Beranda blog Halaman 4

Giatkan Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat, Bank Raya Dorong Optimalisasi Program Loyalitas Pelanggan

0

Jakarta, 16  Januari 2026 – Sebagai bank digital BRI Group, Bank Raya terus mendorong inklusi keuangan digital di Indonesia melalui berbagai program menarik. Sebagai bagian dari flagship loyalty program, Raya Poin Flash Sale mengajak nasabah yang telah mengumpulkan poin melalui transaksi dan menabung di Aplikasi Raya untuk ditukarkan ke barang elektronik, maupun voucher belanja. Program ini merupakan bagian dari Program Pesta Raya yaitu program loyalitas nasabah yang berlangsung mulai 8 Agustus 2025 hingga 31 Januari 2026 untuk meningkatkan saldo tabungan dan bertransaksi di Aplikasi Bank Raya. 

Di program Pesta Raya, nasabah berkesempatan meraih hadiah langsung dari penukaran poin untuk mendapatkan berbagai reward menarik seperti Logam Mulia, Smartphone & Tablet, Gadget & Accessories, Home appliances.  Serta, undian hadiah yang akan diundi langsung pada periode akhir program yaitu 1 unit BYD Seal, 2 Motor Listrik Alva Cervo, 3 unit Samsung S25 Ultra dan 100 pemenang untuk Uang berupa Saldo Tabungan senilai Rp1 juta. 

Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan, “Sebagai bank digital kami memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan inklusi keuangan. Hal ini merupakan komitmen kami sebagai digital attacker BRI Group untuk memperkuat posisi kami sebagai bank digital yang terpercaya dan menjadi bagian dari keseharian transaksi finansial para nasabah. Hadirnya loyalty program dan berbagai gimmick menarik di Aplikasi Raya ini akan semakin menambah pengalaman terbaik nasabah ketika bertransaksi perbankan.”

Dengan keunggulan Bank Raya yang berada dalam ekosistem BRI Group dengan jaringan terluas di seluruh Indonesia, Bank Raya terus hadir melengkapi kebutuhan masyarakat dan memungkinkan para pelaku usaha dan komunitas di Indonesia untuk mengakses fitur dan produk yang memudahkan mereka untuk mengelola keuangan personal dan usaha. Beragam fitur dan produk yang ada di Aplikasi Raya memungkinkan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik dalam siklus pengelolaan uang, mulai dari melakukan perencanaan keuangan, mengelola pengeluaran, hingga menabung secara efektif. 

Dengan produk dan fitur di Aplikasi Raya yang semakin komprehensif, tentunya semakin mendorong minat masyarakat dalam bertransaksi dan mengumpulkan Raya Poin. Hingga Desember 2025, total poin nasabah yang tercatat sejumlah 1,5 miliar poin yang dapat ditukarkan hadiah langsung maupun kupon undian di program Pesta Raya. 

Poin didapatkan melalui penambahan saldo dan menjaga saldo di level membership, termasuk transaksi QRIS, transfer BI Fast, transfer online, top up e-wallet, pembelian pulsa prabayar dan  pascabayar, pembayaran PLN, pembelian token listrik dan pembayaran kartu kredit.

“Sebagai digital attacker BRI Group, kami terus berkomitmen untuk berinovasi menyediakan solusi bank digital yang inklusif dan mudah diakses oleh semua lapisan masyarakat, kami membuktikan untuk selalu adaptif dan solutif dalam memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.” tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Long Weekend Libur Isra Mi’raj, KAI Daop 4 Semarang Sediakan 68 Ribuan Tempat Duduk

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyiapkan sebanyak 68.576 ribu tempat duduk kereta api keberangkatan awal Daop 4 atau rata-rata 17 ribuan tempat duduk per hari selama periode long weekend libur Isra Mi’raj pada Kamis, 15 Januari hingga MInggu, 18 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menerangkan bahwa dalam periode tersebut terdapat sebanyak 132 kereta api penumpang keberangkatan awal stasiun Daop 4 Semarang yang akan beroperasi atau rata-rata setiap harinya sebanyak 33 KA.

Sedangkan untuk okupansi keterisian tempat duduk berdasarkan data pada hari ini Kamis (15/1), sudah terjual sebanyak 32.919 tempat duduk selama periode tersebut.

“KAI berharap masyarakat dapat segera merencanakan perjalanannya pada masa libur long weekend ini, karena tiket kereta api pada periode tersebut masih banyak tersedia,” pesan Luqman.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket KA untuk periode libur kali ini, dapat segera melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan berbagai mitra penjualan resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI.

Sementara itu, KAI Daop 4 Semarang juga mencatat volume penumpang yang cukup tinggi pada H-1 libur Isra’ Mi’raj kali ini. Berdasarkan data per pukul 08.00 WIB, pada Kamis (15/1) jumlah keberangkatan penumpang mencapai 16.961 penumpang, sedangkan kedatangan mencapai 18830 penumpang.

Berikut adalah pantauan volume penumpang KA di sejumlah stasiun di wilayah KAI Daop 4 Semarang, per Kamis (15/1) pukul 08.00 WIB:

1. Semarang Tawang: Berangkat 5.653 penumpang, datang 6.958 penumpang

2. Semarang Poncol: Berangkat 4.304 penumpang, datang 4.083 penumpang

3. Pekalongan: Berangkat 1.572 penumpang, datang 1.655 penumpang

4. Tegal: Berangkat 1.978 penumpang, datang 2.281 penumpang

5. Cepu: Berangkat 717 penumpang, datang 873 penumpang

6. Ngrombo: Berangkat 770 penumpang, datang 791 penumpang

7. Pemalang: Berangkat 654 penumpang, datang 815 penumpang

KAI Daop 4 Semarang memperkirakan, hari Minggu (18/1) keberangkatan penumpang di wilayah Daop 4 akan kembali melonjak karena data hingga hari ini sudah menunjukkan volume keberangkatan mencapai 14 ribuan penumpang.

Sedangkan untuk volume kedatangan juga diperkirakan kembali naik pada Minggu (18/1) dengan volume penumpang saat ini mencapai 18.830 penumpang.

“KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran operasional, keselamatan, serta kenyamanan pelanggan selama masa libur panjang ini. Kami juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan mematuhi seluruh ketentuan perjalanan agar perjalanan dapat berjalan aman dan nyaman,” tutup Luqman.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

0

Strategi imbal hasil pasif kripto semakin diminati investor Indonesia seiring pasar yang bergerak lebih hati-hati dan volatilitas yang menurun. Dibanding perdagangan aktif yang menuntut waktu dan toleransi risiko tinggi, pendekatan pasif menawarkan konsistensi dan efisiensi dalam pengelolaan aset. Perubahan ini mencerminkan pendewasaan cara pandang investor yang mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari strategi jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks tersebut, Bybit Indonesia diposisikan sebagai platform kripto tepercaya yang menyediakan solusi passive income dengan fokus pada keamanan, stabilitas sistem, dan perlindungan aset pengguna.

Strategi Imbal Hasil Pasif Kripto Mulai Menggantikan Perdagangan Aktif di Tengah Pasar yang Lebih Hati-Hati

Pasar kripto memasuki fase yang berbeda dibanding siklus sebelumnya. Data volatilitas global menunjukkan pergerakan harga aset kripto utama cenderung lebih stabil dibanding periode ekstrem beberapa tahun lalu. Bagi sebagian investor, kondisi ini justru menjadi sinyal untuk mengevaluasi ulang pendekatan investasi. Di Indonesia, semakin banyak pelaku pasar yang mulai meninggalkan perdagangan aktif berbasis spekulasi jangka pendek dan beralih ke strategi imbal hasil pasif yang dinilai lebih konsisten dan terukur.

Perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Ketidakpastian makroekonomi, pengetatan likuiditas global, serta meningkatnya literasi risiko membuat banyak investor lebih berhati-hati. Perdagangan aktif kini dipahami sebagai strategi yang menuntut waktu, disiplin tinggi, serta toleransi terhadap tekanan psikologis. Di pasar yang bergerak lebih sideways, kesalahan timing sekecil apa pun dapat menggerus imbal hasil secara signifikan.

Dalam konteks tersebut, strategi imbal hasil pasif mulai mendapatkan tempat. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh potensi penghasilan dari aset kripto yang dimiliki tanpa harus terlibat langsung dalam aktivitas trading harian. Fokusnya bergeser dari mengejar pergerakan harga jangka pendek menuju optimalisasi aset yang sudah ada, dengan ekspektasi hasil yang lebih stabil.

Bagi investor yang semakin risk-aware, imbal hasil pasif menawarkan efisiensi yang sulit diabaikan. Strategi ini mengurangi kebutuhan untuk memantau pasar secara terus-menerus, sekaligus membantu menjaga disiplin investasi. Dalam portofolio modern, pendekatan pasif sering dipandang sebagai pelengkap yang seimbang terhadap eksposur aset berisiko, terutama ketika kondisi pasar tidak lagi mendukung volatilitas tinggi.

