pemuda untuk mempererat hubungan budaya dan memperluas wawasan generasi muda,” ujar Gubernur Herman Deru.

Duta Besar Sandeep Chakravorty menyambut positif pandangan tersebut dan menegaskan bahwa India melihat Sumatera Selatan sebagai mitra penting dalam penguatan hubungan bilateral di tingkat daerah.

“India memandang Sumatera Selatan sebagai provinsi dengan potensi besar, baik dalam hal sumber daya alam maupun kapasitas sumber daya manusia. Kami ingin membangun kemitraan yang konkret, saling menguntungkan, dan berkelanjutan, sejalan dengan eratnya hubungan India dan Indonesia,” kata Dubes Chakravorty.

Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia, Kedutaan Besar India juga menegaskan keterbukaan terhadap partisipasi pemuda Sumatera Selatan dalam program pertukaran dan peluang beasiswa pendidikan tinggi di India, dengan mekanisme seleksi yang akan disepakati bersama.

“Investasi terbaik adalah investasi pada generasi muda. Melalui pertukaran dan pendidikan, kami berharap dapat memperkuat hubungan antar masyarakat yang menjadi fondasi utama kemitraan jangka panjang kedua negara,” tambahnya.

Kedutaan Besar India memandang pertemuan ini sebagai langkah signifikan dalam memperdalam kerja sama antara India dan Indonesia di tingkat subnasional, sekaligus membuka ruang kolaborasi baru yang lebih terstruktur dan berdampak. Pertemuan turut dihadiri oleh para kepala OPD dan pejabat terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Stagflasi dan Ledakan AI, Mengapa TSMC Tetap Moncer di Tengah Risiko Perlambatan Ekonomi Global?

0

Isu stagflasi kembali mencuat di tengah ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Inflasi masih bertahan di level tinggi, sementara pertumbuhan ekonomi di banyak negara mulai melambat akibat pengetatan suku bunga, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi rantai pasok global. Dalam situasi seperti ini, investor dihadapkan pada dilema klasik: bagaimana berinvestasi saat ekonomi stagnan tapi harga-harga terus naik?

Menariknya, di tengah bayang-bayang stagflasi tersebut, beberapa sektor justru menunjukkan performa solid. Salah satunya adalah industri semikonduktor, dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC) sebagai contoh paling menonjol. Lonjakan laba TSMC yang didorong oleh permintaan chip AI menjadi bukti bahwa stagflasi tidak berdampak seragam ke seluruh sektor ekonomi.

Apa Itu Stagflasi?

Stagflasi adalah kondisi ekonomi ketika pertumbuhan melambat, inflasi tetap tinggi, dan pengangguran meningkat secara bersamaan. Situasi ini dianggap berbahaya karena kebijakan ekonomi menjadi serba salah: menaikkan suku bunga untuk menekan inflasi berisiko memperparah perlambatan ekonomi, sementara stimulus berlebihan justru bisa memicu inflasi lebih lanjut.

Dalam konteks global saat ini, risiko stagflasi muncul akibat kombinasi:

Biaya energi dan logistik yang masih mahal

Pengetatan moneter berkepanjangan

Ketidakpastian geopolitik dan kebijakan dagang

Bagi investor, stagflasi sering identik dengan volatilitas tinggi dan tekanan pada pasar saham secara umum.

Mengapa Sektor AI dan TSMC Relatif Tahan Stagflasi?

Di sinilah relevansi headline TSMC menjadi penting. Meski ekonomi global berpotensi melambat, permintaan terhadap teknologi AI justru bersifat struktural, bukan siklikal.

TSMC, sebagai pemasok utama chip untuk Nvidia dan Apple, menikmati lonjakan permintaan dari:

Infrastruktur AI dan data center

Akselerator server AI

Transisi ke teknologi chip 2-nanometer

Hal ini menunjukkan bahwa belanja teknologi AI bukan sekadar mengikuti siklus ekonomi jangka pendek, melainkan menjadi kebutuhan strategis jangka panjang bagi perusahaan dan negara. Bahkan dalam skenario stagflasi, perusahaan teknologi besar tetap berinvestasi untuk efisiensi dan otomatisasi—dan AI adalah kuncinya.

Dengan kata lain, AI menjadi “growth engine” yang mampu menembus tekanan makroekonomi.

Pelajaran Penting bagi Investor di Tengah Ancaman Stagflasi

Fenomena TSMC memberi beberapa pelajaran krusial bagi investor:

1. Tidak semua sektor terpukul stagflasi
Sektor berbasis inovasi, teknologi inti, dan kebutuhan strategis global cenderung lebih resilien.

2. Fokus pada perusahaan dengan pricing power
TSMC mampu mempertahankan margin karena teknologinya sulit tergantikan dan permintaannya kuat.

3. Tren struktural lebih kuat dari siklus ekonomi
AI, semikonduktor, dan digitalisasi global tetap tumbuh meski ekonomi melambat.

4. Diversifikasi menjadi kunci utama
Mengandalkan satu jenis aset saja di era stagflasi berisiko tinggi.

Strategi Investasi Saat Risiko Stagflasi Meningkat

Dalam menghadapi potensi stagflasi, investor perlu menyesuaikan strategi, bukan menghentikan investasi. Beberapa pendekatan yang bisa dipertimbangkan antara lain:

Diversifikasi ke saham global sektor teknologi dan AI

Eksposur ke aset lindung nilai seperti emas dan kripto

Fokus pada emiten dengan fundamental kuat dan arus kas stabil

Memanfaatkan platform investasi yang memberi akses lintas aset

Dengan strategi yang tepat, stagflasi bukan hanya risiko, tapi juga momentum seleksi aset berkualitas.

Kesimpulan: Stagflasi Bukan Akhir Peluang, Tapi Ujian Strategi

Risiko stagflasi memang menjadi tantangan besar bagi pasar keuangan global. Namun, kinerja TSMC yang tetap kuat berkat ledakan AI menegaskan satu hal penting: peluang investasi tetap ada, bahkan di tengah tekanan ekonomi.

Melalui Nanovest, kamu bisa mengakses saham global, kripto, dan aset lainnya untuk membangun portofolio yang lebih adaptif terhadap dinamika makro seperti stagflasi. Saat pasar penuh ketidakpastian, keputusan berbasis data dan pemahaman tren jangka panjang menjadi pembeda antara spekulasi dan investasi cerdas.

Pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia.

Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena, Karena cuma di aplikasi ini aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas.  Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Yuk, mulai investasi dengan perspektif global dan strategi yang lebih matang bersama Nanovest 🚀

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition

0

PT Kereta Api
Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara terus memperkuat ekosistem digital
guna meningkatkan standar layanan transportasi public. Hal itu terlihat dari
penggunaan teknologi pemindaian wajah atau Face Recognition Boarding Gate di
Stasiun Medan, dimana sejak pertama kali diperkenalkan pada September 2024
hingga 13 Januari 2026 telah digunakan oleh 205.532 pelanggan.

 

Plt. Manager
Humas Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa teknologi
ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendukung pencapaian Sustainable
Development Goals (SDGs). Pengalihan sistem dari manual ke digital secara
otomatis mengurangi penggunaan kertas dan mempercepat alur keberangkatan
penumpang di area stasiun.

 

“Inovasi
ini memberikan dampak positif karena proses boarding menjadi jauh lebih cepat
dan mempermudah mobilisasi penumpang. Pengguna cukup memindai wajah ke layar
tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik kepada petugas,” ujar Anwar.

 

Efektivitas
layanan ini tercermin dari data penggunaan face recognition yang menunjukkan
tren pertumbuhan positif sejak pertama kali dioperasikan. Tercatat sejak September
2024 sampai dengan 13 Januari 2026, sebanyak 66.851 pelanggan kereta api di
Sumatera Utara telah terdaftar fitur face recognition. Dengan rata-rata
mencapai 13.000 pengguna setiap bulan, total kertas yang berhasil dihemat
sebanyak 514 rol kertas tiket.

 

Anwar
menambahkan, untuk dapat menggunakan fitur ini masyarakat dapat melakukan
registrasi melalui aplikasi Access by KAI. Selain lewat aplikasi, pendaftaran
data biometrik juga bisa dilakukan secara langsung dengan bantuan petugas di
stasiun.

 

“Fitur ini
menggantikan boarding manual sehingga pelanggan tidak perlu lagi mencetak tiket
fisik dan menunjukkan identitas saat akan masuk ke peron. Efisiensi dan
kemudahan yang diberikan memungkinkan penumpang terhindar dari antrean panjang,
terutama pada jam-jam padat keberangkatan,” lanjutnya.

 

Mengenai
keamanan data pelanggan, KAI menjamin keamanan data pribadi pengguna melalui
sistem yang telah tersertifikasi standar internasional ISO 27001. Data berupa
nama, NIK, dan foto pelanggan hanya digunakan pada saat penumpang menggunakan
face recognition, setelah selesai data akan kembali disimpan dalam pangkalan
data. Jika dalam kurun waktu satu tahun pelanggan tidak pernah menggunakan face
recognition, maka data akan dihapus dari sistem secara otomatis.

 

“Pelanggan
memiliki kendali penuh atas data tersebut, mereka dapat mengajukan penghapusan
melalui aplikasi atau layanan Customer Service. Hal ini sejalan dengan prinsip
transparansi dan perlindungan privasi dalam setiap inovasi digital yang kami
kembangkan,” pungkas Anwar.

 

Inovasi Face Recognition Boarding Gate ini
menjadi bukti nyata transformasi digital KAI dalam mereduksi jejak karbon
melalui sistem layanan nirkertas yang efisien. Langkah strategis ini
memperkokoh posisi KAI sebagai transportasi publik masa depan yang
mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan pelestarian lingkungan secara
berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tanggap Darurat Banjir Maluku Utara, Kementerian PU Identifikasi Titik Kritis dan Siagakan Alat Berat

0

JAKARTA, 15 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merespons bencana banjir yang melanda Provinsi Maluku Utara pada Januari 2026 dengan melakukan upaya tanggap darurat. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, Kementerian PU telah melakukan identifikasi lapangan pada Selasa (13/1/2026) dan menyiagakan alat berat untuk menangani dampak kerusakan infrastruktur sumber daya air (SDA) di dua lokasi.

Menteri PU,
Dody Hanggodo, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan keberlanjutan fungsi
infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah dalam masa tanggap darurat
ini.

“Kementerian PU
berkomitmen hadir cepat di lokasi terdampak bencana. Identifikasi dan survei
lapangan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan yang tepat, termasuk
pengerahan alat berat agar risiko banjir susulan dapat diminimalkan,” ujar
Menteri Dody.

Berdasarkan
hasil identifikasi, penanganan darurat akan dilakukan di dua lokasi terdampak
cukup parah, yakni Sungai Ake Aru di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten
Halmahera Utara, dan Sungai Ibu di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat.

Di Kabupaten
Halmahera Utara, tepatnya di Sungai Ake Aru, tim melakukan pemetaan lokasi dan
pengecekan kondisi infrastruktur sungai serta jembatan terdampak banjir. Hasil
identifikasi teknis menunjukkan adanya perubahan alur sungai dan sedimentasi
yang berpotensi mengganggu kapasitas tampung sungai, sehingga memerlukan
penanganan teknis segera.

Sementara itu,
di Sungai Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, telah terjadi kerusakan pada tebing
sungai dan muara anak sungai yang memicu genangan di permukiman warga. Tim BWS
Maluku Utara telah memetakan titik-titik kritis, terutama pada bagian tebing
sungai yang mengalami longsor, guna mencegah dampak yang lebih luas.

Kepala BWS
Maluku Utara, M. Saleh Talib, menyampaikan bahwa hasil survei lapangan tersebut
digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan teknis, baik untuk penanganan
darurat maupun rekonstruksi lanjutan. Guna mendukung upaya tersebut,
Kementerian PU memastikan kesiapan alat berat di lokasi bencana.

“Dalam masa
tanggap darurat, alat berat kami siagakan untuk pekerjaan pembersihan material
sedimen, perbaikan alur sungai, serta pengamanan tebing dan infrastruktur
sungai agar fungsi sungai dapat segera pulih dan risiko banjir berulang dapat
ditekan,” tegas Saleh.

Saleh
menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan
pemerintah daerah dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memastikan
penanganan banjir berjalan efektif, terintegrasi, serta menjamin keamanan
permukiman warga dan infrastruktur publik.

Kementerian PU
akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah
penanganan lanjutan berdasarkan evaluasi teknis. Langkah ini merupakan wujud
nyata komitmen Kementerian PU dalam menjaga ketahanan infrastruktur sumber daya
air dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana hidrometeorologi.

Program kerja
ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam
menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Panen Perdana Greenhouse Hidroponik, Krakatau Steel Perkuat Pendidikan Pertanian Modern dan Ketahanan Pangan Pesantren

0

Cilegon (15/1) – Krakatau Steel Group melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat. Hal tersebut ditandai dengan panen perdana melon hidroponik di fasilitas Greenhouse Krakatau Steel Group Peduli yang berlokasi di Pondok Pesantren Amalul Ummah, Rabu (14/1).

Panen perdana
ini menjadi momen kebahagiaan tersendiri bagi para santri dan tim TJSL Krakatau
Steel Group, setelah melalui masa tanam selama kurang lebih 70 hari. Melon
premium jenis White Kirin dan Diva 16 yang dibudidayakan dengan sistem
pertanian modern tersebut menghasilkan buah berkualitas tinggi, baik dari sisi
ukuran, tekstur, maupun tingkat kemanisan yang mencapai brix 18.

Inisiatif Berkelanjutan untuk
Pendidikan dan Kemandirian Pesantren

Pembangunan greenhouse ini tidak semata-mata difokuskan
pada penyediaan infrastruktur fisik, melainkan dirancang sebagai program
keberlanjutan untuk mendukung pendidikan pertanian modern di lingkungan
pesantren. Melalui program ini, Krakatau Steel mendorong kemandirian ekonomi
pesantren sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas.

Program greenhouse pesantren ini merupakan kolaborasi
end-to-end Krakatau Steel Group dengan melibatkan unit-unit usaha yang memiliki
kompetensi di bidangnya masing-masing. Perancangan desain dilakukan oleh
Engineer PT Krakatau Baja Konstruksi (KBK), dukungan material baja ringan oleh
PT Krakatau National Indonesia (KNI), konstruksi oleh PT Krakatau Perbengkelan
& Perawatan (KPDP), serta pendampingan budidaya hingga panen oleh tim TJSL
Krakatau Steel Group. Pembiayaan program ini merupakan kolaborasi PT Krakatau
Steel (Persero) Tbk bersama Group Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI), Group
Krakatau Baja Konstruksi (KBK), dan PT Krakatau Baja Industri (KBI).

Penguatan Kapasitas Santri
dan Ekosistem Usaha

Selain pembangunan fasilitas, Krakatau Steel juga
memberikan pelatihan komprehensif kepada para santri, mencakup teknik budidaya
hidroponik, manajemen operasional greenhouse, hingga strategi pemasaran hasil
panen. Dalam pelaksanaannya, PT Krakatau Steel melibatkan pesantren yang telah
berhasil mengembangkan greenhouse di Provinsi Banten, yakni Pesantren Al-Markas
Serang, sebagai bagian dari transfer pengetahuan agar hasil panen sesuai dengan
target yang direncanakan.

“Pembangunan greenhouse hingga panen perdana ini merupakan
wujud nyata dukungan Krakatau Steel terhadap pengembangan masyarakat sekitar,
khususnya pesantren. Kami ingin pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan
keagamaan, tetapi juga pusat inovasi pertanian modern yang mampu menciptakan
kemandirian ekonomi dan memberikan pembelajaran nyata yang tidak hanya
diperoleh dari buku,” ujar Direktur SDM PT Krakatau Steel (Persero) Tbk,
Suryantoro Waluyo.

Dukungan terhadap Ketahanan
Pangan Nasional

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar
Djohan, menegaskan bahwa program greenhouse pesantren ini sejalan dengan Asta
Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam percepatan ketahanan pangan
nasional.

“Program TJSL Krakatau Steel melalui pengembangan
greenhouse hidroponik di pesantren merupakan bentuk kontribusi nyata perusahaan
dalam mendukung Asta Cita, terutama pada agenda percepatan ketahanan pangan.
Kami percaya ketahanan pangan nasional harus dibangun dari akar rumput, dengan
melibatkan komunitas pendidikan seperti pesantren agar tercipta sistem pangan
yang mandiri, berkelanjutan, dan inklusif,” ujar Dr. Akbar Djohan, yang
juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association
(IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Kepastian Pasar dan
Keberlanjutan Program

Untuk memastikan keberlanjutan program, Krakatau Steel
turut menyiapkan ekosistem pemasaran yang terintegrasi. Sebagian hasil panen
pesantren binaan akan diserap langsung oleh Krakatau Steel Group, serta
dipasarkan melalui kerja sama dengan pengelola ekowisata, di mana pengunjung
dapat melakukan aktivitas petik buah langsung di greenhouse. Skema ini
memberikan kepastian pasar sekaligus mendorong perputaran ekonomi pesantren
secara berkelanjutan.

Melalui inisiatif TJSL ini, Krakatau Steel berharap dapat
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sekaligus memperkuat hubungan
yang harmonis antara perusahaan dan lingkungan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES