Beranda blog Halaman 42

KAI Daop 2 Bandung Catat Pergerakan Penumpang Tinggi Selama 2 Minggu Angkutan Nataru 2025/2026, Okupansi Sudah Mencapai 113,3%

0

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat tingginya mobilitas pelanggan kereta api jarak jauh pada Rabu, 31 Desember 2025. Hingga siang hari, jumlah penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung tercatat sebanyak 17.904 pelanggan.

Dari jumlah tersebut, keberangkatan tertinggi tercatat dari Stasiun Bandung sebanyak 5.974 pelanggan, disusul Stasiun Kiaracondong 3.623 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.087 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.077 pelanggan, dan Stasiun Purwakarta 859 pelanggan. Sementara itu, sisanya berasal dari stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 2 Bandung.

Secara kumulatif, selama 14 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, terhitung sejak 18 Desember hingga 31 Desember 2025, total penumpang KA jarak jauh yang berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung mencapai 282.923 pelanggan.

Pada hari yang sama, jumlah penumpang KA jarak jauh yang tiba di wilayah Daop 2 Bandung hingga siang hari tercatat sebanyak 17.159 pelanggan. Rinciannya, Stasiun Bandung melayani 5.818 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 3.041 pelanggan, Stasiun Cianjur 1.356 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 1.062 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 1.023 pelanggan, dengan sisanya tiba di stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 2 Bandung.

Adapun total penumpang KA jarak jauh yang tiba selama periode 18 Desember hingga 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 280.789 pelanggan.

Sementara itu, hingga Rabu, 31 Desember 2025, sebanyak 325.582 tiket KA jarak jauh telah terjual selama masa Angkutan Nataru 2025/2026. Jumlah tersebut menunjukkan tingkat okupansi mencapai 113,3% dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan. Tingginya angka okupansi ini disebabkan oleh sistem penjualan tiket yang bersifat dinamis, di mana terdapat pelanggan dengan tujuan antara pada relasi perjalanan kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang ini merupakan dampak dari meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur dan pergantian tahun.

“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan kereta yang tertera pada tiket serta datang lebih awal ke stasiun. Kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi menjelang libur pergantian tahun berpotensi menyebabkan keterlambatan di perjalanan menuju stasiun, sehingga antisipasi sejak awal sangat kami sarankan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo juga menegaskan bahwa KAI Daop 2 Bandung terus berupaya memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Nataru dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan.

Manajemen Waktu ala Generasi Muda di Tengah Hidup yang Serba Cepat

0

Generasi muda hidup di fase kehidupan yang serba padat. Pekerjaan, kuliah, relasi sosial, kesehatan mental, hingga dunia digital saling bertumpuk dalam satu hari yang sama. Waktu terasa singkat, sementara tuntutan terus berdatangan. Dalam kondisi seperti ini, manajemen waktu menjadi keterampilan penting agar hidup tetap terasa seimbang dan tidak melelahkan.

Cara generasi muda mengelola waktu juga mengalami pergeseran. Pendekatannya lebih personal dan menyesuaikan ritme hidup masing masing. Tujuannya sederhana, waktu yang dijalani terasa bermakna dan tidak habis begitu saja.

Cara Baru Melihat Waktu

Banyak anak muda mulai menyadari bahwa waktu adalah aset yang sering terbuang tanpa disadari. Aktivitas terlihat sibuk, kalender penuh, tapi di akhir hari rasa puas belum tentu muncul. Hal ini sering terjadi karena waktu diisi tanpa arah yang jelas.

Perubahan dimulai saat waktu diperlakukan sebagai pilihan. Setiap aktivitas dipahami sebagai keputusan sadar. 

Fokus pada Hal yang Penting

Generasi muda semakin peka terhadap pentingnya prioritas. Tidak semua hal perlu dikerjakan hari ini. Tidak semua ajakan harus diikuti. Menyadari keterbatasan energi membantu mereka memilih dengan lebih bijak.

Dengan fokus pada hal yang benar benar penting, beban mental terasa lebih ringan. Waktu dan energi bisa dialokasikan ke aktivitas yang memberi dampak nyata, baik untuk karier, kesehatan, maupun pengembangan diri.

Fleksibilitas dalam Menyusun Hari

Pola kerja dan belajar yang fleksibel ikut memengaruhi cara generasi muda mengatur waktu. Jam produktif setiap orang berbeda. Ada yang lebih fokus di pagi hari, ada juga yang bekerja optimal di malam hari.

Manajemen waktu yang fleksibel memberi ruang untuk menyesuaikan jadwal dengan kondisi fisik dan mental. Saat tubuh lelah, istirahat diambil tanpa rasa bersalah. Saat energi penuh, fokus dimaksimalkan. 

Mengelola Aktivitas Digital dengan Lebih Sadar

Teknologi memberi banyak kemudahan, namun juga membawa distraksi. Notifikasi yang terus muncul bisa mengganggu fokus tanpa disadari. Generasi muda mulai belajar mengatur interaksi dengan dunia digital.

Sebagian memilih membatasi notifikasi, menjadwalkan waktu khusus untuk media sosial, atau menggunakan aplikasi pengelola waktu. Langkah kecil ini membantu mengembalikan kendali atas perhatian dan membuat waktu terasa lebih utuh.

Kaitan Antara Waktu dan Keuangan

Cara mengelola waktu sering beriringan dengan cara mengelola uang. Anak muda yang terbiasa merencanakan waktu cenderung lebih terstruktur dalam mengambil keputusan finansial. Mereka punya ruang untuk berpikir sebelum bertindak.

Waktu yang tidak terkelola sering mendorong keputusan impulsif. Sebaliknya, waktu yang tertata memberi kesempatan untuk mempertimbangkan pilihan dengan lebih rasional, termasuk dalam menyusun rencana keuangan.

Membiasakan Pola Pikir Jangka Panjang

Generasi muda semakin akrab dengan konsep perencanaan masa depan. Mereka memahami bahwa hasil besar lahir dari kebiasaan kecil yang dijalani secara konsisten. Hal ini berlaku dalam karier, kesehatan, maupun keuangan.

Menyisihkan waktu untuk belajar tentang keuangan dan investasi menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih terencana. Bukan karena ingin cepat kaya, tapi karena ingin membangun rasa aman secara bertahap.

Investasi sebagai Bagian dari Manajemen Waktu

Investasi tidak lagi dipandang sebagai aktivitas rumit yang menyita waktu. Dengan dukungan teknologi, investasi bisa dilakukan secara praktis dan terintegrasi dengan rutinitas harian.

Banyak generasi muda memilih instrumen yang mudah dipahami dan tidak memerlukan pemantauan intensif. Reksa dana menjadi salah satu pilihan yang relevan karena dikelola secara profesional dan cocok untuk tujuan jangka panjang.

Reksa Dana di neobank untuk Rencana Jangka Panjang

Akses reksa dana yang mudah dijangkau melalui neobank dari Bank Neo Commerce. Proses yang ringkas membantu kamu mengintegrasikan cara investasi ke dalam rutinitas tanpa mengganggu manajemen waktu harian. 

Kamu bisa mulai buka reksa dana untuk investasi jangka panjang di neobank dari Bank Neo Commerce. Dapatkan beberapa kelebihan di antaranya: 

– Investasi mulai mulai dari Rp10.000

– Pilihan produk sesuai profil risiko 

– Dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman 

– Tersedia fitur investasi reksa dana rutin secara otomatis

Jika ingin mempelajari opsi reksa dana yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank  di PlayStore atau App Store. 

Kunjungi link  reksa dana untuk info lengkap serta syarat dan ketentuan terbaru mengenai reksa dana.

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan masa datang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Mengelola Keinginan di Tengah Penghasilan yang Terbatas

0

Bekerja penuh waktu setiap hari, bangun pagi, pulang sore, lalu menutup bulan dengan angka gaji yang terasa cepat habis. Di sisi lain, keinginan terus bertambah. Ingin liburan sebentar buat rehat. Ingin upgrade gadget supaya kerja lebih lancar. Ingin mulai investasi, ikut kelas pengembangan diri, atau sekadar memperbaiki kualitas hidup sehari hari.

Situasi ini sangat akrab bagi banyak karyawan. Bukan karena tidak bersyukur, tapi karena realita hidup bergerak lebih cepat dibanding kenaikan penghasilan. Keinginan tumbuh seiring bertambahnya pengalaman, sementara gaji sering berjalan di tempat.

Keinginan Bukan Selalu Tentang Gaya Hidup Mewah

Banyak orang mengira keinginan identik dengan hal konsumtif. Padahal, sebagian besar keinginan karyawan lahir dari kebutuhan hidup yang makin kompleks. Transportasi yang lebih nyaman, tempat tinggal yang lebih layak, atau perangkat kerja yang mendukung produktivitas.

Seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab, standar hidup ikut menyesuaikan. Kamu tidak lagi hanya memikirkan hari ini, tapi juga bulan depan, bahkan tahun depan. Di titik ini, keinginan hadir sebagai refleksi dari kebutuhan yang berkembang, bukan sekadar ikut ikutan tren.

Gaji Tetap, Pengeluaran Bergerak

Masalah utama sering bukan di besaran gaji, tapi di dinamika pengeluaran. Harga kebutuhan pokok naik perlahan. Biaya hidup di kota semakin mahal. Kebutuhan sosial dan profesional juga bertambah.

Sebagai karyawan, ruang untuk menambah penghasilan sering terbatas. Kenaikan gaji tidak selalu datang tiap tahun. Lembur tidak selalu tersedia. Akhirnya, jarak antara keinginan dan kemampuan finansial terasa makin lebar.

Kondisi ini bisa memicu rasa frustrasi jika tidak dikelola dengan sudut pandang yang lebih tenang.

Antara Menahan Diri dan Menjaga Kualitas Hidup

Menahan semua keinginan terdengar aman di atas kertas, tapi tidak selalu sehat dalam praktik. Hidup yang terlalu ditekan justru berisiko membuat stres menumpuk. Di sisi lain, mengikuti semua keinginan tanpa perhitungan jelas juga berbahaya bagi keuangan.

Keseimbangan menjadi kunci. Kamu tetap perlu menikmati hasil kerja keras, sambil menjaga agar keuangan tidak kehilangan arah. Bukan soal memenuhi semua keinginan sekarang, tapi memilih mana yang paling relevan untuk kondisi saat ini.

Pentingnya Memilah Keinginan

Tidak semua keinginan harus dipenuhi dalam waktu yang sama. Ada yang bisa ditunda, ada yang perlu diprioritaskan. Dengan memilah, kamu memberi ruang pada keuangan untuk bernapas.

Keinginan yang mendukung produktivitas dan kesehatan biasanya layak mendapat perhatian lebih awal. Sementara keinginan yang sifatnya hiburan bisa diatur waktunya agar tidak mengganggu kebutuhan utama.

Pendekatan ini membantu kamu tetap merasa bergerak maju, meski gaji belum berubah signifikan.

Realita Dana Cadangan yang Sering Terabaikan

Banyak karyawan sadar pentingnya dana cadangan, tapi sulit membangunnya. Setelah kebutuhan bulanan terpenuhi, sisa gaji sering sudah tipis. Padahal, dana cadangan berfungsi sebagai penyangga saat hidup tidak berjalan sesuai rencana.

Tanpa dana ini, satu kebutuhan mendesak saja bisa langsung mengganggu stabilitas keuangan. Di titik inilah tekanan finansial biasanya terasa paling berat.

Saat Kebutuhan Mendesak Datang Tanpa Aba Aba

Kehidupan karyawan penuh dengan kejutan kecil yang berdampak besar. Laptop kerja bermasalah, motor perlu perbaikan, biaya kesehatan muncul tiba tiba, atau ada kebutuhan keluarga yang tidak bisa ditunda.

Situasi seperti ini sering datang saat kondisi keuangan belum siap. Menunggu gajian bukan pilihan. Mengganggu kebutuhan bulanan juga berisiko. Dibutuhkan solusi yang cepat dan terukur.

Mengubah Cara Pandang terhadap Solusi Keuangan

Banyak orang langsung menutup diri saat mendengar kata pinjaman. Padahal, dalam konteks tertentu, pinjaman bisa menjadi alat bantu yang rasional. Kuncinya ada pada tujuan, transparansi, dan kemampuan membayar.

Pinjaman yang digunakan untuk kebutuhan mendesak dan jelas manfaatnya berbeda dengan pinjaman impulsif. Cara pandang ini penting agar keputusan finansial tidak diambil dalam kondisi panik.

Memilih Opsi Solusi Keuangan Jangka Pendek

Di era digital, layanan keuangan semakin mudah diakses. Pinjaman karyawan di neobank hadir sebagai salah satu opsi yang relevan bagi karyawan dengan ritme hidup cepat. Pinjaman online untuk karyawan ini bisa menjadi jembatan saat kebutuhan mendesak muncul, sementara dana cadangan belum mencukupi. 

Neo Pinjam, layanan pinjaman online di neobank dengan beberapa kelebihan utama, antara lain:

– Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

– Pilihan tenor hingga 24 bulan

– Bunga mulai dari 0,06% per hari sesuai hasil evaluasi kredit

Selain itu, pinjaman karyawan ini juga bebas biaya admin saat pencairan sesuai ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan. Meski prosesnya lebih mudah, setiap pengajuan tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah. Pinjaman tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing dan direncanakan dengan matang.

Jika ingin mempelajari opsi pinjaman yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank  di PlayStore atau App Store. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

KAI Daop 2 Bandung Amankan 201 Barang Tertinggal Selama 13 Hari Angkutan Nataru 2025/2026

0

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat telah mengamankan sebanyak 201 barang tertinggal milik pelanggan selama 13 hari masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), terhitung sejak 18 Desember hingga 30 Desember 2025. Barang-barang tersebut ditemukan baik di dalam rangkaian kereta api maupun di stasiun-stasiun wilayah Daop 2 Bandung.

Dari total 201 barang tertinggal tersebut, sebanyak 50 barang telah berhasil diambil kembali oleh pemiliknya, sementara 151 barang lainnya saat ini masih berada dalam pengelolaan layanan Lost and Found KAI Daop 2 Bandung. Barang-barang tersebut diamankan dan tersimpan di pos pengamanan Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, dan Stasiun Banjar.

Adapun barang tertinggal yang diamankan mencakup berbagai jenis, termasuk barang berharga seperti laptop, charger handphone, headset, tas, dompet, pakaian, makanan, serta perlengkapan pribadi lainnya. Seluruh barang yang ditemukan langsung dicatat dan diamankan oleh petugas sesuai dengan prosedur standar yang berlaku.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menyampaikan bahwa pengamanan barang tertinggal ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya di tengah tingginya mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Nataru.

“KAI Daop 2 Bandung senantiasa berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan. Setiap barang tertinggal yang ditemukan akan kami amankan dan kelola secara profesional agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya,” ujarnya.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung menghimbau kepada seluruh penumpang agar selalu menjaga dan memperhatikan barang bawaannya di manapun berada. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal maupun tertukar, baik saat berada di ruang tunggu stasiun, selama perjalanan, maupun ketika turun dari kereta api.

KAI juga menegaskan bahwa barang bawaan yang dibawa oleh penumpang selama perjalanan menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.

Apabila pelanggan merasa kehilangan barang, dapat segera melapor kepada petugas di stasiun atau melalui layanan Contact Center KAI 081-122-233-121, email cs@kai.id, maupun media sosial resmi KAI.

Dengan meningkatnya volume perjalanan selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pelanggan untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga keamanan serta kenyamanan perjalanan menggunakan kereta api.

Strategi Investasi Saham 2026, Berburu Saham Bluechip or Konglo? Begini Kata Founder Mikirduit

0

IHSG memang mencatatkan kenaikan yang sensasional tembus 21 persen untuk pertama kalinya sejak terakhir 2014. Lalu, kenaikan ini menjadi yang tertinggi sejak 2010. Lalu, bagaimana strategi investasi saham ke depannya?

JAKARTA — IHSG mencatatkan rekor setelah  24 kali mencatatkan all time high sepanjang 2025 dengan kenaikan sebesar 21,92 persen. Ini adalah kenaikan tertinggi sejak 2011.

Founder dan CEO Mikirduit Surya Rianto mengatakan, IHSG memang banyak mencatatkan rekor bagus seperti market cap tembus Rp16.000 triliun dan all time high sebanyak 24 kali. Namun, catatannya kenaikan IHSG didorong deretan saham konglomerat yang dulunya tidak likuid, tapi digerakkan naik sehingga market capnya cukup raksasa.

Beberapa saham yang meroket tinggi dan bisa dianggap jadi penopang IHSG antara lain, DSSA, DCII, BRPT, MORA, CUAN, hingga IMPC yang skala market cap jumbo, tapi kenaikan dalam setahun lebih dari 100 persen. Selain itu, kenaikan market cap IHSG juga didorong oleh beberapa IPO jumbo dari CDIA, EMAS, hingga SUPA,” ujarnya.

Euforia saham konglomerat memang mencapai puncaknya pada 2025. Dari Prajogo Pangestu, Bakrie, hingga Happy Hapsoro.

Di sisi lain, saham-saham klasik dengan fundamental oke dan bobot ke IHSG besar seperti big bank, yakni BBCA, BBRI, BMRI, BBNI, hingga ASII mulai tersisih dari top market cap.

BBCA disalip BREN dari posisi nomor satu, BBRI terdepak ke peringkat 5, BMRI ke peringkat 8, TLKM ke-10, dan ASII turun ke-13.

Surya mengingatkan, secara historis, ketika IHSG naik cukup signifikan dalam satu tahun terutama di atas 20 persen. Pada tahun selanjutnya berpotensi koreksi.

Hal itu terjadi pada 2014 ketika IHSG dalam setahun naik 21,71 persen, kemudian di 2015 turun 11,3 persen. Begitu juga pada 2017 ketika IHSG naik 20,14 persen, lalu pada 2018 turun 2,7 persen.

“Intinya, investor harus tetap rasional terhadap harga saham konglomerat yang naik tinggi. Narasi MSCI masih ada, tapi indeks global itu lagi mewacanakan mengubah skema yang lebih ketat untuk saham Indonesia yang diumumkan pada akhir Januari 2026,” ujarnya.

MSCI memang sempat mengutarakan rencana untuk mengubah ketentuan free float di saham Indonesia dengan menggunakan data KSEI, serta mengecualikan free float berbasis perseroan terbatas domestik, serta lainnya. Lalu, berencana memperkata pembulatan saham Indonesia. Pihak IDX sudah memberikan masukkan ke pihak MSCI, tapi pilihan akhir ada di tangan pemilik indeks global tersebut.

Surya menyarankan, investor bisa memantau perkembangan dulu sebelum jor-joran masuk ke pasar saham di 2026.”Bisa menggunakan strategi manajemen risiko dengan masuk bertahap, serta analisis prospek saham-saham yang akan dibeli. Apakah punya momentum jangka menengah atau tidak, serta apakah volatilitasnya sudah terlampau tinggi atau masih dalam tahap wajar,” ujarnya.

Mikirduit juga sudah update analisis saham terbaru serta realisasi kinerja sepanjang 2025 yang ringkasannya bisa diakses di sini , untuk akses full bisa daftar di sini

Dinamika Suku Bunga AS 2026, Tantangan dan Peluang Baru bagi Investor aset Kripto Indonesia

0

Jakarta, 31 Desember 2025 – Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve atau The Fed, kembali menjadi sorotan utama yang menggerakkan arah pasar aset kripto sepanjang tahun ini. Pengaruh kebijakan moneternya diprediksi akan terus membayangi momentum pasar hingga memasuki tahun 2026, 

Sepanjang tahun 2025, The Fed tercatat telah melakukan pemangkasan suku bunga sebanyak tiga kali untuk menjaga stabilitas ekonomi. Langkah terbaru diambil pada pertemuan tanggal 10 Desember lalu, di mana otoritas moneter tersebut memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga ke kisaran 3,5% hingga 3,75%. 

Melihat ke depan, Transisi kepemimpinan di tubuh bank sentral juga menjadi variabel penting yang tidak boleh diabaikan oleh investor. Masa jabatan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed akan segera berakhir pada Mei mendatang, dan Presiden Donald Trump dikabarkan mulai menyaring kandidat pengganti yang cenderung memiliki pandangan dovish atau lebih mendukung suku bunga rendah. 

Untuk awal tahun 2026, perhatian pasar akan tertuju pada pertemuan tanggal 27 dan 28 Januari yang dianggap sangat krusial. Momen ini menjadi kesempatan pertama bagi para gubernur bank sentral untuk memberikan panduan terbaru yang akan menentukan nada pergerakan pasar selama kuartal pertama. 

Bagi investor di Indonesia, ketidakpastian kebijakan The Fed ini menuntut sikap yang lebih waspada namun tetap adaptif. Penurunan suku bunga di Amerika Serikat secara teori akan menguntungkan aset kripto, tetapi jika inflasi kembali melonjak dan memaksa bank sentral menghentikan pemangkasan, pasar bisa mengalami koreksi yang dalam. 

Oleh karena itu, investor lokal perlu terus memantau pergerakan likuiditas global agar tidak terjebak dalam euforia yang berlebihan tanpa dasar data ekonomi yang kuat. Dalam menghadapi ini, Bittime, platform pertukaran aset kripto berizin dan terdaftar memainkan peran penting sebagai jembatan bagi investor tanah air. Bittime secara aktif memberikan edukasi dan informasi terkini mengenai dampak kebijakan ekonomi global terhadap pasar aset kripto lokal. 

Dengan adanya platform yang teregulasi dan informatif, investor Indonesia diharapkan dapat membuat keputusan yang lebih bijak di tengah fluktuasi pasar yang dipicu oleh kebijakan moneter Amerika Serikat, sehingga potensi keuntungan tetap dapat diraih dengan manajemen risiko yang terjaga.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Perkuat Legalitas Aset Negara, KAI Daop 7 Madiun Terima 17 E-Sertifikat Tanah dari BPN Kabupaten Madiun

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus berkomitmen melakukan langkah strategis dalam mengamankan aset negara. Melalui sinergi bersama Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Madiun, KAI Daop 7 Madiun secara resmi menerima 17 E-Sertifikat tanah yang berlokasi di wilayah Kabupaten Madiun.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun terus berkomitmen melakukan langkah strategis dalam mengamankan aset negara. Melalui sinergi bersama Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Madiun, KAI Daop 7 Madiun secara resmi menerima 17 E-Sertifikat tanah yang berlokasi di wilayah Kabupaten Madiun.

Penyerahan sertifikat elektronik ini mencakup total luas lahan mencapai 231.860 m2 dengan estimasi nilai aset sebesar Rp39.224.360.000. Secara rinci, aset-aset tersebut tersebar di tiga wilayah desa, yaitu:

• Desa Sidorejo: 11 Sertifikat

• Desa Sugihwaras: 4 Sertifikat

• Desa Bongsopotro: 2 Sertifikat

Dengan diterimanya 17 dokumen tersebut, KAI Daop 7 Madiun berhasil mencatatkan capaian luar biasa dalam program pensertipikatan aset tahun 2025, yakni sebesar 112% dari target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari menyatakan bahwa penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mengamankan kekayaan negara yang dipercayakan kepada perusahaan.

“Legalitas aset ini sangat penting, tidak hanya untuk kepastian hukum atas kepemilikan lahan, tetapi juga sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan aset negara,” ujar Tohari.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi positif antarlembaga pemerintah, khususnya antara PT KAI dan BPN. Dengan adanya sertifikat resmi, KAI kini memiliki payung hukum yang kuat untuk memitigasi risiko sengketa lahan serta mengoptimalkan pemanfaatan aset demi kepentingan layanan publik.

Ke depannya, KAI Daop 7 Madiun akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh aset negara yang dikelola memiliki legalitas yang sah dan terlindungi dengan baik.

Dukung Smart City dan Mobilitas Perkotaan Modern, KAI Daop 7 Uji Coba Integrasi Ojol di Stasiun Blitar Saat Lonjakan Penumpang Nataru

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat peran strategis perkeretaapian dalam mendukung transformasi kota berbasis teknologi dan layanan publik modern. Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Blitar dalam mewujudkan Smart City, KAI Daop 7 Madiun melakukan uji coba integrasi layanan ojek online (ojol) di area Stasiun Blitar, sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

LITAR, 31 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat peran strategis perkeretaapian dalam mendukung transformasi kota berbasis teknologi dan layanan publik modern. Sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Blitar dalam mewujudkan Smart City, KAI Daop 7 Madiun melakukan uji coba integrasi layanan ojek online (ojol) di area Stasiun Blitar, sebagai bagian dari pengembangan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Langkah ini selaras dengan diterbitkannya Surat Edaran Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin Nomor 30 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Penggunaan Teknologi Informasi di berbagai sektor pelayanan publik, termasuk transportasi.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa Stasiun Blitar kini tidak lagi menjadi zona terbatas bagi transportasi daring. KAI membuka akses bagi layanan berbasis aplikasi guna memberikan kemudahan konektivitas bagi pelanggan kereta api, khususnya pada masa dengan mobilitas masyarakat yang tinggi seperti Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Stasiun Blitar saat ini telah bertransformasi menjadi simpul transportasi modern yang ramah teknologi. Sama halnya dengan terminal, stasiun kini bukan lagi zona terbatas bagi ojek online. Integrasi ini kami lakukan untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan kepastian layanan bagi masyarakat,” ujar Tohari.

Sebagai tahap awal, KAI Daop 7 Madiun bersama salah satu operator transportasi daring melaksanakan masa uji coba (trial) dengan pengaturan titik penjemputan dan pengantaran penumpang langsung di dalam kawasan Stasiun Blitar. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus penumpang tetap terjaga.

Kebijakan ini menjadi semakin relevan seiring dengan tingginya volume penumpang kereta api di Stasiun Blitar selama masa Nataru 2025/2026.

Berdasarkan data sementara periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tercatat:

Penumpang KA Jarak Jauh (KAJJ)

Naik: 13.298 pelanggan

Turun: 14.743 pelanggan

Puncak volume terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 1.017 pelanggan naik dan 1.076 pelanggan turun

Hari biasa: 400–500 pelanggan per hari

Akhir pekan: 600–900 pelanggan per hari

Frekuensi: 27 perjalanan KAJJ per hari

Penumpang KA Lokal Dhoho/Penataran

Hari biasa: 1.500–1.700 pelanggan per hari

Akhir pekan: 1.700–2.000 pelanggan per hari

Puncak Nataru: mencapai hingga 2.400 pelanggan per hari

Frekuensi: 13 perjalanan KA lokal per hari

Data tersebut bersifat dinamis dan masih dapat berubah hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru.

Menurut Tohari, tingginya mobilitas penumpang tersebut menuntut adanya sistem transportasi lanjutan yang mudah diakses, tertib, dan terintegrasi. Kehadiran ojol di dalam stasiun diharapkan dapat memangkas waktu tempuh, mengurangi kepadatan di area luar stasiun, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih seamless bagi pelanggan.

“Integrasi transportasi ini bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga bagian dari komitmen KAI dalam mendukung pengembangan Kota Blitar sebagai kota perdagangan, jasa, dan pariwisata yang modern dan berkelanjutan. Kami ingin kereta api menjadi tulang punggung mobilitas yang terhubung langsung dengan moda lanjutan,” tambahnya.

KAI Daop 7 Madiun optimistis bahwa optimalisasi layanan transportasi berbasis teknologi di Stasiun Blitar dapat menjadi model pengembangan integrasi transportasi perkotaan di wilayah lain, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sektor pariwisata, serta kualitas pelayanan publik secara nasional.

KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Mengalokasikan Waktu Perjalanan Menuju Stasiun Dengan Baik pada 31 Desember 2024

0

KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada seluruh penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Tegal pada tanggal 31 Desember 2025 untuk mengalokasikan waktu perjalanan ke stasiun dengan baik.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau kepada seluruh penumpang kereta api yang akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Tegal pada tanggal 31 Desember 2025 untuk mengalokasikan waktu perjalanan ke stasiun dengan baik.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif menyampaikan bahwa hal tersebut guna mengantisipasi kemacetan jalan, penutupan jalan, dan pengalihan arus lalu lintas agar tetap bisa berangkat naik kereta api sesuai jadwal yang tertera pada tiket.

“Kami mengimbau kepada para penumpang yang akan bepergian pada tanggal 31 Desember 2024, khususnya pada sore hingga malam hari, agar datang lebih awal ke stasiun atau memperhitungkan waktu menuju ke Stasiun dengan baik, khususnya untuk beberapa Stasiun seperti Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan dan Stasiun Tegal,” kata Luqman.

Dengan adanya imbauan ini, KAI Daop 4 berharap tidak ada penumpang yang terlambat dan tertinggal kereta api yang akan dinaikinya.

Untuk memastikan kelancaran perjalanan, KAI Daop 4 Semarang juga mengingatkan penumpang untuk memperhatikan jadwal keberangkatan kereta api yang tertera pada tiket dan memastikan tidak membawa barang bawaan berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan di perjalanan KA.

Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang

Berdasarkan data per pukul 09.00 WIB, volume penumpang kereta api di Daop 4 Semarang pada Rabu (31/12) tercatat sebanyak 40.849 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 22.958 penumpang dan kedatangan sebanyak 17.891 penumpang.

Adapun volume penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada H-1 libur Tahun Baru, Rabu (31/12) adalah sebagai berikut:

1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 5.966 penumpang, datang 5.199 penumpang

2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.904 penumpang, datang 3.888 penumpang

3. Stasiun Tegal: berangkat 2.809 penumpang, datang 2.359 penumpang

4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.536 penumpang, datang 1.672 penumpang

5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.185 penumpang, datang 995 penumpang.

KAI Daop 4 juga menyampaikan bahwa per 31 Desember 2025 pukul 09.00 WIB tiket KA keberangkatan Daop 4 Semarang khususnya dari wilayah Semarang dan Tegal ke beberapa tujuan masih tersedia, berikut rinciannya:

1. Tujuan Jakarta masih 15 ribuan tempat duduk

2. Tujuan Surabaya masih 10 ribuan tempat duduk

3. Tujuan Purwokerto masih 3 ribuan tempat duduk

4. Tujuan Bandung masih 1 ribuan tempat duduk

5. Tujuan Solo masih 1,5 ribuan tempat duduk

Malam Tahun Baru 2026, LRT Sumsel Tambah Perjalanan Hingga Pukul 02.09 Dini Hari

0

Palembang, 31 Desember 2025 – Menyambut malam pergantian tahun baru 2026 banyak dilewatkan masyarakat dengan bepergian ke pusat keramaian yang ada di Kota Palembang. Salah satu pusat keramaian yang biasanya didatangi masyarakat saat malam pergantian tahun baru adalah kawasan Jembatan Ampera, Masjid Agung, Kawasan Monpera, Air Mancur dan pusat keramaian lainnya yang menjadi langganan masyarakat kota Palembang dalam melewati malam tahun baru.

Manager Humas PTKAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan, PTKAI sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan (BPKRSS) melakukan penyesuaian layanan operasional pada masa libur Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 khusus di malam pergantian tahun Selasa 31 Desember 2025, serta di tanggal 1, 2, 3 dan 4 Januari 2026.

“LRT Sumsel selama masa angkutan libur Nataru 2025 menambah 8 perjalanan di tanggal 21dan 25 Desember 2025 menjadi 102 perjalanan, kemudian tanggal 31 Desember 2025 menambah 16 perjalanan, sehingga pelayanan LRT Sumsel yang semula 94 perjalanan menjadi 110 perjalanan khusus di malam pergantian tahun baru, tanggal 31 Desember 2025. Hingga pukul 02.09 WIB pada 1 Januari 2026”, selanjutnya untuk tanggal 1,2,3 dan 4 Januari 2026 LRT Sumsel juga dilakukan penyesuaian perjalanan” , ujar Aida.

Adapun penyesuaian perjalanan LRT Sumsel adalah sebagai berikut:

1. 31 Desember 2025, tambah 16 perjalanan menjadi 110 perjalanan, KA terakhir berangkat dari stasiun DJKA pukul 00.39 tiba di stasiun Asrama Haji pukul 01.20 dan KA terakhir berangkat dari stasiun Asrama Haji pukul 01.27 tiba di stasiun DJKA pukul 02.09

2. Tanggal 1 Januari 2026, tambah 8 perjalanan menjadi 102 perjalanan, KA terakhir berangkat dari stasiun DJKA pukul 21.22 tiba di stasiun Bandara pukul 22.11 dan KA terakhir berangkat dari stasiun Bandara pukul 22.16 tiba di stasiun DJKA pukul 23.03

3. Untuk tanggal 2,3 dan 4 Januari 2026, penyesuaian perjalanan LRT dilakukan dengan menambah volume 8 perjalanan di antara waktu operasional yang telah diatur, dan KA terakhir dari stasiun Bandara tiba di stasiun DJKA pukul 20.43.

Aida juga mengatakan, selain menambah perjalanan LRT, kami juga menyiapkan petugas kami untuk mendukung kelancaran operasional malam tahun baru ini, petugas stasiun, di dalam kereta, petugas keamanan, kebersihan maupun di pusat pengendali siap siaga hingga perjalanan terakhir.

Untuk kenyamanan bersama, kami menghimbau kepada seluruh pengguna LRT Sumsel agar tetap disiplin mengikuti aturan yang berlaku baik di dalam stasiun ataupun di dalam kereta, selain itu dilarang membawa barang yang mudah terbakar seperti kembang api dan petasan, karena untuk keamanan dan kenyamanan bersama, lanjut Aida.

“Sampai minggu terakhir Desember 2025 ini LRT Sumsel telah mengangkut 4.604.794 penumpang dengan rata-rata penumpang harian sebanyak 12.618 penumpang. Diharapkan di tahun 2026 penumpang LRT Sumsel terus meningkat seiring dengan meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi publik khususnya menggunakan LRT Sumsel,” tutup Aida