Di Indonesia, minat terhadap strategi imbal hasil pasif juga mencerminkan pendewasaan cara pandang terhadap aset kripto. Investor mulai menempatkan kripto sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka menengah hingga panjang, bukan semata instrumen spekulatif. Hal ini mendorong permintaan terhadap produk dan platform yang mampu menyediakan akses passive income dengan tingkat keamanan yang memadai.

Namun, strategi pasif tidak lepas dari tantangan. Risiko utama justru terletak pada kualitas platform yang digunakan. Tanpa infrastruktur yang kuat, produk imbal hasil pasif berpotensi menimbulkan risiko operasional yang tidak disadari investor. Karena itu, faktor keamanan sistem, transparansi mekanisme, serta stabilitas teknologi menjadi penentu utama dalam memilih platform passive income kripto.

Di tengah meningkatnya kebutuhan tersebut, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai platform kripto yang mendukung strategi imbal hasil pasif dengan pendekatan yang berfokus pada keamanan dan keandalan. Infrastruktur yang stabil dan sistem keamanan berlapis menjadi fondasi dalam menyediakan layanan passive income kripto, sehingga investor dapat mengelola aset dengan tingkat kenyamanan yang lebih tinggi.

Pendekatan ini sejalan dengan perubahan ekspektasi investor saat ini. Alih-alih mengejar imbal hasil agresif, banyak investor lebih memilih konsistensi dan perlindungan aset. Platform dengan reputasi kuat dan sistem yang teruji cenderung lebih dipercaya untuk mendukung strategi pasif, terutama bagi investor yang ingin mengurangi eksposur terhadap risiko yang tidak perlu.

Strategi imbal hasil pasif juga dipandang sebagai cara untuk menjaga keseimbangan portofolio di tengah pasar yang lebih hati-hati. Dengan mengkombinasikan kepemilikan aset kripto dan pendekatan pasif, investor dapat tetap terlibat dalam ekosistem kripto tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fluktuasi harga harian. Hal ini memberikan ruang bagi pengambilan keputusan yang lebih rasional dan berjangka panjang.

Ke depan, tren pergeseran dari perdagangan aktif ke strategi imbal hasil pasif diperkirakan akan terus berlanjut. Seiring meningkatnya kesadaran akan manajemen risiko dan pentingnya infrastruktur yang kuat, investor akan semakin selektif dalam memilih platform dan produk. Dalam lanskap ini, strategi pasif tidak lagi dipandang sebagai opsi sekunder, melainkan bagian integral dari evolusi investasi kripto di Indonesia.

Pendewasaan pasar kripto membawa perubahan pada cara investor membangun portofolio. Fokus tidak lagi semata pada kecepatan dan agresivitas, tetapi pada keberlanjutan dan ketahanan strategi. Dengan dukungan platform yang aman dan andal, strategi imbal hasil pasif berpotensi menjadi salah satu pilar utama dalam fase baru ekosistem kripto Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Aset Emas Digital Menjadi Opsi Baru Investor untuk Diversifikasi Aset

0

Emas digital semakin dilirik investor Indonesia sebagai alternatif diversifikasi aset di tengah ketidakpastian global dan volatilitas pasar. Didukung teknologi blockchain, emas digital menawarkan akses ke nilai emas fisik dengan fleksibilitas dan transparansi yang lebih tinggi dibanding instrumen konvensional. Perdagangan spot memungkinkan kepemilikan aset secara langsung dengan risiko yang lebih terukur, menjadikannya relevan bagi strategi jangka menengah hingga panjang. Dalam konteks ini, Bybit Indonesia diposisikan sebagai exchange kripto tepercaya yang menyediakan perdagangan spot XAUT dengan infrastruktur yang aman, stabil, dan mendukung kebutuhan investor modern.

Aset Emas Digital Menjadi Opsi Baru Investor untuk Diversifikasi Aset

Ketidakpastian global kembali mendorong investor mencari perlindungan nilai. Inflasi yang masih fluktuatif, tensi geopolitik, serta pergerakan pasar keuangan yang sulit diprediksi membuat strategi diversifikasi aset semakin relevan. Dalam konteks ini, emas kembali mendapat perhatian, tidak hanya dalam bentuk konvensional, tetapi juga sebagai aset digital berbasis blockchain yang menawarkan fleksibilitas lebih tinggi bagi investor modern.

Secara historis, emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang relatif stabil saat pasar bergejolak. Namun, keterbatasan likuiditas, biaya penyimpanan, dan aksesibilitas membuat emas fisik tidak selalu praktis bagi semua investor. Perkembangan teknologi blockchain menghadirkan alternatif baru melalui tokenisasi emas, yang memungkinkan kepemilikan nilai emas fisik dalam bentuk aset digital yang dapat diperdagangkan secara efisien di pasar kripto.

Emas digital menjadi jembatan antara aset tradisional dan ekosistem kripto. Nilainya tetap mengacu pada harga emas fisik, tetapi ditransaksikan dengan mekanisme yang lebih transparan dan cepat. Bagi investor yang ingin menyeimbangkan eksposur antara aset berisiko dan defensif, emas digital menawarkan pendekatan yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar saat ini.

Minat terhadap emas digital tidak terlepas dari perubahan perilaku investor. Semakin banyak pelaku pasar yang tidak lagi mengejar volatilitas semata, melainkan mencari stabilitas dan perlindungan nilai jangka menengah hingga panjang. Dalam strategi diversifikasi, emas digital berperan sebagai penyeimbang portofolio, terutama ketika aset berisiko seperti saham atau kripto mengalami tekanan.

Perdagangan spot menjadi pendekatan yang paling relevan dalam konteks ini. Dengan spot trading, investor memiliki aset secara langsung tanpa leverage, sehingga risiko dapat dikelola dengan lebih terukur. Transparansi harga dan kepemilikan aset yang jelas membuat perdagangan spot emas digital semakin menarik, terutama bagi investor yang mengutamakan kontrol dan kejelasan dalam pengelolaan portofolio.

Salah satu aset emas digital yang mulai mendapat perhatian adalah XAUT, token emas berbasis blockchain yang merepresentasikan kepemilikan emas fisik. XAUT menawarkan kemudahan akses ke nilai emas global tanpa harus berhadapan dengan kompleksitas logistik emas konvensional. Bagi investor kripto, aset ini memberikan eksposur terhadap emas tanpa harus keluar dari ekosistem digital yang sudah mereka pahami.

Di Indonesia, tren ini berkembang seiring meningkatnya literasi investasi dan kematangan pasar kripto. Investor semakin kritis dalam memilih instrumen dan platform, tidak hanya melihat potensi imbal hasil, tetapi juga faktor keamanan dan stabilitas sistem. Hal ini membuat kualitas infrastruktur perdagangan menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan, khususnya untuk aset defensif seperti emas digital.

Dalam lanskap tersebut, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai exchange kripto yang mendukung trading spot XAUT dengan pendekatan yang berfokus pada keamanan dan keandalan sistem. Infrastruktur perdagangan dirancang untuk memberikan pengalaman transaksi yang stabil, sementara sistem keamanan berlapis diterapkan untuk melindungi aset pengguna. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan investor yang memanfaatkan emas digital sebagai bagian dari strategi diversifikasi, bukan instrumen spekulatif jangka pendek.

Likuiditas juga menjadi faktor penting dalam perdagangan emas digital. Pasar yang likuid membantu menjaga efisiensi harga dan meminimalkan selisih transaksi, terutama bagi investor yang mengelola portofolio dalam skala tertentu. Dengan infrastruktur yang mendukung perdagangan spot secara optimal, investor dapat mengakses emas digital dengan lebih percaya diri di tengah dinamika pasar.

Meningkatnya adopsi emas digital mencerminkan pergeseran cara pandang terhadap investasi di era digital. Investor tidak lagi memisahkan aset tradisional dan kripto secara kaku, tetapi mulai mengkombinasikan keduanya untuk membangun portofolio yang lebih seimbang. Emas digital hadir sebagai solusi yang relevan dalam pendekatan tersebut, menggabungkan stabilitas nilai dengan fleksibilitas teknologi.

Ke depan, peran emas digital dalam strategi diversifikasi diperkirakan akan semakin menguat. Di tengah ketidakpastian global yang belum sepenuhnya mereda, investor cenderung mencari instrumen yang mampu menjaga nilai tanpa mengorbankan efisiensi. Dengan dukungan infrastruktur perdagangan spot yang aman dan andal, emas digital berpotensi menjadi bagian penting dari lanskap investasi Indonesia yang terus berkembang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Infrastruktur Perdagangan Spot Semakin Diminati di Tengah Pendewasaan Pasar Kripto Indonesia

0

Pasar kripto Indonesia menunjukkan pendewasaan seiring meningkatnya minat investor terhadap perdagangan spot yang dinilai lebih transparan dan terukur dari sisi risiko. Di tengah volatilitas global dan meningkatnya literasi investor, kualitas infrastruktur trading menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan pasar. Stabilitas sistem, keamanan, dan likuiditas kini menjadi standar baru bagi exchange kripto. Dalam konteks ini, Bybit Indonesia diposisikan sebagai platform perdagangan spot yang aman dan andal, dengan infrastruktur yang dirancang untuk mendukung kebutuhan investor yang semakin mengutamakan kepastian operasional dan pengelolaan aset jangka menengah hingga panjang.

Infrastruktur Perdagangan Spot Semakin Diminati di Tengah Pendewasaan Pasar Kripto Indonesia

Pasar kripto Indonesia menunjukkan tanda-tanda pendewasaan yang semakin jelas. Jika beberapa tahun lalu perhatian investor lebih banyak tertuju pada volatilitas tinggi dan instrumen berisiko, kini pendekatan yang lebih terukur mulai mengambil alih. Secara global, perdagangan spot terus mendominasi aktivitas pasar kripto, terutama ketika kondisi pasar bergerak lebih stabil. Tren ini juga terasa di Indonesia, seiring meningkatnya kesadaran investor akan pentingnya manajemen risiko dan keamanan aset.

Perubahan perilaku tersebut tidak terlepas dari situasi makroekonomi global yang penuh ketidakpastian serta meningkatnya literasi investor kripto. Banyak pelaku pasar kini lebih berhati-hati, memilih strategi yang memberikan kepemilikan aset secara langsung dan transparansi harga yang jelas. Perdagangan spot kembali dipandang sebagai fondasi utama, bukan sekadar alternatif, karena memungkinkan investor mengelola portofolio tanpa tekanan leverage atau risiko likuidasi otomatis.

Di balik meningkatnya minat terhadap perdagangan spot, kualitas infrastruktur trading menjadi sorotan utama. Investor tidak lagi hanya mempertimbangkan biaya transaksi atau banyaknya aset yang tersedia, tetapi juga bagaimana sebuah platform menjaga stabilitas sistem dan melindungi dana pengguna. Infrastruktur yang andal kini dipahami sebagai faktor krusial dalam membangun kepercayaan, terutama di pasar yang masih berkembang seperti Indonesia.

Sistem matching engine yang stabil, keamanan berlapis, serta kemampuan platform untuk tetap beroperasi optimal di tengah lonjakan volume transaksi menjadi standar yang semakin diharapkan. Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, gangguan teknis atau keterlambatan eksekusi dapat berdampak langsung pada keputusan investasi. Karena itu, exchange dengan fondasi teknologi yang kuat cenderung lebih dipercaya oleh investor yang mengutamakan konsistensi dan kepastian operasional.

Perdagangan spot kripto juga menawarkan kejelasan yang semakin dicari oleh investor. Harga terbentuk secara natural berdasarkan mekanisme pasar, tanpa kompleksitas produk turunan. Bagi investor yang mulai memandang kripto sebagai aset jangka menengah hingga panjang, transparansi ini menjadi nilai penting. Pendekatan tersebut sejalan dengan pergeseran mindset dari spekulasi cepat menuju pengelolaan aset yang lebih disiplin.

Di Indonesia, pendewasaan pasar kripto turut didorong oleh lingkungan regulasi yang semakin jelas. Kerangka pengawasan yang lebih terstruktur mendorong pelaku industri untuk meningkatkan standar operasional mereka. Dampaknya terasa pada kualitas layanan exchange, mulai dari sistem keamanan hingga keandalan teknologi. Investor pun menjadi lebih kritis dalam menilai platform, tidak lagi terpaku pada tren atau promosi semata.

Dalam lanskap ini, Bybit Indonesia memposisikan diri sebagai exchange crypto yang menitikberatkan kekuatan infrastruktur perdagangan spot. Fokus pada keamanan sistem dan stabilitas platform menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan investor yang semakin risk-aware. Dengan likuiditas yang dalam dan sistem keamanan berlapis, Bybit Indonesia berupaya menyediakan lingkungan trading spot yang aman dan efisien bagi pengguna di Indonesia.

Keandalan infrastruktur menjadi relevan seiring meningkatnya partisipasi investor dengan pendekatan yang lebih matang. Bagi segmen ini, pengalaman trading bukan hanya soal kemudahan penggunaan, tetapi juga konsistensi performa platform dalam berbagai kondisi pasar. Stabilitas sistem dan kecepatan eksekusi menjadi elemen penting dalam mendukung pengambilan keputusan yang rasional dan terukur.

Meningkatnya minat terhadap infrastruktur perdagangan spot mencerminkan perubahan ekspektasi jangka panjang terhadap industri kripto. Investor mulai melihat kripto sebagai bagian dari portofolio yang membutuhkan fondasi yang solid, bukan sekadar peluang spekulatif. Exchange yang mampu menjawab kebutuhan tersebut berpotensi memainkan peran penting dalam membentuk ekosistem kripto yang lebih sehat.

Ke depan, tren ini diperkirakan akan terus berlanjut. Seiring bertambahnya investor yang mengedepankan keamanan dan transparansi, permintaan terhadap platform dengan infrastruktur kuat akan semakin meningkat. Infrastruktur perdagangan spot kini tidak lagi berada di balik layar, tetapi menjadi indikator utama kepercayaan dan kedewasaan pasar kripto Indonesia.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Okupansi Tinggi Saat Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Divre IV Tanjungkarang Pastikan Layanan Tetap Optimal dan Aman

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang memastikan seluruh layanan perjalanan kereta api tetap berjalan optimal,
aman, dan lancar di tengah tingginya volume penumpang selama libur panjang
peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada periode 16–18 Januari 2026.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa untuk
menghadapi tingginya tingkat okupansi penumpang, KAI Divre IV Tanjungkarang
telah menyiapkan berbagai langkah kesiapan secara menyeluruh. Upaya tersebut
meliputi optimalisasi operasional perjalanan kereta api, kesiapan sarana dan
prasarana, serta peningkatan kesiapsiagaan sumber daya manusia di seluruh lini
pelayanan, baik di stasiun maupun di atas kereta.

Selain aspek pelayanan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga
secara konsisten mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Hal
ini dilakukan melalui peningkatan pengawasan operasional, perawatan rutin
sarana dan prasarana, serta pemeriksaan berkala terhadap kesiapan lokomotif dan
rangkaian kereta sebelum dioperasikan.

KAI juga memperkuat koordinasi dengan para pemangku
kepentingan terkait, termasuk aparat keamanan, pemerintah daerah, serta unsur
terkait lainnya, guna memastikan seluruh perjalanan kereta api selama masa
libur panjang berjalan aman, lancar, dan terkendali.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik
kepada pelanggan, khususnya pada periode dengan mobilitas masyarakat yang
tinggi seperti libur panjang. Keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap
menjadi prioritas utama KAI,” ujar Zaki.

Melalui berbagai langkah tersebut, KAI Divre IV
Tanjungkarang berharap dapat terus memperkuat kepercayaan masyarakat serta
peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang andal, efisien, dan
berkelanjutan, sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama momen
libur nasional.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 2 Bandung Siapkan 67.410 Tempat Duduk Hadapi Libur Panjang Isra’ Mi’raj 2026

0

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur panjang peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H yang berlangsung selama 5 hari, mulai 15 hingga 19 Januari 2026.

Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan sebanyak 25 perjalanan Kereta Api (KA) reguler yang melayani keberangkatan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 2 Bandung menuju sejumlah kota tujuan favorit pelanggan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI berkomitmen memberikan layanan optimal kepada masyarakat selama periode libur panjang tersebut.

“Untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan pada libur panjang Isra’ Mi’raj, KAI Daop 2 Bandung telah menyiapkan operasional KA secara optimal, termasuk penambahan rangkaian pada KA tertentu guna meningkatkan kapasitas angkut. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini agar dapat memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan,” ujar Kuswardojo.

Selain mengoperasikan KA reguler, KAI Daop 2 Bandung juga melakukan penambahan kapasitas angkut melalui penambahan rangkaian berupa 2 kereta kelas eksekutif pada beberapa perjalanan KA jarak jauh, yaitu:

* KA (68) Malabar untuk keberangkatan tanggal 15, 16, 17, dan 18 Januari 2026, serta

* KA (135) Parahyangan untuk keberangkatan tanggal 17, 18, dan 19 Januari 2026.

Dengan pengoperasian KA reguler serta penambahan rangkaian tersebut, total tempat duduk yang disediakan mencapai 67.410 kursi untuk keberangkatan dari wilayah Daop 2 Bandung selama masa libur panjang Isra’ Mi’raj.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau pelanggan untuk membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, maupun mitra penjualan resmi lainnya. Pelanggan diharapkan hadir lebih awal di stasiun serta memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar.

KAI terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia demi mendukung kelancaran transportasi masyarakat selama momen libur panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Satu Pekerjaan di Era Serba Hustle, Masih Masuk Akal atau Sudah Ketinggalan Zaman?

0

Di media sosial, narasi bekerja terdengar seragam. Banyak orang terlihat punya lebih dari satu sumber penghasilan. Pagi kerja kantoran, malam freelance, akhir pekan buka usaha kecil. Istilah side hustle terdengar akrab dan seolah menjadi standar baru. 

Di tengah arus ini, wajar jika muncul pertanyaan, apakah tidak apa apa hanya punya satu pekerjaan di era sekarang? Apakah kita perlu cari uang tambahan? 

Pertanyaan ini tidak sederhana bagaimana cara dapat uang tambahan karena menyentuh banyak aspek hidup. Keuangan, kesehatan mental, waktu, dan tujuan hidup ikut terlibat. Jawabannya juga tidak hitam putih. 

Kenapa Banyak Orang Punya Lebih dari Satu Pekerjaan

Alasan paling umum tentu soal penghasilan. Biaya hidup meningkat, kebutuhan bertambah, dan satu gaji kadang terasa pas pasan. Pekerjaan tambahan dianggap sebagai cara memperluas ruang gerak finansial.

Selain itu, ada dorongan aktualisasi diri. Banyak orang menjalani pekerjaan utama sambil mengembangkan minat lain. Ada yang menulis, berjualan, atau membangun brand pribadi. Di titik ini, pekerjaan tambahan bukan semata soal uang, tapi juga kepuasan.

Realita Memiliki Satu Pekerjaan Penuh Waktu

Memiliki satu pekerjaan penuh waktu masih menjadi pilihan yang valid. Tidak semua orang berada di fase atau kondisi yang memungkinkan untuk membagi fokus. Pekerjaan utama sering sudah menyita energi, waktu, dan tanggung jawab.

Ada pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi dan jam kerja panjang. Dalam situasi ini, memaksakan pekerjaan tambahan justru bisa berdampak buruk. Kelelahan kronis, stres, dan menurunnya kualitas hidup sering muncul tanpa disadari.

Stabilitas Juga Punya Nilai

Satu pekerjaan dengan penghasilan stabil, jenjang karier jelas, dan lingkungan kerja yang sehat memberi rasa aman. Stabilitas ini sering memberi ruang untuk merencanakan hidup dengan lebih tenang.

Kamu bisa fokus mengembangkan keahlian, meningkatkan performa, dan membangun reputasi profesional. Dalam jangka panjang, satu pekerjaan yang dikelola dengan serius bisa membuka peluang lebih besar dibanding banyak pekerjaan yang dijalani setengah setengah.

Kapan Satu Pekerjaan Sudah Cukup

Satu pekerjaan bisa dianggap cukup jika kebutuhan dasar terpenuhi, keuangan terkelola, dan hidup terasa seimbang. Jika kamu masih bisa menabung, punya waktu istirahat, dan merasa berkembang, itu tanda kondisi sedang sehat.

Pekerjaan tidak harus banyak untuk disebut berhasil. Yang lebih penting adalah keberlanjutan. Hidup yang bisa dijalani dalam jangka panjang tanpa mengorbankan kesehatan punya nilai yang besar.

Kapan Pekerjaan Tambahan Mulai Relevan

Ada juga fase di mana pekerjaan tambahan terasa relevan. Misalnya saat kamu ingin mengejar target keuangan tertentu, membangun usaha, atau mengembangkan minat yang berpotensi menjadi sumber penghasilan.

Kuncinya ada pada perencanaan. Pekerjaan tambahan sebaiknya punya tujuan jelas dan batas yang sehat. Tanpa itu, beban justru bisa menumpuk. Pilihan ini tidak lebih tinggi atau lebih rendah dari satu pekerjaan. Ia hanya berbeda sesuai fase hidup.

Mengelola Keuangan Tetap Jadi Kunci

Apapun pilihanmu, pengelolaan keuangan tetap memegang peran utama. Satu pekerjaan dengan pengelolaan keuangan yang baik sering lebih kuat dibanding banyak pekerjaan tanpa kontrol yang jelas.

Memisahkan keuangan pribadi dan aktivitas tambahan membantu kamu melihat kondisi dengan lebih objektif. Di sinilah alat keuangan yang tepat menjadi relevan.

Peran Neo Bisnis di neobank untuk Aktivitas Transaksi

Bagi kamu yang menjalani satu pekerjaan utama namun punya aktivitas sampingan kecil, atau bahkan hanya ingin mengelola keuangan dengan lebih rapi, Neo Bisnis di neobank dari Bank Neo Commerce bisa menjadi opsi praktis.

Neo Bisnis membantu kamu melakukan transaksi dengan lebih terstruktur. Pemasukan dan pengeluaran bisa dipantau secara terpisah, sehingga arus keuangan terasa lebih jelas. Proses transaksi yang digital dan praktis memudahkan pengelolaan tanpa menambah beban.

Nikmati juga kemudahan layanan QRIS neobank untuk transaksi usaha. Cara bikin QRIS di neobank pun mudah. Aktifkan rekening Neo Bisnis dengan geser dari akun personal ke akun bisnis, isi data, lalu aktivasi QRIS Neo Bisnis. Nikmati pencairan uang usaha 3x sehari termasuk akhir pekan dan tanggal merah sebelum jam14.00 WIB, transfer antarbank 90x, dan bunga kompetitif. 

Klik link Neo Bisnis untuk info lengkap dan terbaru mengenai Neo Bisnis.

Jika ingin mempelajari fitur Neo Bisnis dan QRIS yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store dan sekarang.  

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Antusiasme Tinggi, Penjualan Tiket KA Rajabasa dan Kualastabas Tembus 9.957 Selama Libur Panjang Isra Mikraj

0

Seiring dengan libur panjang peringatan Isra Mikraj Nabi
Muhammad SAW 1447 H yang jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, PT Kereta Api
Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat tingginya
antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan transportasi kereta api.
Tingginya minat tersebut terlihat dari penjualan tiket KA Rajabasa dan KA
Kualastabas yang mengalami lonjakan signifikan selama periode libur panjang.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa selama
periode 16 hingga 18 Januari 2026, KAI Divre IV Tanjungkarang menyediakan 6.384
tempat duduk pada layanan KA Rajabasa relasi Tanjungkarang–Kertapati dan KA
Kualastabas relasi Tanjungkarang–Baturaja. Dari kapasitas tersebut, tercatat 9.957
tiket telah terjual, yang menunjukkan tingginya tingkat pemanfaatan layanan
kereta api oleh masyarakat.

“Tingginya penjualan tiket pada momentum libur panjang Isra
Mikraj ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat,
khususnya untuk perjalanan jarak menengah dan jauh. Faktor keamanan,
kenyamanan, keterjangkauan tarif, serta ketepatan waktu menjadi alasan utama
masyarakat memilih moda transportasi kereta api,” ujar Zaki.

Ia menambahkan bahwa peningkatan volume penumpang pada
periode libur panjang merupakan tren yang konsisten terjadi, seiring dengan
meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Hal ini juga menjadi
indikator bahwa peran kereta api sebagai transportasi publik semakin strategis
dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada momen libur nasional dan
long weekend.

KAI Divre IV Tanjungkarang mengimbau masyarakat untuk
merencanakan perjalanan dengan kereta api sejak jauh hari dan melakukan
pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id,
maupun kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Imbauan ini
disampaikan mengingat ke depan masih terdapat beberapa momentum libur panjang
yang berpotensi meningkatkan volume penumpang secara signifikan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI Bahas Sinergi Transportasi Terintegrasi, Termasuk Layanan bagi Pegawai KAI

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang melaksanakan pertemuan dengan Perum DAMRI sebagai upaya
memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pengembangan layanan transportasi
publik yang terintegrasi di wilayah Lampung, termasuk untuk mendukung mobilitas
pegawai KAI.

Pertemuan tersebut membahas berbagai potensi kerja sama
strategis, baik dalam mendukung konektivitas antarmoda antara layanan kereta
api dan angkutan jalan bagi masyarakat umum, maupun dalam penyediaan layanan
transportasi yang lebih efektif dan efisien bagi pegawai KAI dalam mendukung
kelancaran operasional perusahaan.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi
Regional IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, menyampaikan bahwa
kolaborasi antara KAI dan DAMRI diharapkan dapat memberikan manfaat ganda,
tidak hanya bagi pelanggan kereta api, tetapi juga bagi pegawai KAI sebagai
bagian dari upaya peningkatan layanan internal perusahaan.

“Sinergi antara KAI dan DAMRI ini diharapkan mampu
menghadirkan solusi transportasi yang terintegrasi, baik untuk mendukung
mobilitas masyarakat maupun untuk menunjang kebutuhan transportasi pegawai KAI
agar lebih aman, nyaman, dan efisien,” ujar Zaki.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga mendiskusikan
peluang integrasi layanan, penguatan konektivitas first mile dan last mile,
serta skema layanan transportasi pegawai yang terjadwal dan terkoordinasi
dengan operasional kereta api.

KAI Divre IV Tanjungkarang dan DAMRI sepakat bahwa
kolaborasi antarmoda merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan efektivitas
layanan transportasi, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mendorong
penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan.

Melalui pertemuan ini, KAI Divre IV Tanjungkarang berharap
sinergi dengan DAMRI dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan, sehingga
mampu memberikan nilai tambah, baik bagi pelanggan, pegawai, maupun perusahaan
secara keseluruhan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES