Beranda blog Halaman 34

Menyusuri Kawasan Jawa Timur: JTT Hadir Mengantarkan Wisata dengan Layanan Sepenuh Hati

0

Ngawi (03/01) – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) secara aktif mendorong pertumbuhan pariwisata daerah melalui penyediaan infrastruktur jalan tol yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan. Perjalanan wisata menuju berbagai destinasi unggulan Jawa Timur kini dimulai lebih dekat dan lebih terhubung dari wilayah barat provinsi melalui koridor strategis Jalan Tol Ngawi–Kertosono sebagai bagian dari JTT Group, yang berperan sebagai pintu masuk utama konektivitas Trans Jawa menuju jantung Jawa Timur.

Kehadiran Jalan Tol Ngawi–Kertosono menjadi langkah nyata JTT Group dalam mempercepat arus mobilitas masyarakat, memperpendek jarak tempuh, memangkas waktu perjalanan, sekaligus mendorong distribusi wisata yang lebih merata ke berbagai wilayah di Jawa Timur. Ruas ini tidak hanya menghubungkan wilayah barat dan tengah provinsi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal melalui meningkatnya aksesibilitas menuju destinasi wisata.

Melalui konektivitas yang semakin terintegrasi, wisatawan semakin mudah dan cepat menjangkau destinasi wisata Kota Madiun dan wilayah sekitarnya yang menawarkan kekayaan wisata budaya, kuliner, dan alam. Setiap perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan JTT Group dalam mendorong perjalanan wisata yang aman, nyaman, dan berkesan, dengan layanan yang melayani sepenuh hati.

Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 menjadi katalis peningkatan signifikan mobilitas wisata masyarakat. Seiring tingginya antusiasme perjalanan tersebut, JTT mencatat lonjakan volume lalu lintas di Jalan Tol Ngawi–Kertosono pada periode 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan total 98.227 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol Madiun. Peningkatan ini menegaskan kepercayaan masyarakat terhadap jalan tol sebagai tulang punggung perjalanan wisata yang efisien, sekaligus memperlihatkan peran strategis infrastruktur tol dalam menggerakkan geliat pariwisata daerah.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa JTT Group terus mendorong kesiapan layanan sebagai fondasi utama pengalaman perjalanan wisata. “Kami tidak hanya mengelola jaringan jalan tol, tetapi mengantarkan perjalanan masyarakat menuju berbagai destinasi. Melalui kesiapan infrastruktur, kehadiran petugas di lapangan, dan pelayanan yang konsisten, JTT Group berupaya memastikan setiap perjalanan wisata di Jawa Timur dimulai dengan rasa aman, nyaman, dan dilayani sepenuh hati,” ujar Ria.

Sebagai bagian dari JTT Group wilayah Jawa Timur, pengelolaan ruas-ruas tol dilakukan dengan pendekatan proaktif dan antisipatif, mencakup kesiapan operasional, penguatan layanan petugas di lapangan, serta penyediaan fasilitas pendukung perjalanan yang secara langsung mendorong keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan demikian, perjalanan wisata tidak hanya berakhir di tujuan, tetapi menghadirkan pengalaman berkendara yang positif sejak awal perjalanan.

Ke depan, JTT akan terus memperkuat sinergi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan pariwisata guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. Dari gerbang barat Jawa Timur hingga destinasi-destinasi unggulan di seluruh penjuru provinsi, JTT Group hadir sebagai penggerak konektivitas, mengantarkan setiap langkah perjalanan wisata masyarakat dengan layanan sepenuh hati.

Bisnis Harus Jalankan Performance Marketing di 2026, Digital Agency Ini Berikan Alasannya

0

Perubahan lanskap digital marketing yang semakin cepat membuat bisnis tidak lagi bisa mengandalkan strategi pemasaran yang bersifat umum dan sulit diukur. Kenaikan biaya iklan, kompleksitas algoritma platform, serta keterbatasan data akibat regulasi privasi mendorong kebutuhan akan pendekatan pemasaran yang lebih terukur. Doxadigital, digital agency asal Indonesia, menilai bahwa di tahun 2026 Performance Marketing menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan.

Berbeda dengan pendekatan pemasaran tradisional yang berfokus pada eksposur, performance marketing menempatkan dampak bisnis sebagai tolok ukur utama. Setiap aktivitas pemasaran dikaitkan langsung dengan hasil nyata seperti prospek, penjualan, dan kontribusi terhadap pendapatan. Pendekatan ini memberikan visibilitas yang lebih jelas bagi manajemen dalam mengevaluasi efektivitas strategi marketing.

CEO Doxadigital, Viktor Iwan, menegaskan bahwa perubahan ini bukan sekadar tren.

“Di 2026, bisnis dituntut untuk memahami dengan jelas bagaimana marketing berkontribusi terhadap revenue. Performance marketing membantu bisnis menghubungkan setiap aktivitas digital dengan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Manfaat Performance Marketing dalam Bisnis

Menurut Doxadigital, performance marketing memberikan manfaat langsung karena setiap aktivitas pemasaran dapat dikaitkan dengan dampak nyata terhadap pertumbuhan bisnis. Pendekatan ini membantu manajemen mengambil keputusan berbasis data, bukan asumsi, sekaligus menjaga efisiensi anggaran di tengah kompetisi dan biaya iklan yang terus meningkat.

Beberapa manfaat strategis performance marketing bagi bisnis antara lain:

Akuntabilitas anggaran yang tinggi.

Setiap pengeluaran pemasaran dapat ditelusuri hingga ke aksi spesifik seperti lead, transaksi, atau nilai konversi. Hal ini memudahkan evaluasi efektivitas kampanye dan mengurangi pemborosan pada aktivitas yang tidak berdampak langsung terhadap hasil bisnis.

Pengambilan keputusan berbasis data

Metrik seperti Cost per Acquisition (CPA), Return on Ad Spend (ROAS), Customer Acquisition Cost (CAC), dan Lifetime Value (LTV) memberikan visibilitas yang jelas terhadap performa kanal, audiens, dan pesan. Bisnis dapat memprioritaskan strategi yang terbukti meningkatkan profit, bukan sekadar mengejar traffic atau impresi.

Optimasi dan adaptasi yang cepat

Melalui A/B testing, bidding otomatis, dan pemanfaatan machine learning, performance marketing memungkinkan optimasi kampanye secara berkelanjutan dan real-time, mengikuti perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar.

Skalabilitas yang terkontrol

Dengan memahami batas profitabilitas melalui hubungan LTV dan CAC, bisnis dapat meningkatkan skala kampanye secara bertahap tanpa kehilangan efisiensi, baik pada fase growth maupun ekspansi kanal baru.

Penyelarasan marketing dengan tujuan bisnis
Performance marketing mendorong tim marketing fokus pada outcome bisnis seperti revenue, margin, dan retensi pelanggan. Marketing tidak lagi sekadar cost center, tetapi berperan sebagai growth engine yang terukur.

Peran Funnel dalam Performance Marketing

Doxadigital menekankan bahwa performance marketing tidak dapat dilepaskan dari pemahaman funnel pemasaran. Funnel adalah kerangka kerja yang menggambarkan perjalanan calon pelanggan dari tahap belum mengenal brand hingga melakukan tindakan bernilai bagi bisnis. Melalui funnel, bisnis dapat menyesuaikan strategi, pesan, dan metrik sesuai konteks di setiap tahap.

Dalam praktik performance marketing modern, funnel tidak lagi dipahami sebagai proses linear semata. Funnel berfungsi sebagai sistem dinamis yang menghubungkan akuisisi, edukasi, konversi, dan retensi, dengan fokus pada efisiensi anggaran dan kualitas hasil.

Secara umum, funnel dalam performance marketing terdiri dari beberapa tahap utama:

TOFU (Top of Funnel) – Awareness

Tahap ketika audiens mulai menyadari masalah atau kebutuhan mereka serta mengenal brand sebagai salah satu opsi solusi. Fokus berada pada jangkauan, perhatian, dan pengenalan nilai awal brand.

MOFU (Middle of Funnel) – Consideration

Pada tahap ini, audiens mulai membandingkan solusi, mencari informasi lebih dalam, dan mengevaluasi kredibilitas brand. Aktivitas performance marketing diarahkan pada edukasi, trust-building, dan diferensiasi.

BOFU (Bottom of Funnel) – Conversion

Tahap ketika audiens memiliki niat tinggi dan siap mengambil tindakan seperti membeli, mendaftar, atau menghubungi tim sales. Optimasi difokuskan pada pengurangan hambatan dan peningkatan rasio konversi.

Post-Funnel – Retention dan Loyalty

Tahap setelah konversi yang berfokus pada retensi pelanggan, repeat purchase, dan peningkatan lifetime value. Dalam praktik modern, tahap ini menjadi krusial karena berdampak langsung pada profitabilitas jangka panjang.

Menurut Viktor, pemahaman funnel membantu bisnis menempatkan performance marketing sebagai strategi end-to-end, bukan sekadar aktivitas iklan.

“Tanpa funnel yang jelas, performance marketing akan kehilangan arah. Funnel memastikan setiap aktivitas marketing relevan dengan posisi audiens dan tujuan bisnis,” ujarnya.

Sebagai digital agency yang telah membantu berbagai brand dari skala UMKM hingga korporasi, Doxadigital memposisikan performance marketing sebagai fondasi strategi digital di era berbasis data dan AI. Pendekatan ini dinilai semakin penting bagi bisnis yang ingin tetap kompetitif dan berkelanjutan di 2026 dan seterusnya.

Baca artikel lengkapnya di: https://doxadigital.com/tips-pemasaran/performance-marketing/

Okupansi KA Lokal Pangrango dan Siliwangi Tembus 90 Persen Selama Periode Nataru

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat tingkat keterisian (okupansi) yang tinggi pada layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dua layanan andalan, yakni KA Pangrango relasi Sukabumi–Bogor Paledang dan KA Siliwangi relasi Sukabumi–Cipatat, mencatat rata-rata okupansi mencapai 90 persen pada periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tingkat keterisian yang tinggi menunjukkan adanya peningkatan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api lokal sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal.

“Selama periode tersebut, tercatat jumlah penumpang naik sebanyak 101.471 orang, sementara penumpang turun mencapai 99.356 orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan layanan kereta api, khususnya di wilayah Sukabumi dan sekitarnya,” ujar Franoto.

Berdasarkan data KAI Daop 1 Jakarta periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Stasiun Sukabumi menjadi stasiun dengan volume penumpang naik tertinggi, yakni sebanyak 53.450 penumpang, disusul Stasiun Bogor Paledang dengan 30.790 penumpang. Sementara itu, Stasiun Cibadak dan Stasiun Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang naik selama periode tersebut.

Untuk volume penumpang yang tiba, Stasiun Sukabumi juga mencatat angka tertinggi dengan 51.275 penumpang turun, diikuti Stasiun Bogor Paledang sebanyak 30.337 penumpang turun. Adapun Stasiun Cibadak dan Cisaat masing-masing mencatat rata-rata sekitar 5.000 penumpang turun.

Franoto menambahkan, hingga 3 Januari 2026, puncak volume penumpang terjadi pada 28 Desember 2025, dengan 6.682 penumpang naik dan 6.538 penumpang turun dalam satu hari.

“Capaian ini menjadi indikator positif bahwa layanan KA lokal semakin menjadi pilihan utama masyarakat. KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu, agar perjalanan pelanggan tetap berjalan lancar,” tutup Franoto.

KAI Daop 1 Jakarta mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan mengajak seluruh pelanggan untuk terus memanfaatkan layanan kereta api sebagai solusi transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan mendukung mobilitas berkelanjutan.

Menjawab Tantangan Industri Penerbitan, BINUS @Malang Gelar Pelatihan Sales Excellence bagi Tim Erlangga Malang Raya

0

Malang, 18 Desember 2025 – Perkembangan industri penerbitan yang semakin kompetitif menuntut peran tim penjualan untuk tidak hanya unggul dalam menawarkan produk, tetapi juga mampu membangun kepercayaan, memahami kebutuhan klien secara mendalam, serta menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan. Menyadari tantangan tersebut, BINUS @Malang berkolaborasi dengan Penerbit Erlangga Malang Raya menyelenggarakan pelatihan bertajuk Sales Excellence: From Presence to Client Insight sebagai upaya strategis dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Pelatihan ini dilaksanakan pada Kamis, 18 Desember 2025 di Kampus BINUS @Malang dan diikuti oleh tim Sales Penerbit Erlangga Malang Raya. Kegiatan ini diikuti oleh tim Sales Penerbit Erlangga Malang Raya yang secara aktif terlibat dalam seluruh rangkaian pelatihan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Penerbit Erlangga Malang Raya, Bapak Dodi Wahyudi, yang menekankan bahwa peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang krusial bagi keberlanjutan perusahaan.

Bapak Dodi Wahyudi menyampaikan, “Di tengah perubahan pola belajar dan kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, tim sales dituntut untuk terus bertumbuh, tidak hanya dari sisi target, tetapi juga dari cara berpikir, cara berkomunikasi, dan cara memahami klien. Melalui pelatihan ini, kami berharap tim Sales Erlangga Malang Raya dapat memiliki perspektif yang lebih tajam dan pendekatan yang lebih relevan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan klien.” Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi tim sales menjadi langkah penting untuk menjaga daya saing di tengah dinamika industri dan perubahan ekspektasi pelanggan.

Sesi pelatihan kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Personal Branding yang dibawakan oleh Ibu Galuh Ayu Savitri. Pada sesi ini, peserta diajak untuk merefleksikan peran diri sebagai representasi perusahaan di hadapan klien, serta memahami bagaimana membangun citra profesional yang konsisten, kredibel, dan mampu memberikan nilai tambah dalam setiap interaksi penjualan. Agenda berikutnya mengangkat topik Empathize melalui pendekatan Design Thinking yang dipaparkan oleh Bapak Riefky Prabowo. Melalui pendekatan ini, peserta didorong untuk melihat permasalahan klien dari sudut pandang yang lebih luas dan empatik, sehingga mampu merumuskan strategi dan solusi penjualan yang tidak hanya berorientasi pada produk, tetapi juga pada kebutuhan dan tantangan klien secara menyeluruh. Pelatihan ini dikemas secara aplikatif dengan mengombinasikan pemaparan materi, pembahasan studi kasus, diskusi kelompok, serta simulasi melalui sesi role play. Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi peserta untuk mengasah kemampuan analisis, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Direktur Kampus BINUS @Malang, Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pelatihan ini mencerminkan peran BINUS @Malang sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan industri. “BINUS @Malang berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dunia usaha dan industri dengan menghadirkan program pengembangan kompetensi yang relevan dan berdampak. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat memperkuat kapabilitas profesionalnya serta membangun pendekatan penjualan yang lebih strategis dan berorientasi pada relasi jangka panjang,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan pelatihan Sales Excellence: From Presence to Client Insight, BINUS @Malang kembali menegaskan kontribusinya dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri. Kolaborasi dengan Penerbit Erlangga Malang Raya ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan industri di masa mendatang, termasuk dalam menghadapi transformasi digital dan perubahan model bisnis yang semakin dinamis.

Melalui program ini, BINUS @Malang menegaskan perannya dalam mendukung lahirnya profesional penjualan yang tidak hanya unggul dalam aspek teknis, tetapi juga memiliki pola pikir strategis, empati terhadap klien, serta kesiapan beradaptasi di era digital. Komitmen ini sejalan dengan visi BINUS @Malang dalam mencetak talenta yang siap berkontribusi sebagai profesional, inovator, dan digital technopreneur yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan bagi industri dan masyarakat.

Catat 172 Barang Penumpang Tertinggal, KAI Daop 4 Imbau Pelanggan Jaga Barang Bawaan dengan Baik pada Penghujung Libur Nataru

0

KAI Daop 4 Semarang mencatat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025/2026, 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

KAI Daop 4 Semarang mencatat adanya 172 barang milik pelanggan yang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api selama periode libur Nataru 2025/2026, 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Memasuki penghujung libur Nataru 2025/2026 ini, KAI Daop 4 Semarang mengimbau kembali kepada pelanggan untuk menjaga dengan baik barang bawaan sebagai antisipasi tingginya volume penumpang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengimbau seluruh pelanggan agar senantiasa menjaga dan memastikan kembali barang bawaan sebelum dan sesudah melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya saat turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun.

“Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” ujar Luqman.

Luqman menambahkan total barang yang berhasil ditemukan dan diamankan tesebut memiliki taksiran nilai sebesar 75 juta rupiah. Barang-barang yang tertinggal merupakan barang seperti Handphone, Laptop, Uang Tunai, serta barang pribadi lainnya.

“KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan,” kata Luqman.

KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, tidak terburu-buru saat naik maupun turun kereta, serta memanfaatkan layanan petugas apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan.

“Terkait barang bawaan, KAI Daop 4 Semarang juga mengimbau para pelanggan untuk menyimpan barang dengan baik di tempat yang telah disediakan serta memastikan penempatannya aman agar tidak terjatuh dan membahayakan penumpang lainnya,” tambah Luqman.

Pantauan Volume Penumpang KA di Daop 4 Semarang

Berdasarkan data per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume keberangkatan penumpang kereta api di wilayah KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) tercatat mencapai 25.334 penumpang. Sementara itu, volume kedatangan berada pada angka 25.436 penumpang.

Adapun volume keberangkatan dan kedatangan penumpang di masing-masing Stasiun KAI Daop 4 Semarang pada Sabtu (3/1) adalah sebagai berikut:

1. Stasiun Semarang Tawang: berangkat 7.912 penumpang, datang 7.745 penumpang

2. Stasiun Semarang Poncol: berangkat 5.176 penumpang, datang 6.407 penumpang

3. Stasiun Tegal: berangkat 3.234 penumpang, datang 2.975 penumpang

4. Stasiun Pekalongan: berangkat 2.738 penumpang, datang 2.271 penumpang

5. Stasiun Pemalang: berangkat 1.373 penumpang, datang 1.187 penumpang.

6. Stasiun Cepu: berangkat 1.260 penumpang, datang 1.221 penumpang

7. Stasiun Ngrombo: berangkat 1.345 penumpang, datang 1.377 penumpang

Sedangkan secara kumulatif, per Sabtu (3/1) pukul 11.00 WIB, volume penumpang di Daop 4 Semarang pada masa Angkutan Nataru 2025/2026 mulai tanggal 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2025 tercatat sebanyak 964.765 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari volume keberangkatan sebanyak 483.562 penumpang dan kedatangan sebanyak 481.203 penumpang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang

Luqman Arif

Lima Stasiun di Daop 2 Bandung Mencatat Masih Tingginya Pelayanan Pelanggan KA Jarak Jauh Pasca Tahun Baru

0

Bandung, Jawa Barat – Memasuki tiga hari pasca perayaan Tahun Baru 2026, lima stasiun di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung masih mencatat tingginya pelayanan kepada pelanggan kereta api jarak jauh. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi meskipun periode puncak libur telah usai.

Lima stasiun tersebut yakni Stasiun Bandung, Stasiun Kiaracondong, Stasiun Cianjur, Stasiun Tasikmalaya, dan Stasiun Cipatat, yang masih menjadi titik utama pergerakan pelanggan baik untuk keberangkatan maupun kedatangan dari berbagai daerah.

Secara rinci, untuk penumpang berangkat, Stasiun Bandung melayani 20.596 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 10.612 pelanggan, Stasiun Cianjur 5.797 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.293 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 3.646 pelanggan. Sedangkan untuk penumpang datang, Stasiun Bandung mencatat 21.038 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 11.464 pelanggan, Stasiun Cianjur 6.045 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 4.323 pelanggan, serta Stasiun Cipatat 4.066 pelanggan.

Pada periode 1 s.d. 3 Januari 2026, tercatat 63.531 pelanggan KA jarak jauh berangkat dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung, sementara 64.203 pelanggan tercatat tiba di wilayah yang sama.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti konsistensi layanan KAI dalam memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat pasca libur Tahun Baru. “Lima stasiun tersebut masih melayani pelanggan dalam jumlah besar, baik yang berangkat maupun tiba. KAI Daop 2 Bandung memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” ujar Kuswardojo.

Kuswardojo, menambahkan bahwa tingginya volume pelanggan pada periode pasca Tahun Baru ini menunjukkan kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh.

“Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena aman, nyaman, dan tepat waktu, baik untuk perjalanan liburan maupun kembali ke daerah asal. KAI Daop 2 Bandung terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung mengimbau para pelanggan untuk selalu memperhatikan jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi aturan keselamatan demi kelancaran perjalanan bersama.

Persiapan Musim Sekolah Anak Tanpa Membuat Keuangan Kaget

0

Musim sekolah anak sering datang dengan perasaan campur aduk. Ada semangat melihat anak naik kelas atau masuk jenjang baru, tapi ada juga rasa was was saat mulai menghitung kebutuhan. Seragam, sepatu, buku, alat tulis, sampai biaya tambahan sekolah muncul hampir bersamaan.

Pengeluaran rutin rumah tangga tetap berjalan, sementara saldo rekening terasa cepat berkurang. Situasi seperti ini sangat wajar. Banyak keluarga mengalami hal yang sama setiap tahun.

Simak bagaimana cara menyikapi dan menata kebutuhan agar persiapan sekolah berikut ini: 

1. Mengenali pola pengeluaran musim sekolah

Musim sekolah sebenarnya bukan kejutan. Waktunya jelas dan kebutuhannya relatif bisa diperkirakan. Namun dalam praktik, biaya sekolah sering terasa mendadak karena tidak selalu masuk perencanaan bulanan.

Saat semua kebutuhan datang bersamaan, tekanan finansial mudah muncul. Dengan mengenali pola ini lebih awal, kamu bisa mulai mengubah sudut pandang. Biaya sekolah bukan gangguan, melainkan bagian dari siklus keuangan tahunan yang perlu diperlakukan secara khusus.

2. Menyusun daftar kebutuhan dengan kepala dingin

Antusiasme menyambut tahun ajaran baru sering membuat daftar belanja bertambah panjang. Ingin memberikan yang terbaik untuk anak adalah hal yang manusiawi. Namun, tetap perlu ruang untuk berpikir realistis.

Coba duduk sebentar dan cek perlengkapan yang sudah ada. Seragam lama masih layak atau tidak. Sepatu masih bisa dipakai beberapa bulan ke depan atau memang perlu diganti. Buku dan alat tulis mana yang benar benar habis. Proses ini membantu pengeluaran lebih terarah dan terasa masuk akal.

3. Membagi belanja agar tidak terasa berat

Membeli semua kebutuhan sekolah dalam satu waktu sering terasa praktis, tapi dampaknya cukup besar ke arus kas. Alternatifnya, belanja bisa dibagi dalam beberapa tahap sesuai prioritas.

Pendekatan ini membuat pengeluaran terasa lebih ringan dan mudah dikendalikan. Kamu juga punya waktu untuk membandingkan harga dan kualitas tanpa terburu buru. Selain lebih hemat, keputusan belanja biasanya lebih rasional.

4. Mengajak anak terlibat dalam persiapan

Persiapan sekolah bisa menjadi momen belajar bagi anak. Mengajak mereka ikut memilih perlengkapan membantu anak memahami bahwa setiap barang punya nilai dan tidak semuanya harus diganti setiap tahun.

Anak yang dilibatkan biasanya lebih menghargai barang yang dimiliki. Mereka juga belajar bahwa keputusan keuangan di rumah diambil dengan pertimbangan, bukan sekadar keinginan sesaat. 

5. Menjaga keseimbangan dengan kebutuhan rumah tangga

Fokus pada biaya sekolah sering membuat kebutuhan rumah tangga lain terabaikan. Padahal, pengeluaran rutin seperti makan, transportasi, dan tagihan bulanan tetap membutuhkan perhatian.

Menjaga keseimbangan berarti memastikan semua pos tetap berjalan. Jangan sampai persiapan sekolah membuat kebutuhan harian terganggu. Dengan pembagian anggaran yang jelas, keuangan rumah tangga tetap stabil meski ada lonjakan musiman.

6. Realita dana cadangan yang tidak selalu siap

Banyak orang berharap punya dana khusus untuk kebutuhan sekolah. Kenyataannya, tidak semua kondisi memungkinkan. Penghasilan sering sudah terbagi ke banyak pos sejak awal bulan.

Ketika dana cadangan belum cukup, rasa cemas mudah muncul. Hal ini tidak berarti kamu gagal mengelola keuangan. Sering kali, kondisi hidup memang menuntut banyak hal datang bersamaan.

Opsi Pembiayaan sebagai Alat Bantu

Dalam kondisi tertentu, tambahan dana memang dibutuhkan agar kebutuhan sekolah anak terpenuhi tepat waktu. Opsi pembiayaan bisa menjadi alat bantu jika digunakan dengan pertimbangan matang.

Fokus utamanya ada pada kebutuhan penting yang mendukung proses belajar anak. Pembiayaan dipilih untuk menjaga ritme keuangan tetap berjalan, bukan untuk menambah beban di kemudian hari.

Pinjaman cicilan ringan hadir sebagai salah satu opsi di tengah kebutuhan musiman seperti persiapan sekolah. Bagi keluarga yang membutuhkan opsi cepat, pinjaman dengan cicilan ringan bisa mempermudah keuangan.

Layanan pinjaman Neo Pinjam di neobank dari Bank Neo Commerce menawarkan proses praktis dan pengelolaan yang mudah lewat aplikasi. Neo Pinjam punya beberapa kelebihan utama, antara lain:

– Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

– Pilihan tenor hingga 24 bulan

– Bunga mulai dari 0,06% per hari sesuai hasil evaluasi kredit

Selain itu, pinjaman ini juga bebas biaya admin saat pencairan sesuai ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.

Meski prosesnya lebih mudah, setiap pengajuan tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah. Pinjaman tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing dan direncanakan dengan matang.

Jika ingin mempelajari opsi pinjaman yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank  di PlayStore atau App Store. Kunjungi link Neo Pinjam untuk tahu info lengkap serta syarat & ketentuan mengenai Neo Pinjam.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sambut 2026, Melayani dengan Sepenuh Hati, IPCC Fasilitasi Kapal Kemanusiaan untuk Sumatera

0

Jakarta, Januari 2026 – Mengawali tahun 2026, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memfasilitasi pengiriman bantuan bencana ke Sumatera melalui Terminal Domestik Branch Jakarta. Bantuan hasil kolaborasi Palang Merah Indonesia (PMI) dan Jusuf Kalla tersebut dikirimkan melalui jalur laut dengan tujuan Aceh dan Sumatera Utara. Acara pelepasan bantuan turut dihadiri oleh H. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI periode 2014–2019), Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan RI), Kathryn Clarkson (Head of Delegation International Federation of Red Cross), Direktur Utama IPCC Sugeng Mulyadi, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Dalam kegiatan ini, IPCC berperan sebagai fasilitator utama pengiriman bantuan kemanusiaan yang meliputi mini excavator, bahan kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, pakaian dewasa dan bayi, peralatan dapur, genset, alat tulis, sepatu boots, serta peralatan kerja seperti gerobak dan cangkul. Total bantuan yang dikirimkan mencapai berat 2.586 ton dengan nilai bantuan yang dikeluarkan sekitar Rp65 miliar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan standar keamanan dan keselamatan pelabuhan guna memastikan proses pengiriman berjalan aman dan lancar.

H. Jusuf Kalla menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan relawan PMI yang terlibat dalam penyaluran bantuan, sementara Menteri Kesehatan RI menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam merespons bencana secara cepat dan tepat sasaran. Sejalan dengan hal tersebut, IPCC yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), sebagai bagian dari Pelindo Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan kemanusiaan melalui optimalisasi layanan kepelabuhanan, agar bantuan dapat tersalurkan dengan baik, cepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Baru Menikah? Begini Cara Menyatukan Gaya Keuangan Berdua

0

Masa awal pernikahan sering dipenuhi rasa bahagia sekaligus penyesuaian. Dua orang dengan latar belakang berbeda kini berbagi rumah, rutinitas, dan tujuan hidup.

Salah satu penyesuaian paling terasa ada di urusan keuangan. Cara mengatur uang yang dulu terasa aman untuk masing masing, sekarang perlu diselaraskan agar berjalan searah.

Menyatukan gaya keuangan berdua bukan proses instan. Ada kebiasaan yang perlu dibicarakan, ada ekspektasi yang perlu diluruskan, dan ada keputusan yang sebaiknya diambil bersama. Simak beberapa cara pendekatan yang tenang dan terbuka berikut ini: 

1. Membuka percakapan sejak awal

Langkah pertama yang sering terasa canggung adalah membicarakan uang secara terbuka. Banyak pasangan baru menghindari topik ini karena takut memicu perdebatan. Padahal, keterbukaan sejak awal membantu menghindari salah paham di kemudian hari.

Bicarakan kondisi keuangan masing masing dengan jujur. Penghasilan, kebiasaan belanja, cicilan yang masih berjalan, serta pandangan tentang menabung dan investasi. Percakapan ini bukan ajang menghakimi, melainkan ruang untuk saling memahami cara berpikir pasangan.

2. Mengenali perbedaan gaya keuangan

Setiap orang punya gaya keuangan yang terbentuk dari pengalaman hidup. Ada yang terbiasa menabung sejak muda, ada yang lebih spontan dalam membelanjakan uang. Ada yang detail mencatat pengeluaran, ada yang mengandalkan perkiraan.

Perbedaan ini wajar dan tidak perlu dipaksakan untuk langsung sama. Kamu bisa saling belajar dan menyesuaikan ritme. Gaya keuangan bersama akan terbentuk seiring waktu, bukan dalam satu diskusi saja.

3. Menyusun tujuan bersama

Keuangan berdua akan lebih mudah dikelola saat punya tujuan yang disepakati. Tujuan ini bisa sederhana, seperti membangun dana darurat, menyiapkan liburan bersama, atau menabung untuk rumah pertama.

Dengan tujuan yang jelas, setiap keputusan keuangan terasa lebih bermakna. Menyisihkan uang bukan lagi kewajiban, melainkan langkah menuju rencana yang kalian bangun bersama. Tujuan juga membantu pasangan tetap satu arah saat harus membuat pilihan di tengah godaan pengeluaran.

4. Menentukan pola pengelolaan keuangan

Tidak ada satu pola keuangan yang cocok untuk semua pasangan. Ada yang memilih menggabungkan seluruh penghasilan, ada yang membagi antara rekening bersama dan rekening pribadi. Yang terpenting adalah kenyamanan dan kejelasan.

Pola yang disepakati sebaiknya memudahkan pengelolaan kebutuhan bersama seperti biaya rumah tangga, makan, transportasi, dan tagihan rutin. Sementara ruang untuk kebutuhan pribadi tetap dijaga agar masing masing merasa dihargai.

5. Membuat anggaran yang bisa dijalanin

Anggaran rumah tangga sering terdengar kaku, padahal fungsinya justru memberi rasa aman. Anggaran membantu pasangan melihat batas yang realistis dan menjaga pengeluaran tetap terkendali.

Susun anggaran dengan mempertimbangkan gaya hidup berdua. Sisakan ruang untuk fleksibilitas agar tidak terasa menekan. Ada bulan yang pengeluaran lebih besar, dan itu bisa diterima selama masih dalam kesepakatan bersama.

6. Menyikapi perbedaan keputusan finansial

Dalam perjalanan, akan ada perbedaan pendapat soal uang. Salah satu ingin menabung lebih agresif, yang lain ingin menikmati hasil kerja keras. Situasi ini perlu disikapi dengan empati.

Dengarkan alasan pasangan sebelum mengambil kesimpulan. Cari solusi yang membuat kedua pihak merasa didengar. Kompromi menjadi keterampilan penting dalam keuangan berdua. Dengan komunikasi yang baik, perbedaan bisa menjadi bahan diskusi yang memperkuat kepercayaan.

7. Menjaga transparansi dalam jangka panjang

Keuangan berdua perlu transparansi yang dijaga secara konsisten. Saling memberi tahu kondisi keuangan membantu mencegah kejutan yang tidak perlu. Transparansi juga memperkuat rasa saling percaya.

Dengan keterbukaan, keputusan keuangan terasa lebih ringan karena ditanggung bersama. Tidak ada pihak yang merasa sendirian menghadapi tekanan finansial.

Tabungan sebagai Opsi Praktis untuk Pasangan Baru

Menjalani kehidupan berdua setelah menikah membuat pasangan baru perlu memahami cara menabung di bank yang lebih terencana. Di era perbankan digital, tabungan di bank dengan layanan aplikasi memungkinkan masing masing pasangan tetap memiliki rekening pribadi, namun menyepakati tujuan tabungan bersama.

Pendekatan ini membantu keuangan berdua tetap transparan dan rapi tanpa harus menggunakan rekening gabungan.

Salah satu opsi yang bisa digunakan adalah Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan digital ini mendukung kebiasaan menabung di bank secara konsisten melalui aplikasi, dengan bunga yang dihitung dan dibayarkan harian sesuai ketentuan yang berlaku. 

Jika ingin mempelajari produk tabungan yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tabungan NOW.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Arus Balik Nataru Masih Tinggi, KAI Sediakan 13.000 Tiket dan Diskon 30 Persen

0

Arus balik Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta masih berlangsung tinggi. Lonjakan kedatangan penumpang terlihat di sejumlah stasiun utama, seperti Pasar Senen, Gambir, Bekasi, dan Jatinegara.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan KAI terus mengoptimalkan pelayanan operasional untuk memastikan perjalanan pelanggan tetap aman, lancar, dan nyaman di tengah padatnya arus balik.

“Arus balik masih cukup tinggi pada sabtu 3 Januari 2026 pada pukul 08.00 jumlah penumpang kereta api jarak jauh dan ka lokal yang datang di wilayah Daop 1 Jakarta tercatat mencapai 51.165 orang, sementara penumpang yang berangkat sebanyak 39.648 orang. Untuk layanan kereta api jarak jauh saja, penumpang yang turun mencapai 45.075 orang, sedangkan yang naik sebanyak 33.408 orang.

Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi titik kedatangan tertinggi. Di Pasar Senen tercatat 15.324 penumpang turun dan 13.967 penumpang naik, sementara di Stasiun Gambir terdapat 14.448 penumpang turun dan 8.725 penumpang naik. Stasiun Bekasi dan Jatinegara juga mencatat pergerakan penumpang yang signifikan.

Secara kumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani 763.403 penumpang berangkat dan 745.249 penumpang datang.

Franoto menambahkan untuk predikasi kedatangan tertinggi akan berlangsung esok hari tanggal 4 Januari 2025, sebanyak 37.498 penumpang akan naik dan 49.812 penumpang akan turun. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat meninggat penjualan masih berlangsung.

Di tengah masih tingginya arus balik, KAI Daop 1 Jakarta menyatakan ketersediaan tiket keberangkatan 4 Januari 2026 masih sekitar 13.000 tiket. Sementara itu, total tiket yang terjual selama masa Nataru, yakni 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, mencapai 800.901 tiket.

“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal perjalanan, serta memanfaatkan fasilitas boarding face recognition agar proses naik kereta lebih cepat dan tertib,” kata Franoto.

Sebagai bentuk stimulus bagi masyarakat, KAI juga masih memberlakukan diskon tarif hingga 30 persen untuk perjalanan kereta api jarak jauh hingga 10 Januari 2026. Hingga saat ini, sebanyak 353.000 tiket diskon telah terjual.

Selama masa Angkutan Nataru, Daop 1 Jakarta mengoperasikan 86 perjalanan kereta api jarak jauh, terdiri atas 68 KA reguler, 16 KA tambahan, serta 2 layanan KA Motor Gratis (Motis). Selain itu, layanan KA Lokal Pangrango dan Siliwangi juga tetap beroperasi dan telah melayani lebih dari 100.000 penumpang sepanjang periode Nataru.

KAI Daop 1 Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik guna mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan hingga berakhirnya masa arus balik libur Tahun Baru.