Beranda blog Halaman 4

Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026

0

Tahun ini diawali dengan situasi geopolitik dan ekonomi dari dalam negeri dan luar negeri yang menyebabkan arah market tidak menentu, Nanovest menyelenggarakan “Golden Hours” dimana sesi pre-iftar ini dihadiri oleh  pakar finansial yang sudah mempunyai pengalaman di bidang investasi, berbagai komunitas melek finansial, serta rekan media dengan harapan acara ini dapat memberikan insight menarik terkait strategi investasi jangka panjang di 2026.

Diselenggarakan di Kyro, Pacific Place, acara ini menggabungkan suasana Ramadhan yang hangat dengan diskusi ekonomi ringan namun relevan. Pada sesi “Golden Hours” ini pembicara akan membahas mengenai kondisi market hingga investasi apa saja yang akan menjadi spotlight di tahun 2026 ini. Nanovest melihat Ramadhan sebagai momentum refleksi, tidak hanya secara spiritual tetapi juga finansial. Di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, literasi investasi menjadi semakin penting agar masyarakat dapat membangun keputusan keuangan yang lebih bijak serta menyusun kembali strategi investasi yang tepat sesuai dengan profil masing-masing.

Sepanjang 2025, platform Nanovest mencatat pertumbuhan signifikan, baik dari sisi pengguna maupun aktivitas transaksi. Tercatat adanya kenaikan Trading Volume hingga ~70% (YoY) dengan total lebih dari 1,1 juta pengguna yang telah terverifikasi (KYC). Pertumbuhan ini didukung oleh peluncuran berbagai produk inovatif Nanovest yang berfokus ke Web 3 seperti IDDB, Crypto Staking, Gadai Digital, dan Web 3 Trading. Namun di saat yang sama, perilaku investor mulai berubah.

Menurut Jovita Widjaja, CMO Nanovest, tahun 2026 bukan lagi era mengejar keuntungan instan. “Kami melihat perubahan pola pikir investor, terutama generasi muda. Fokusnya bukan lagi sekadar mencari investasi yang cepat naik, tetapi bagaimana membangun portofolio yang sehat dan bertahan dalam berbagai kondisi pasar yang penuh ketidakpastian. Maka dari itu Golden Hours bisa memberikan insight menarik yang relevan sehingga investor dapat menyusun strategi yang tepat dari pakar-pakar financial yang hadir menemani para participant.”

Pandangan tersebut sejalan dengan kondisi industri yang mulai bergerak menuju pendekatan investasi lebih disiplin. Tjoe Ay, CMO Jarvis Asset Management, menambahkan, “Money Kalau untuk IHSG di tahun 2026 kita harus tetap melihat money flow di market. Kita expect Money flow dari institusi seperti dapen, insurance dan BPJS ditingkatkan, kalau institution flow meningkat maka saham fundamental akan mendapatkan more money flow. Jadi 2026, saham fundamental boleh di liDiskusi panel bersama Tjoe Ay, CMO Jarvis Asset Management dan Jason Nathanael, Investment Expert menyoroti bahwa pasar mulai memasuki fase yang lebih selektif. Investor didorong untuk memahami fundamental, bukan sekadar mengikuti tren.

Dalam sesi Market Talks, para pembicara memaparkan bahwa tahun 2026 akan menjadi periode kedewasaan pasar:

Saham AS & Sektor Potensial: Sektor finansial (JPMorgan, Visa, Mastercard) dan teknologi (NVIDIA, Microsoft) diprediksi tetap menjadi motor pertumbuhan melalui monetisasi nyata AI dan normalisasi aktivitas ekonomi.

Kebangkitan Emas: Emas diproyeksikan tetap kuat (higher for longer) sebagai aset safe haven utama, didukung oleh kebijakan pelonggaran Federal Reserve dan inisiatif global seperti “Project Vault”. 

Lonjakan minat investasi masyarakat Indonesia semakin terlihat dari pertumbuhan jumlah investor saham domestik yang terus mencetak rekor baru. Di tengah volatilitas perdagangan IHSG yang tinggi, investor lokal mulai memperluas wawasan mereka dengan melirik saham Amerika Serikat sebagai alternatif investasi. Menjawab kebutuhan tersebut, Nanovest sebagai platform investasi aset digital dengan pilihan saham Amerika Serikat terlengkap menyediakan akses ke koleksi saham AS yang komprehensif sehingga pengguna dapat membangun portofolio saham AS dengan nyaman dalam satu aplikasi. 

Kombinasi antara aset pertumbuhan dan aset stabil dipandang sebagai strategi paling relevan, khususnya bagi Gen Z dan milenial yang mulai merencanakan keuangan jangka panjang.

Jason Nathanael, Investment Expert, menjelaskan, “Portofolio ideal ke depan bukan lagi soal memilih satu aset terbaik, melainkan mengkombinasikan beberapa peran aset. Aset pertumbuhan menangkap peluang ekonomi baru, sementara aset defensif menjaga daya beli. Investor muda justru punya keunggulan waktu, sehingga strategi seimbang sejak awal akan jauh lebih berdampak dalam jangka panjang.”

Melalui inisiatif Golden Hours, Nanovest menegaskan perannya bukan hanya sebagai platform investasi, tetapi sebagai partner finansial bagi semua generasi. Nanovest kedepannya akan fokus untuk menghadirkan edukasi investasi yang mudah dipahami, relevan, dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari—mulai dari generasi muda yang baru memulai perjalanan finansial hingga generasi yang lebih matang dalam membangun dan melindungi asetnya. Dengan pendekatan yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan lintas generasi, Nanovest berkomitmen memperkuat literasi keuangan nasional serta dorongan masyarakat Indonesia untuk dapat berinvestasi secara bijak dan berkelanjutan.

Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk memulai kebiasaan baru, tidak hanya menahan diri dalam konsumsi, tetapi juga mulai membangun masa depan finansial secara sadar. Karena waktu terbaik memulai investasi bukan saat pasar sempurna, melainkan saat kita memahami tujuan kita.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

KAI Daop 9 Jember Hadirkan Kereta Eksekutif pada KA Logawa: Perjalanan Ketapang – Purwokerto Kini Semakin Mewah dan Nyaman

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali melakukan terobosan untuk meningkatkan standar pelayanan bagi pelanggan setianya. Mulai 6 Maret 2026, KA Logawa relasi Ketapang – Purwokerto (PP) akan tampil dengan wajah baru melalui pembaruan sarana yang lebih modern dan berkelas.

Jember, 2 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember kembali melakukan terobosan untuk meningkatkan standar pelayanan bagi pelanggan setianya. Mulai 6 Maret 2026, KA Logawa relasi Ketapang – Purwokerto (PP) akan tampil dengan wajah baru melalui pembaruan sarana yang lebih modern dan berkelas.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen KAI dalam kampanye “Semakin Melayani”, di mana KA Logawa yang sebelumnya hanya melayani kelas Ekonomi Premium, kini bertransformasi menjadi rangkaian campuran yang menghadirkan 2 Kereta Eksekutif Stainless Steel dan 6 Kereta Ekonomi Premium Stainless Steel.

Pembaruan ini bukan sekadar pergantian kursi. Peningkatan kualitas pelayanan diwujudkan melalui penggunaan interior stainless steel generasi terbaru yang dirancang lebih modern dan elegan. Material ini tidak hanya estetis, tetapi juga lebih kedap suara, sehingga menciptakan suasana kabin yang lebih tenang sepanjang perjalanan. Selain itu, kenyamanan suhu ruangan juga ditingkatkan melalui dukungan sistem AC yang lebih optimal untuk memastikan kesegaran penumpang dari stasiun keberangkatan hingga tujuan.

Adapun rincian kapasitas tempat duduk (TD) pada rangkaian baru KA Logawa adalah sebagai berikut:

Kelas Eksekutif: Tersedia 100 Tempat Duduk (terdiri dari 2 kereta eksekutif).

Kelas Ekonomi Premium: Tersedia 480 Tempat Duduk (terdiri dari 6 kereta ekonomi premium).

Total Kapasitas: 580 Tempat Duduk dalam satu rangkaian perjalanan.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan strategi KAI untuk merespons kebutuhan pelanggan yang beragam.

“Perubahan stamformasi pada KA Logawa ini bertujuan untuk memberikan pilihan kelas yang lebih fleksibel kepada masyarakat, disesuaikan dengan kebutuhan perjalanan serta daya beli pelanggan. Kami ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat menikmati perjalanan jarak jauh dengan standar kenyamanan yang lebih tinggi namun tetap terjangkau,” ujar Cahyo.

Dengan kehadiran kelas Eksekutif ini, masyarakat dari wilayah ujung timur Pulau Jawa kini memiliki opsi perjalanan yang lebih premium saat menuju kota-kota besar seperti Surabaya, Madiun, Solo, Yogyakarta, hingga Purwokerto.

Untuj jadwal Perjalanan KA Logawa tidak mengalami perubahan:

Relasi Ketapang – Purwokerto: Berangkat dari Stasiun Ketapang pukul 06:15 WIB, singgah di Surabaya Gubeng pukul 12:03 WIB, Lempuyangan pukul 17:27 WIB, dan tiba di Purwokerto pukul 20:20 WIB.

Relasi Purwokerto – Ketapang: Berangkat dari Stasiun Purwokerto pukul 06:45 WIB, singgah di Lempuyangan pukul 09:31 WIB, Surabaya Gubeng pukul 14:00 WIB, dan tiba di Ketapang pukul 21:20 WIB.

Masyarakat sudah dapat memesan tiket KA Logawa dengan formasi baru ini melalui aplikasi Access by KAI, website resmi kai.id, atau kanal penjualan resmi lainnya. KAI mengimbau pelanggan untuk segera merencanakan perjalanannya mengingat minat masyarakat yang tinggi terhadap rangkaian kereta stainless steel generasi terbaru ini.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berbagi Berkah Ramadan, KAI Daop 9 Jember Sediakan Takjil dan Buka Puasa Gratis Bagi Penumpang serta Masyarakat

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menghadirkan nuansa kehangatan Ramadan di tengah hiruk-pikuk perjalanan kereta api. Selama bulan suci ini, Daop 9 Jember secara rutin membagikan ratusan paket takjil gratis bagi para pelanggan di stasiun serta menyediakan sajian buka puasa bagi masyarakat umum.

Jember, 28 Februari 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember menghadirkan nuansa kehangatan Ramadan di tengah hiruk-pikuk perjalanan kereta api. Selama bulan suci ini, Daop 9 Jember secara rutin membagikan ratusan paket takjil gratis bagi para pelanggan di stasiun serta menyediakan sajian buka puasa bagi masyarakat umum.

Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen KAI untuk memberikan pelayanan prima sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar di wilayah kerja Daop 9 Jember.

Khusus di Stasiun Jember, setiap harinya petugas membagikan 150 pax takjil kepada para penumpang. Fokus pemberian takjil ini menyasar pelanggan dua kereta api jarak jauh, yakni:

KA Sritanjung (Lempuyangan – Ketapang PP)

KA Blambangan Ekspres (Pasar Senen – Ketapang PP)

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa program ini dirancang agar para penumpang yang masih dalam perjalanan tetap dapat membatalkan puasa dengan nyaman tanpa harus khawatir mencari santapan saat waktu magrib tiba.

“Kami ingin memastikan pelanggan tetap merasa nyaman dan diperhatikan meskipun berada di tengah perjalanan saat waktu berbuka. Sebanyak 150 paket takjil kami siapkan setiap sore untuk menyapa penumpang KA Sritanjung dan Blambangan Ekspres yang singgah maupun berangkat dari Stasiun Jember,” ujar Cahyo.

Tak hanya bagi para penumpang, kepedulian KAI Daop 9 juga menyentuh masyarakat umum. Bertempat di Masjid Baitul Barokah, yang berlokasi di lingkungan kantor PT KAI Daop 9 Jember, disediakan sedikitnya 50 pax menu buka puasa gratis setiap harinya.

Program buka puasa di masjid ini terbuka bagi siapa saja—mulai dari warga sekitar, jamaah masjid, hingga masyarakat yang sedang melintas di area stasiun.

“Selain program untuk penumpang di dalam kereta, kami juga membuka pintu Masjid Baitul Barokah bagi masyarakat umum. Tersedia 50 paket makan siap saji setiap hari. Ini adalah semangat berbagi kami, agar keberadaan KAI Daop 9 Jember dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga sekitar,” tambah Cahyo.

Melalui program “KAI Berbagi” ini, Daop 9 Jember berharap perjalanan mudik dan rutinitas masyarakat selama bulan Ramadan tahun ini menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kesempatan Mudik Masih Terbuka, 94.680 Tempat Duduk Kereta Api di Daop 9 Jember Masih Tersedia

0

Memasuki hari ke-8 Ramadhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk perjalanan Angkutan Lebaran 2026. Pada periode penjualan 11 Maret sampai 1 April 2026, dari data hari ini Kamis (27/02), sebanyak 100.842 tempat duduk (TD) telah terjual.

Jember, 27 Februari 2026 – Memasuki hari ke-8 Ramadhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mencatat tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api untuk perjalanan Angkutan Lebaran 2026. Pada periode penjualan 11 Maret sampai 1 April 2026, dari data hari ini Kamis (27/02), sebanyak 100.842 tempat duduk (TD) telah terjual.

Adapun total ketersediaan tiket yang masih dapat dipesan sampai dengan hari ini tercatat sebanyak 94.680 tempat duduk. Angka tersebut menunjukkan bahwa peluang masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran masih terbuka, meskipun penjualan terus bergerak dinamis setiap harinya.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyampaikan bahwa masyarakat diimbau untuk segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan lebih awal agar dapat memilih jadwal sesuai kebutuhan.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Ketersediaan tempat duduk masih ada, namun penjualan terus meningkat sehingga perencanaan perjalanan sejak dini akan sangat membantu pelanggan mendapatkan jadwal yang diinginkan,” ujar Cahyo.

Pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, selain mengoperasikan kereta api reguler, Daop 9 Jember juga akan menjalankan kereta api tambahan guna mengakomodasi kebutuhan pelanggan. KA tambahan tersebut adalah KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP) yang akan mulai beroperasi pada 10 Maret 2026 hingga 1 April 2026.

Dengan adanya penambahan perjalanan tersebut, diharapkan kapasitas angkut penumpang dapat semakin optimal serta memberikan lebih banyak pilihan jadwal bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan selama periode Lebaran.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 9 Jember memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia guna memberikan layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. KAI juga terus memantau perkembangan penjualan tiket dan melakukan evaluasi operasional secara berkala untuk memastikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

KAI Daop 9 Jember berkomitmen menghadirkan perjalanan yang selamat, lancar, dan penuh makna bagi masyarakat yang merayakan Lebaran bersama keluarga.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Gejolak Timur Tengah Guncang Kripto, Ke Mana Arah Bitcoin?

0

Jakarta, 2 Maret 2026 – Pasar kripto kembali mengalami tekanan tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi bahwa serangan udara terhadap Iran akan terus berlanjut hingga tujuan militer tercapai. Pernyataan tersebut memicu gelombang risk-off di pasar global dan mendorong harga aset kripto utama kembali melemah.

Bitcoin (BTC) tercatat turun ke kisaran US$65.954 pada Senin (⅔) setelah sempat rebound menembus level US$68.000. Dalam 24 jam terakhir, BTC terkoreksi sekitar 1% dan masih mencatatkan penurunan sekitar 20% dalam sebulan terakhir. Tekanan juga terjadi pada altcoin utama, dengan Ethereum (ETH) turun sekitar 2,46% ke level US$1.947, sementara XRP melemah hampir 3% ke kisaran US$1,35. Solana (SOL) turut mencatatkan pelemahan seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Pelemahan ini terjadi setelah eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat menyusul serangan udara besar-besaran Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Ketegangan semakin meningkat ketika Iran menolak laporan mengenai pembukaan kembali negosiasi nuklir dengan AS, sementara Inggris menyatakan kesediaannya mengizinkan penggunaan pangkalan militer untuk mendukung serangan defensif terhadap situs rudal Iran.

Lonjakan konflik tersebut memicu reli pada aset safe haven tradisional. Harga minyak mentah mencatat kenaikan terbesar dalam empat tahun terakhir di tengah kekhawatiran gangguan pasokan energi, sementara emas melonjak lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Di sisi lain, indeks saham global seperti Nikkei 225 Jepang dan Hang Seng Hong Kong dibuka melemah.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai bahwa volatilitas yang terjadi saat ini mencerminkan tingginya sensitivitas pasar kripto terhadap sentimen makro global.

“Dalam jangka pendek, Bitcoin kembali bergerak sebagai aset berisiko yang sangat dipengaruhi perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Ketika terjadi eskalasi konflik dan lonjakan harga minyak, investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas, sehingga pasar kripto mengalami tekanan,” ujar Calvin.

Analisis Pasar Kripto

Secara teknikal, Bitcoin kini berada di bawah area support penting US$65.000. Jika tekanan berlanjut dan harga menembus area US$64.000, terdapat risiko pengujian ulang level US$63.000 bahkan mendekati US$60.000. Sementara itu, untuk mengonfirmasi pembalikan tren jangka pendek, BTC perlu kembali menembus resistance di kisaran US$68.500–US$69.000 dan melampaui level US$70.800.

Data pasar juga menunjukkan pelemahan dari sisi on-chain dan derivatif. Aktivitas akumulasi whale dilaporkan menurun, sementara likuidasi posisi leverage mempercepat tekanan harga. Kondisi ini mengindikasikan bahwa struktur pasar saat ini masih cenderung bearish, dengan minimnya dorongan beli besar yang mampu menopang reli berkelanjutan.

Meski demikian, Calvin menekankan bahwa dinamika makro dapat menciptakan dua skenario berbeda bagi kripto dalam jangka menengah.

“Jika eskalasi konflik mendorong bank sentral, khususnya The Fed, untuk kembali melonggarkan kebijakan moneternya, maka likuiditas tambahan di sistem keuangan global berpotensi menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Namun, jika lonjakan harga energi memicu inflasi baru dan menunda penurunan suku bunga, maka tekanan terhadap aset berisiko bisa bertahan lebih lama,” jelasnya.

Di sisi lain, prospek jangka menengah industri kripto masih ditopang oleh potensi katalis regulasi di Amerika Serikat, termasuk pembahasan CLARITY Act yang diproyeksikan dapat memberikan kepastian hukum bagi aset digital pada pertengahan 2026. Kejelasan regulasi dinilai menjadi prasyarat penting untuk membuka aliran modal institusional yang lebih besar ke pasar kripto.

Kondisi di Dalam Negeri

Di dalam negeri, menurut Calvin, dinamika pasar kripto juga dipengaruhi oleh pergerakan harga yang cenderung sideways dan mulai terasa jenuh dalam beberapa bulan terakhir. Situasi ini membuat banyak investor memilih bersikap wait and see sambil menunggu momentum baru yang lebih kuat. 

“Di saat yang sama, ketidakpastian global, mulai dari tensi geopolitik hingga arah kebijakan suku bunga The Fed, mendorong pelaku pasar untuk lebih berhati-hati dalam menambah eksposur dan melakukan ekspansi portofolio,” jelasnya.

Meski begitu, dari sisi fundamental dan aktivitas pengguna, minat terhadap aset kripto tetap terjaga. Di platform Tokocrypto, investor saat ini cenderung melakukan akumulasi secara bertahap serta lebih selektif dalam memilih aset, alih-alih melakukan transaksi agresif seperti pada periode bullish. Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi yang relatif sehat, di mana investor menyesuaikan strategi dengan kondisi pasar yang dipengaruhi sentimen makro global.

Calvin menekankan pentingnya sikap disiplin di tengah kondisi yang masih fluktuatif. “Di fase volatilitas tinggi seperti sekarang, investor perlu lebih mengutamakan manajemen risiko dan tetap rasional dalam mengambil keputusan. Perhatikan perkembangan geopolitik, pergerakan harga minyak, serta rilis data ekonomi AS yang sangat mempengaruhi ekspektasi suku bunga The Fed,” ujar Calvin. Ia menambahkan, strategi yang terukur dan berbasis fundamental menjadi kunci agar investor tetap tangguh menghadapi dinamika pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Parade Satu EVOS 2026 Resmi Digelar: Menyambut Musim Baru dengan Jersey dan Roster Baru

0

Momen penuh semangat untuk memulai perjalanan kompetitif EVOS di tahun 2026

Jakarta, 1 Maret 2026 – Seremoni tahunan yang menjadi tanda dimulainya musim kompetitif baru, Parade Satu 2026, remis digelar oleh EVOS di kandang macannya yang berlokasi di One Bell Park Mall. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan identitas visual dan strategi tim di sepanjang tahun 2026.

Parade Satu EVOS 2026 menjadi panggung resmi pengumuman roster untuk berbagai divisi kompetitif. Tahun ini, EVOS membawa kombinasi wajah lama dan talenta baru untuk layang bertarung di ajang nasional maupun internasional. Guna memperkuat komitmen tim untuk tampil kompetitif di berbagai pertandingan sepanjang tahun 2026.

Divisi MLBB Ladies, EVOS diperkuat oleh Neyy, Mavis, Namira, Pou dan Ash. Sementara di Free Fire Ladies, EVOS Icy menghadirkan formasi Jenna, Bella, Nune dan Merc. Kedua tim ladies ini menunjukkan dukungan EVOS terhadap perkembangan talent wanita dalam berbagai genre esports. Kemudian pada divisi MDL, deretan nama berbagai yakni Alevva, Daniel, Drianw, Iyekk, Zixee, Xzorr, Sense, Reyna dan Rendy. Lalu nama-nama senior seperti Abaaax, AimGod, Rasyah, Reyy dan Koceel mengisi posisi divisi Free Fire utama.

Ajang MPL ID Season 17 yang paling ditunggu, memunculkan sejumlah pemain kunci untuk tim utama MLBB EVOS. Albertttt dan Kyy bersama Erlan, Luke, Vell, Treacky serta Egatzy yang akan memadukan pengalaman dan semangat juang tinggi musim kompetitif 2026.

Selain pengumuman roster dan peluncuran jersey terbaru yang mencerminkan identitas kompetitif EVOS di musim 2026. Parade Satu juga memberikan kesempatan bagi EVOS Fams untuk merasakan berbagi pengalaman interaktif seperti sesi meet & greet, fun match, rally stamp booth serta aktivitas komunitas lainnya yang dirancang untuk mempererat hubungan antar anggota komunitas esports Indonesia.

“Parade Satu EVOS selalu menjadi momen bermakna bagi kami. Ini bukan sekedar pengumuman atau peluncuran jersey, tetapi momentum untuk menyatukan seluruh visi tim dan komunitas sebelum memasuki tahun kompetitif yang penuh potensi dan tantangan,” ujar Aufa Bassam, Head of Esports Performance EVOS Esports.

Dengan musim kompetitif 2026 yang telah dimulai, EVOS optimis dapat melanjutkan tradisi prestasi dan konsistensi yang telah menjadi identitas organisasi selama bertahun-tahun. Parade Satu EVOS 2026 menjadi langkah awal yang kuat dalam perjalanan menuju musim penuh tantangan dan peluang besar di dunia esports.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai roster EVOS, jadwal kompetisi, dan kabar terbaru lainnya, ikuti media sosial resmi EVOS di @evosesports.

— Selesai —

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Apical dan Earthworm Foundation Memperkuat Penghidupan Berkelanjutan melalui Inisiatif Perhutanan Sosial di Kalimantan Timur

0

Kalimantan Timur, 28 Februari 2026 — Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, secara resmi menyerahkan izin pengelolaan hutan kemasyarakatan seluas 127 hektare kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Makmur, komunitas penerima manfaat Program Sustainable Living Village (SLV) Apical, pada kegiatan seremonial yang diselenggarakan di Ibu Kota Negara, Kalimantan Timur. Penyerahan izin ini menjadi tonggak penting bagi Apical, yang bersama Earthworm Foundation, masyarakat dan mitra, mendorong penghidupan alternatif melalui penguatan kelembagaan lokal serta penerapan praktik agroforestri. Inisiatif ini juga sejalan dengan serta mendukung target Kementerian Kehutanan untuk mencapai 1,1 juta hektar perhutanan sosial pada tahun 2029.  

Pada acara seremoni penyerahan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengapresiasi komunitas yang telah melalui proses verifikasi hingga mendapatkan izin pengelolaan. Beliau menyampaikan perhutanan sosial merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Dengan diterbitkannya izin perhutanan sosial ini, petani diberikan akses untuk mengelola dan memanfaatkan hutan. “Dengan akses ini masyarakat mendapatkan kepastian hukum diperbolehkan untuk memaksimalkan fungsi hutan yang ada di daerah. Kami berharap kelestarian hutan dapat kita jaga bersama-sama. Kami masih mempunyai tanggung jawab untuk melakukan pemberian akses sekitar 3 juta hektar lagi dan 1,4 juta hektar hutan adat untuk memaksimalkan fungsi hutan bagi petani atau masyarakat kita,” ucap Menteri Kehutanan pada sambutannya.

Selain penyerahan SK, empat Kelompok Tani Hutan (KTH) termasuk KTH Wana Makmur mendapatkan bantuan pengembangan perhutanan sosial sebesar 50 juta Rupiah yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan operasional KTH dan pengembangan usaha yang sudah dilakukan di wilayah masing-masing.

Direktur Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani P.; Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono; Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud; Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, Ketua KTH Wana Makmur, Tugiman” />

Kelompok Tani Hutan Wana Makmur dengan 32 orang anggota telah mendapatkan pendampingan melalui Program SLV Apical yang diimplementasikan oleh Earthworm Foundation sejak tahun 2024. Program ini merupakan inisiatif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong penghidupan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan mitra dan komunitas. Program ini bertujuan menciptakan dampak lingkungan yang positif, menjembatani kesenjangan pengetahuan yang krusial, serta mengurangi ketimpangan melalui empat inisiatif utama, yaitu peningkatan penghidupan, perlindungan hutan, transformasi rantai pasok, dan penguatan kolaborasi para pemangku kepentingan.

“Kami bangga program SLV ini dapat memberdayakan masyarakat dan upaya yang dilakukan mendapatkan pengakuan dan legalitas dari Menteri Kehutanan,” ujar Agus Wiastono, Manajer Corporate Social Responsibility (CSR) Apical. “Bersama mitra, kami akan terus mendukung kelompok tani hutan ini dalam menyusun rencana pengelolaan dan mengelola area perhutanan sosial secara bertanggung jawab, sekaligus memperkuat penghidupan mereka.”

Izin ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat, menandai dimulainya pengembangan agroforestri. Agroforestri mengintegrasikan tanaman seperti kakao di bawah naungan tegakan hutan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pendapatan sekaligus tetap menjaga tutupan pohon dan fungsi ekologi. Dengan dukungan Apical, Earthworm Foundation telah memfasilitasi pembentukan Kelompok Tani Wana Makmur, menghimpun para anggota yang sebelumnya bergantung pada perkebunan kelapa sawit dengan tantangan seperti fluktuasi harga pasar serta terbatasnya akses terhadap sumber penghidupan alternatif. Sejak Februari 2025, KTH telah didukung untuk proses pembibitan kakao dan plot demonstrasi sebagai persiapan selama proses pengajuan izin. Kakao dipilih sebagai komoditas utama berdasarkan potensi produksi yang kuat serta tingginya permintaan pasar di wilayah tersebut. KTH juga berencana untuk melakukan diversifikasi tanaman, dengan menanam komoditas lain seperti buah-buahan, yang potensial di pasar lokal.

“Selain sebagai sumber pendapatan, agroforestri juga berkontribusi terhadap ketahanan iklim. Tutupan pohon membantu menjaga kelembapan tanah dan menstabilkan suhu, sehingga mengurangi kerentanan terhadap kekeringan dan cuaca ekstrem. Sistem tanam yang beragam juga mendukung keanekaragaman hayati dan kesehatan tanah, sehingga memperkuat pondasi ekologis yang menjadi tumpuan penghidupan masyarakat,” ujar Bahrun, Manajer Program Kalimantan Timur, Earthworm Foundation. “Kini, setelah KTH dapat mengelola kawasan hutan kemasyarakatan dengan pendekatan agroforestri, mereka dapat mempraktikkan pembelajaran yang telah diperoleh, dan dalam jangka panjang kami juga akan mendukung akses terhadap pasar. Kami berharap masyarakat dapat segera memetik hasil dari komitmen dan semangat mereka dalam mengelola lahan secara bertanggung jawab.” 

Pada acara seremoni penyerahan izin, Tugiman, Ketua KTH Wana Makmur, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pemberian izin ini memberikan kepastian dan menyemangati kami untuk mengelola kawasan ini dengan baik melalui agroforestri. Kami berkomitmen untuk mengembangkan kakao dan komoditas lainnya melalui agroforestri, agar hutan tetap memberikan manfaat bagi keluarga kami dan masyarakat dalam jangka panjang.”

Ke depan, Apical dan Earthworm Foundation akan terus bekerja bersama KTH Wana Makmur serta para pemangku kepentingan lokal untuk mendukung keberhasilan jangka panjang inisiatif agroforestri ini, memperluas akses pasar, serta membangun penghidupan masyarakat yang tangguh. Melalui kemitraan berkelanjutan dan aksi kolektif, inisiatif ini diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain dan lebih banyak kelompok tani, guna mewujudkan perekonomian perdesaan yang lebih kuat, lanskap hutan yang lebih sehat, serta manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi wilayah yang lebih luas.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Ketika Mantan PETI Bersama-sama Membangun Pongkor

0

Bogor – Penambang Tanpa Izin (PETI) menjadi permasalahan di banyak wilayah tambang, praktik penambangan ilegal yang tidak hanya menimbulkan keresahan lingkungan dan sosial, tetapi tak jarang membahayakan nyawa. Tak terkecuali di wilayah Pongkor, Kabupaten Bogor, isu PETI bergulir sejak lama.

Namun, seiring waktu, kesadaran baru tumbuh. Tidak sedikit mantan PETI yang mulai menyadari banyaknya sisiko yang muncul dari pekerjaan yang dilakukan. Di berbagai sudut desa sekitar Pongkor, muncul kegelisahan yang sama, keinginan untuk menemukan penghidupan yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kampung Cisangku, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, menjadi salah satu cermin perubahan tersebut. Kawasan yang berada dalam bentang Taman Nasional Gunung Halimun Salak ini pernah menghadapi tekanan sosial ekonomi yang kuat.

Sebagian warga kala itu menggantungkan hidup pada aktivitas yang beririsan dengan pembalakan liar dan penambangan ilegal. Hutan menjadi ruang yang rentan, sementara masyarakat berada dalam situasi yang serba terbatas.

Di tengah situasi itulah Hendrik mulai bergerak dengan niat untuk kembali membangun desa agar kembali memberikan manfaat bagi masyarakatnya.

“Di Pongkor dulu isu penambang liar itu seperti hal yang biasa terdengar. Banyak orang melihatnya sebagai pilihan hidup, tapi semakin dijalani, saya merasa itu bukan sesuatu yang baik untuk jangka panjang. Risiko besar, hasil tidak pasti, hidup juga penuh rasa khawatir,” ujar Hendrik.

Kesadaran itu menjadi titik balik. Bersama masyarakat, Hendrik terlibat dalam penguatan Kelompok Model Kampung Konservasi Cisangku, sebuah ruang kolektif yang perlahan menggeser orientasi dari eksploitasi menuju pelestarian. Perubahan tersebut kemudian menemukan momentumnya melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan PT Antam (Persero) Tbk UBPE Pongkor.

Melalui Program Pepeling Cisangku, masyarakat diperkenalkan pada alternatif mata pencaharian yang bertumpu pada konservasi dan pemulihan lingkungan. Persemaian bibit tanaman endemik, pengembangan pupuk bokashi, hingga inovasi pupuk hayati mikoriza menjadi bagian dari ekosistem baru yang dibangun bersama.

Lahan yang dahulu menyimpan jejak aktivitas PETI kini menampilkan pemandangan berbeda. Bibit-bibit tanaman tumbuh teratur dalam polybag. Aktivitas yang berjalan bukan lagi menggali, melainkan menanam. Bagi masyarakat, perubahan itu menghadirkan stabilitas baru sekaligus rasa aman yang sebelumnya jarang dirasakan.

“Sekarang kami belajar melihat alam dengan cara yang berbeda. Dulu mungkin orang berpikir bagaimana mengambil dari hutan. Sekarang kami justru merawat dan menanam. Ada rasa bangga ketika melihat pohon tumbuh di tempat yang dulu rusak.” lanjut Hendrik.

Transformasi di Cisangku tidak hanya mengubah lanskap fisik, tetapi juga struktur sosial dan ekonomi warga. Kegiatan produktif melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, dari kelompok ibu ibu hingga pemuda desa. Potensi alam berkembang menjadi ruang eduekowisata, sementara aktivitas konservasi menciptakan sumber penghidupan alternatif yang lebih stabil.

Cerita perubahan di Pongkor tidak berhenti di Cisangku. Di desa lain yang masih berada dalam bentang wilayah yang sama, kisah serupa tumbuh dengan warna berbeda.

Sudin, yang lebih dikenal sebagai Kang Gemer, adalah salah satu di antaranya. Lahir dan besar di Kampung Parigi, Desa Cisarua, Kang Gemer pernah menjalani kehidupan sebagai gurandil dalam kurun waktu yang panjang. Selama bertahun tahun, aktivitas PETI menjadi bagian dari realitas hidupnya. Namun perjalanan waktu membawa refleksi yang tak terhindarkan.

“Dulu saya berpikir yang penting bisa bekerja dan ada penghasilan, Tapi lama lama terasa, pekerjaan itu penuh risiko. Bukan cuma soal keselamatan, tapi juga kesehatan dan keluarga. Ada rasa khawatir yang terus mengikuti.” ujar Kang Gemer.

Keputusan untuk beralih profesi menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Melalui Program Sistem Pengembangan Usaha dan Perlindungan Lingkungan Cisarua atau Sundung Cisarua yang dijalankan Antam UBPE Pongkor, Kang Gemer mulai mengenal dunia yang sepenuhnya berbeda: peternakan.

Dari serangkaian pelatihan dan pendampingan, ia menapaki usaha budidaya domba. Aktivitas yang awalnya asing perlahan menjadi sumber penghidupan yang stabil sekaligus ruang pembelajaran baru.

“Beternak domba memberi saya rasa yang berbeda, Ada kepastian yang dulu tidak saya rasakan. Kami bisa merencanakan, bisa mengembangkan. Hidup terasa lebih tenang.” Lanjut Kang Gemer.

Seiring waktu, peran Kang Gemer berkembang melampaui dirinya sendiri. Ia dikenal sebagai mantri domba, aktif berbagi pengetahuan kepada warga dan bahkan menjadi narasumber di berbagai kegiatan pelatihan. Kisahnya menjadi contoh nyata bagaimana perubahan individu dapat memicu perubahan sosial yang lebih luas.

Baik di Cisangku maupun Cisarua, benang merahnya serupa. Kesadaran, ketika bertemu dengan kesempatan dan dukungan yang tepat, mampu menggeser arah hidup. Dari aktivitas berisiko tinggi menuju penghidupan yang lebih aman, dari eksploitasi menuju keberlanjutan.

Sekretaris Perusahaan Antam, Wisnu Danandi Haryanto menyebutkan, upaya pengelolaan lingkungan di sekitar wilayah operasi menjadi tanggung jawab dan bagian yang integral dari bisnis Antam. Di Pongkor, Antam bersama masyarakat bersinergi untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Pelibatan para mantan PETI menjadi bagian dari upaya perusahaan tambang tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga lingkungan dan memingkatkan perekonomian melalui cara yang harmonis dengan alam.

“Melalui berbagai program inovasi sosial yang dilakukan UBPE Pongkor, kami bersama masyarakat termasuk para mantan PETI berjalan bersama untuk membangun Pongkor menjadi desa yang mandiri dan hijau,” kata Wisnu.

Wisnu menegaskan, komitmen para mantan PETI dalam membangun Pongkor sangatlah penting karena alam yang ada saat ini bukan hanya untuk generasi saat ini, tetapi perlu dilestarikan demi generasi yang akan datang.

“Kami sangat bersyukur tidak sedikit mantan PETI yang sudah bergerak bersama untuk membangun Pongkor. Kami berkomitmen untuk terus bersama-sama memajukan perekonomian wilayah sejalan dengan pengelolaan lingkungan yang baik demi masa depan yang lebih baik,” tutup Wisnu.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Kota Bandung Bersiap Layani Lonjakan Pemudik Lebaran 2026, Lebih dari 92 Ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Akan Berangkat dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong

0

Bandung (Jawa Barat), 2 Maret 2026 – Kota Bandung bersiap melayani lonjakan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari wilayah Daop 2 Bandung. Melalui layanan yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan perjalanan pelanggan berlangsung aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan update data Senin, 2 Maret 2026, selama 22 hari masa Angkutan Lebaran yang akan berlangsung, tercatat tingginya minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api. Dari dua stasiun utama di wilayah Daop 2 Bandung, yakni Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, total sebanyak 92.390 pelanggan dijadwalkan akan berangkat menuju berbagai kota tujuan.

Sementara itu, arus kedatangan juga menunjukkan angka yang signifikan. Pada periode yang sama, tercatat sebanyak 85.680 pelanggan akan tiba di Kota Bandung melalui kedua stasiun tersebut. Angka ini menunjukkan bahwa Kota Bandung tidak hanya menjadi titik keberangkatan utama, tetapi juga menjadi destinasi favorit masyarakat selama momen Lebaran 2026.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa KAI Daop 2 Bandung telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna mengakomodasi peningkatan volume pelanggan. Mulai dari optimalisasi sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penambahan petugas untuk membantu kelancaran arus penumpang.

“Kami memproyeksikan peningkatan volume pelanggan secara signifikan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini. Hingga update 2 Maret 2026, tercatat 92.390 pelanggan akan berangkat dan 85.680 pelanggan akan tiba melalui Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong. Angka ini masih akan terus bergerak seiring dengan berlangsungnya penjualan tiket. KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, memastikan perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo menambahkan bahwa KAI juga terus mengimbau kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean dan kepadatan di area pelayanan. Petugas di lapangan telah disiagakan untuk memberikan informasi dan membantu pelanggan pada arus mudik dan arus balik.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh sarana kereta dalam kondisi prima melalui pemeriksaan intensif sebelum masa operasi Angkutan Lebaran 2026. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama, termasuk koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran operasional perjalanan KA Jarak Jauh.

Dengan tingginya angka keberangkatan dan kedatangan tersebut, Kota Bandung kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu simpul transportasi penting di Jawa Barat. Mobilitas masyarakat yang tinggi selama periode Lebaran diharapkan dapat berjalan dengan lancar berkat sinergi antara KAI, para pemangku kepentingan, dan seluruh pelanggan.

KAI Daop 2 Bandung mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital resmi KAI dalam pemesanan tiket serta memastikan hanya membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan. Dengan persiapan yang matang dan dukungan seluruh pihak, Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Daop 2 Bandung diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Bitcoin Rebound ke US$68.000 Usai Perubahan Sentimen Geopolitik

0

Harga Bitcoin pulih ke atas US$68.000 setelah sempat tertekan oleh eskalasi geopolitik Timur Tengah, memicu perubahan sentimen dan volatilitas pasar kripto.

Harga Bitcoin kembali menguat ke atas level US$68.000 setelah pasar mencerna kabar meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang diumumkan menyusul serangan militer bersama oleh Amerika Serikat dan Israel. Aset kripto terbesar di dunia itu sebelumnya sempat tertekan hingga mendekati US$63.000 seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah.

Pada awal perdagangan hari Minggu, Bitcoin tercatat melonjak tajam dan menyentuh level sekitar US$68.200, sebelum bergerak stabil di kisaran US$67.350–US$67.700. Kenaikan ini memulihkan sebagian besar kerugian yang terjadi sehari sebelumnya, ketika sentimen pasar memburuk akibat meningkatnya tensi geopolitik dan aksi jual di pasar aset berisiko. Rebound tersebut menunjukkan respons cepat pasar kripto terhadap perubahan sentimen global.

Perubahan arah harga dipicu oleh interpretasi sebagian pelaku pasar yang menilai kabar tersebut sebagai potensi penurunan ketegangan geopolitik dalam jangka pendek. Harapan akan stabilisasi situasi mendorong kembalinya minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto, setelah sebelumnya investor cenderung mencari aset lindung nilai. Dampaknya, kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turut mengalami peningkatan dalam waktu singkat.

Namun, reli harga ini juga diiringi oleh volatilitas yang tinggi. Dalam kurun 24 jam terakhir, ratusan ribu trader dilaporkan mengalami likuidasi posisi dengan total nilai mencapai sekitar US$657 juta. Likuidasi tersebut hampir seimbang antara posisi long dan short, mencerminkan kondisi pasar yang bergerak cepat dan penuh ketidakpastian. Situasi ini menegaskan bahwa meskipun harga pulih, risiko jangka pendek tetap tinggi bagi pelaku pasar dengan eksposur leverage.

Secara teknikal, pergerakan Bitcoin masih menunjukkan pola kanal harga jangka pendek, menyusul aksi jual besar yang menekan pasar kripto global pada pekan sebelumnya. Analis menilai bahwa pemulihan saat ini lebih bersifat reaktif terhadap sentimen berita, sementara arah tren selanjutnya masih akan sangat bergantung pada perkembangan geopolitik dan data makroekonomi global. Investor pun cenderung bersikap selektif sambil menunggu sinyal yang lebih jelas.

Bagi investor Indonesia yang ingin memantau dinamika pasar global secara real-time, pergerakan Saham Amerika Serikat, Aset Kripto, dan Emas Digital dapat kamu cek melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memudahkan investor mengikuti perubahan harga dan sentimen pasar internasional dalam satu aplikasi yang praktis.

Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di aset kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan untuk memulai sekaligus mengeksplor berbagai koin kripto lainnya. Nanovest merupakan aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman, serta dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi investor pemula, tidak perlu khawatir karena aset kamu terproteksi dari risiko cybercrime dengan Asuransi Sinarmas. Selain itu, Nanovest telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest juga telah tersedia di Play Store maupun App Store, mendukung kebutuhan investor untuk memantau dan memanfaatkan peluang di tengah volatilitas pasar global.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES