Beranda blog Halaman 29

KAI Divre IV Tanjungkarang Tutup Posko Angkutan Nataru 2025/2026, Jumlah Penumpang Meningkat 15 Persen

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang secara resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru
2026 (Nataru) pada Minggu (5/1). Posko Angkutan Nataru tersebut telah
beroperasi selama 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 sebagai pusat
pengendalian dan monitoring operasional perjalanan kereta api, guna memastikan
pelayanan kepada pelanggan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

Selama periode Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Divre IV
Tanjungkarang mencatat total volume penumpang sebanyak 78.895 pelanggan, atau
meningkat 15,88 persen dibandingkan periode Angkutan Nataru 2024/2025 yang
mencatat 68.085 pelanggan. Peningkatan ini menunjukkan tingginya minat
masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman,
serta tepat waktu selama masa libur panjang akhir tahun.

Untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan perjalanan
masyarakat, KAI Divre IV Tanjungkarang mengoperasikan 90 perjalanan kereta api
dengan total kapasitas 58.176 tempat duduk. Jumlah kapasitas tersebut meningkat
15,10 persen dibandingkan Angkutan Nataru tahun sebelumnya yang menyediakan
50.544 tempat duduk, baik melalui optimalisasi rangkaian maupun pengaturan pola
operasi perjalanan.

Berdasarkan data operasional, puncak arus penumpang terjadi
pada 1 Januari 2026, dengan total 4.834 pelanggan, yang sekaligus menjadi hari
dengan volume penumpang naik dan turun tertinggi selama masa Angkutan Nataru
2025/2026. Sementara itu, Stasiun Tanjungkarang tercatat sebagai stasiun dengan
jumlah penumpang naik dan turun terbanyak, baik secara harian maupun kumulatif
sepanjang periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV
Tanjungkarang, Mohamad Ramdany, menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan
Angkutan Nataru 2025/2026 merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi seluruh
pihak, baik internal KAI maupun para pemangku kepentingan terkait.

“Keberhasilan Angkutan Nataru ini tidak terlepas dari
kesiapan sarana dan prasarana, optimalisasi SDM, serta koordinasi yang solid
dengan seluruh stakeholder. KAI Divre IV Tanjungkarang berkomitmen untuk terus
menjaga kepercayaan pelanggan melalui penyediaan layanan yang aman, nyaman, dan
andal, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat pada masa
libur Nataru maupun momen lainnya, sekaligus mendukung transportasi yang
berkelanjutan,” ujar Ramdany.

Dengan berakhirnya Posko Angkutan Nataru 2025/2026, KAI
Divre IV Tanjungkarang akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan
sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat serta mendukung kelancaran transportasi nasional.

Libur Nataru Usai, KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 1 Juta Penumpang Selama 18 Hari Angkutan

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melayani sebanyak 987.858 penumpang atau rata-rata 54.881 penumpang per hari selama 18 hari masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang dimulai sejak Kamis, 18 Desember 2025 hingga Minggu, 4 Januari 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melayani sebanyak 987.858 penumpang atau rata-rata 54.881 penumpang per hari selama 18 hari masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang dimulai sejak Kamis, 18 Desember 2025 hingga Minggu, 4 Januari 2026.

Selama 18 hari periode tersebut, Daop 4 Semarang mencatat sebanyak 495.994 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang atau rata-rata 27.556 penumpang per hari. Sedangkan untuk penumpang datang atau tiba, tercatat sebanyak 491.864 penumpang atau rata-rata 27.326 penumpang per hari.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para pelanggan atas kepercayaannya menggunakan transportasi kereta api selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Jumlah penumpang pada masa Nataru tahun ini meningkat 20% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang KA sebanyak 823.190 penumpang.

“KAI Daop 4 Semarang akan menjaga kepercayaan tersebut dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar perjalanan pelanggan semakin aman dan nyaman,” tambah Luqman.

Luqman menambahkan bahwa untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi masa libur Natal tahun 2025 terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025 sebanyak 63.446 penumpang. Sedangkan untuk puncak volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi pada libur Tahun Baru 2026 terjadi pada Minggu 28 Desember 2025 sebanyak 64.727 penumpang.

Adapun 7 stasiun dengan volume keberangkatan dan kedatangan penumpang tertinggi yaitu:

1. Stasiun Semarang Tawang: Keberangkatan sebanyak 148.307 penumpang, kedatangansebanyak 144.995 penumpang

2. Stasiun Semarang Poncol: Keberangkatan sebanyak 126.686 penumpang, kedatangan sebanyak 113.364 penumpang

3. Stasiun Tegal: Keberangkatan sebanyak 61.071 penumpang, kedatangan sebanyak 66.865 penumpang

4. Stasiun Pekalongan: Keberangkatan sebanyak 49.064 penumpang, kedatangan sebanyak 51.158 penumpang

5. Stasiun Pemalang: Keberangkatan sebanyak 24.115 penumpang, kedatangan sebanyak 25.976 penumpang

6. Stasiun Cepu: Keberangkatan sebanyak 21.733 penumpang, kedatangan sebanyak 23.136 penumpang

7. Stasiun Ngrombo: Keberangkatan sebanyak 20.973 penumpang, kedatangan sebanyak 21.486 penumpang

Selama masa angkutan Nataru 2025/2026, Daop 4 Semarang menjalankan 605 KA atau rata-rata 34 perjalanan per hari dengan keberangkatan awal dari stasiun- stasiun di wilayah Daop 4 Semarang dengan persentase ketepatan waktu KA berangkat sebesar 99 persen.

Sejalan dengan tingginya pergerakan penumpang selama masa Angkutan Nataru 2025/2026, sejumlah layanan kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang mencatat volume penumpang tertinggi dan menjadi pilihan utama masyarakat.

Berikut 7 kereta api favorit keberangkatan Daop 4 Semarang selama Nataru 2025/2026:

1. KA 264 Ambarawa Ekspres Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi: 23.741 penumpang

2. KA 191 Kamandaka relasi Semarang Tawang – Purwokerto: 13.478 penumpang

3. KA 183 Kamandaka relasi Semarang Tawang – Purwokerto: 13.281 penumpang

4. KA 259 Tawang Jaya Semarang Poncol – Pasarsenen: 12.681 penumpang

5. KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang – Solobalapan: 11.897 penumpang

6. KA 266 Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi: 10.557 penumpang

7. KA 119 Gunungjati Semarang Tawang – Gambir: 10.111 penumpang

Adapun tujuan Jakarta, Surabaya, Purwokerto, Surakarta, dan Bandung menjadi kota tujuan favorit dari penumpang KA di Daop 4 Semarang.

Luqman mengatakan, keberhasilan dalam melayani pelanggan di periode Nataru ini tak lepas dari peran seluruh insan KAI dan kolaborasi dengan seluruh pihak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang mengutamakan pelayanan dan keselamatan.

“Kami mengucapkan apresiasi kepada internal dan eksternal seperti DJKA Kemenhub, Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang yang mewujudkan Angkutan Nataru 2025/2026 dapat terlaksana dengan baik. Hal ini memberikan motivasi bagi KAI untuk senantiasa memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh masyarakat,” kata Luqman.

ASUENE Gandeng Living Lab Ventures dari Sinar Mas Group Lewat Program International Landing Pad untuk Mempercepat Dekarbonisasi di Asia Tenggara

0

ASUENE Inc., melalui anak perusahaannya ASUENE APAC Pte. Ltd., secara resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Living Lab Ventures (LLV), corporate venture capital dari salah satu konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, untuk mendorong ekspansi dan mempercepat inisiatif dekarbonisasi di Indonesia serta kawasan Asia Pasifik (APAC).

Melalui kemitraan ini, ASUENE akan memanfaatkan jaringan dukungan startup LLV melalui International Landing Pad Program untuk memperkuat kehadiran serta pengembangan bisnisnya di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik (APAC).

Latar Belakang Kemitraan

ASUENE memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan carbon accounting dan platform manajemen rantai pasok berbasis cloud terkemuka di Asia. Layanan unggulannya, ASUENE dan ASUENE SUPPLY CHAIN, tercatat memiliki jumlah instalasi tertinggi di Jepang. Sejak pembukaan kantor regional di Singapura pada 2022, ASUENE terus memperluas jangkauan dan pengaruhnya di seluruh Asia Pasifik.

MoU ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan ASUENE dalam program akselerator oleh PETRONAS, yang menegaskan kualitas teknologi dan kesiapan ASUENE untuk mendukung transisi energi di kawasan Asia Pasifik.

Indonesia sendiri menargetkan netral karbon pada tahun 2060, namun masih menghadapi tantangan ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis batu bara dan gas. Dalam konteks tersebut, Living Lab Ventures (LLV), bagian dari konglomerasi besar Indonesia, Sinar Mas Land, memainkan peran penting dalam mendorong inovasi melalui jaringan dukungan startup yang luas, International Landing Pad Program. Melalui penandatanganan MoU ini, ASUENE bertujuan untuk semakin mempercepat upaya dekarbonisasi di kawasan Asia Pasifik (APAC).

Melalui kemitraan ini, ASUENE dan LLV akan memperkuat kolaborasi lintas industri untuk mempercepat adopsi teknologi rendah karbon serta mendukung target dekarbonisasi Indonesia dan Asia Pasifik.

Tentang International Landing Pad Program oleh LLV

International Landing Pad Program merupakan program dukungan dari LLV yang dirancang untuk membantu startup masuk dan berkembang di pasar Indonesia. Dengan memanfaatkan BSD City sebagai lokasi uji coba nyata, salah satu kawasan pengembangan perkotaan terbesar di Indonesia, program ini memberikan dukungan mulai dari eksplorasi peluang bisnis, penghubung dengan calon mitra, hingga insight pasar dan akses ruang kerja. Melalui ekosistem inovasi LLV, perusahaan dapat menjalankan proyek percontohan, membangun kolaborasi, dan mempercepat ekspansi di kawasan Asia Tenggara.

Tentang Living Lab Ventures

 Living Lab Ventures (LLV) adalah organisasi pendukung startup yang beroperasi sebagai corporate venture capital dari Sinar Mas Land, perusahaan pengembang properti di bawah konglomerat Sinar Mas Group. Dengan memanfaatkan BSD City, salah satu pengembangan kota terpadu terbesar di Indonesia, sebagai area uji inovasi, LLV menyediakan dukungan menyeluruh bagi perusahaan domestik dan internasional, termasuk akses pasar, business matching, serta fasilitas untuk proyek percontohan dan pengujian inovasi.

Profil Perusahaan ASUENE

 ASUENE Inc. adalah perusahaan Climate Tech terkemuka di Jepang dengan misi “Mengubah dunia untuk generasi berikutnya”. ASUENE menyediakan platform akuntansi karbon untuk membantu perusahaan mengukur, melaporkan, dan menurunkan emisi karbon, sekaligus mendukung tercapainya target net zero di masyarakat.

Melalui SPBUN–SGN, Holding Perkebunan Nusantara Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh

0

Aceh — Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara PT Sinergi Gula Nusantara (SPBUN–SGN) menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Desa Bandar Khalifah, Kecamatan Tamiang Hulu, Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi sosial insan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) sebagai anak usaha dalam ekosistem Holding Perkebunan Nusantara.

Bantuan tersebut merupakan amanah dan kontribusi seluruh karyawan PT Sinergi Gula Nusantara, mulai dari jajaran Direksi hingga karyawan di tingkat operasional, yang dihimpun dan disalurkan melalui SPBUN–SGN sebagai bentuk tanggung jawab sosial serta kepedulian bersama.

Pada Kamis dan Jumat, 18–19 Desember 2025, jajaran pengurus SPBUN–SGN secara langsung menyalurkan bantuan dengan menembus wilayah pedalaman desa yang terdampak. Wilayah tersebut sebelumnya tergolong terisolasi dan memiliki keterbatasan akses terhadap bantuan kemanusiaan.

Ketua Umum SPBUN–SGN, Muchammad Rofi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud empati dan solidaritas seluruh insan SGN terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Bantuan ini kami salurkan atas amanah seluruh karyawan SGN, dari jajaran Direksi hingga karyawan di level operasional. Ini adalah wujud kepedulian dan kebersamaan insan SGN dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah,” ujar Rofi.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi satu unit genset untuk mendukung operasional masjid sebagai pusat aktivitas dan kehidupan sosial masyarakat, serta berbagai kebutuhan pokok dan logistik darurat, antara lain beras, mi instan, makanan ringan, pampers, susu balita, dan kebutuhan esensial lainnya.

Lebih lanjut, Muchammad Rofi menegaskan komitmen SPBUN–SGN untuk terus hadir dan berperan aktif dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya di wilayah yang membutuhkan perhatian lebih.

“Kami turut berempati atas penderitaan masyarakat yang terdampak bencana. SPBUN–SGN siap menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dengan semangat ‘Dunia tidak kehilangan orang baik, dan kita bisa menjadi salah satunya’,” pungkas Rofi.

Melalui penyaluran bantuan ini, SPBUN–SGN bersama PT Sinergi Gula Nusantara dalam naungan Holding Perkebunan Nusantara berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bandar Khalifah serta mendukung proses pemulihan pascabencana secara bertahap hingga masyarakat dapat kembali bangkit dan beraktivitas seperti sedia kala.

Respon Cepat Kementerian PU Kirim Personel dan Siagakan Alat Berat Atasi Dampak Banjir Bandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara

0

Jakarta, 5 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan sigap mengambil langkah-langkah strategis sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penanganan keadaan darurat pascabencana banjir bandang yang melanda Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Provinsi Sulawesi Utara. Kejadian yang berlangsung pada Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA tersebut berdampak pada permukiman warga di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, serta Kampung Peling Sawang dan Kampung Paseng di Kecamatan Siau Barat.

Menteri Pekerjaan Umum, Bapak Dody Hanggodo, menegaskan komitmen
tinggi Kementerian PU untuk hadir memberikan dukungan optimal di setiap lokasi
terdampak bencana. “Kementerian PU mengerahkan seluruh kapasitas dan sumber
daya yang dimiliki untuk menangani dampak banjir bandang ini. Keselamatan jiwa
dan upaya pemulihan segera bagi masyarakat merupakan prioritas utama kami,”
tegas Menteri Dody.

Sebagai bagian dari aksi tanggap darurat, Kementerian PU melalui
balai-balai teknis terkait telah segera mendistribusikan personel khusus dan
menyiagakan 2 (dua) unit alat berat di lokasi kejadian untuk mendukung proses
evakuasi, pencarian, serta pembersihan material sisa banjir. Untuk memperkuat
operasi, telah dipersiapkan pula 3 (tiga) unit excavator dari Kota Manado yang
siap dimobilisasi menuju lokasi bencana.

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado Sugeng
Harianto, menyampaikan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan jajaran
di lapangan. “Tim kami senantiasa berkoordinasi secara erat dengan petugas di
wilayah kepulauan. Setelah memperoleh akses kapal menuju Pulau Siau, rencana
pengiriman tambahan alat berat akan segera dieksekusi untuk memperkuat operasi
penanganan di lokasi, yang saat ini telah didukung oleh alat berat yang
tersedia,” jelas Sugeng.

Dengan mempertimbangkan karakteristik geografis wilayah kepulauan
yang unik, Kementerian PU mengoptimalkan koordinasi lintas sektor bersama Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, dan unsur Forkopimda setempat.
Sinergi ini diharapkan dapat memperlancar mobilisasi peralatan, pembukaan akses
menuju titik-titik terdampak, serta mendukung proses evakuasi dan pencarian
secara lebih efektif.

Tidak hanya berfokus pada penanganan darurat, Kementerian PU juga
telah melakukan asesmen awal terhadap kerusakan infrastruktur publik, meliputi
jaringan sungai, jalan, dan prasarana pendukung lainnya. Hasil identifikasi ini
akan menjadi landasan perencanaan tindak lanjut yang komprehensif, guna
mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi
masyarakat di wilayah terdampak.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Percepat Penanganan Bencana, Kementerian PU Telah Kerahkan 1.709 Unit Alat Berat ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

0

JAKARTA, 5 Januari 2026 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mengintensifkan upaya penanganan darurat pascabencana di Pulau Sumatera. Langkah ini direalisasikan melalui penambahan dukungan alat berat dan sarana prasarana infrastruktur guna mempercepat pembersihan material longsor, pemulihan akses jalan, serta mendukung kelancaran distribusi logistik.

Hingga Minggu (4/1/2026) pukul 20.00 WIB,
Kementerian PU mencatat total alat berat yang telah dimobilisasi ke lokasi
terdampak mencapai 1.709 unit, meningkat dari sebelumnya 1.670 unit. Penambahan
39 unit alat berat baru ini merupakan bentuk dukungan BUMN Karya membantu
pemulihan dampak bencana.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa
kementeriannya telah mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk
bergerak cepat menangani dampak bencana, dengan fokus utama pada sektor
konektivitas (jalan dan jembatan), sumber daya air, serta penyediaan air bersih
dan sanitasi.

“Kami bergerak cepat untuk memastikan
konektivitas tetap terjaga dan kebutuhan dasar masyarakat di lokasi pengungsian
terpenuhi,” ujar Menteri Dody.

Penambahan alat berat difokuskan secara
spesifik pada tiga provinsi prioritas. Di Provinsi Aceh, Kementerian PU
menambah 13 unit ekskavator, 1 unit backhoe loader, 4 unit wheel loader, dan 5
unit dump truck. Seluruh unit tersebut ditempatkan di wilayah yang terdampak
cukup parah, antara lain Kabupaten Gayo Lues, Pidie Jaya, serta Aceh Tamiang.

Sementara itu, dukungan untuk Provinsi
Sumatera Utara diperkuat dengan penambahan 15 unit ekskavator, 1 unit backhoe
loader, 1 unit wheel loader, 2 unit dump truck, 1 unit buldoser, dan 1 unit
pickup. Fokus utama penanganan di wilayah ini dilakukan pada ruas-ruas jalan
utama guna membuka kembali akses, salah satunya pada ruas Tarutung–Sibolga.

Berbeda dengan dua provinsi lainnya,
penanganan di Provinsi Sumatera Barat telah dilakukan penyesuaian kebutuhan di
lapangan. Tambahan 1 unit mini excavator ditempatkan di Kecamatan Tanjung Raya,
Kabupaten Agam. Namun seiring perkembangan positif di lapangan dan demi
efisiensi operasional, Kementerian PU melakukan pengurangan 6 unit ekskavator.

Selain melakukan penambahan alat berat,
Kementerian PU juga memperkuat dukungan infrastruktur darurat melalui
penambahan Jembatan Bailey. Saat ini Jembatan Bailey yang disiagakan menjadi 16
unit yang tersebar di Aceh dari 11 unit menjadi 14 unit.

Adapun di Sumatera Utara, tersedia 2 unit
Jembatan Bailey yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Sedangkan di
Sumatera Barat, seluruh jembatan darurat telah ditarik karena akses jalan utama
telah pulih dan dapat dilalui kembali.

Kementerian PU memastikan seluruh sumber daya
yang dimobilisasi akan terus dioptimalkan demi mempercepat pemulihan
infrastruktur, membuka kembali konektivitas wilayah, serta menjamin keselamatan
dan kenyamanan masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatera.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Cadangan Rahasia 600 Ribu Bitcoin Venezuela Terungkap, Dampak Penangkapan Maduro terhadap Pasar Aset Kripto Global?

0

Jakarta, 05 Januari 2026 – Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro dalam operasi militer yang dipimpin oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026,  diberitakan telah membuka rahasia besar mengenai kekayaan aset digital Venezuela. Bittime tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.

Sebelumnya, selama bertahun-tahun, spekulasi mengenai cadangan Bitcoin negara tersebut terus beredar, namun laporan intelijen terbaru kini memberikan gambaran yang jauh lebih jelas dan mengejutkan. Venezuela diduga kuat telah mengumpulkan “cadangan bayangan” sebesar 600.000 hingga 660.000 BTC. 

Besarnya kepemilikan ini menempatkan Venezuela sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia, bahkan mampu bersaing dengan raksasa institusional global seperti BlackRock dan MicroStrategy. 

Pengungkapan ini diperkirakan akan mengubah dinamika pasokan serta sentimen pasar aset kripto secara sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data yang dihimpun oleh berbagai sumber intelijen keuangan, akumulasi masif ini bukan terjadi secara instan, melainkan dimulai sejak tahun 2018 melalui strategi yang sangat terencana untuk menghindari sanksi internasional.

Setelah kegagalan aset kripto Petro yang didukung pemerintah, ketergantungan rezim terhadap aset digital justru semakin meningkat. Perusahaan minyak negara, Petróleos de Venezuela atau PDVSA, mulai diinstruksikan untuk menerima pembayaran ekspor minyak mentah dalam bentuk USDT guna memitigasi risiko pembukaan rekening bank tradisional oleh otoritas Amerika Serikat. 

Keuntungan dari transaksi minyak ini kemudian dialihkan ke Bitcoin untuk menghilangkan jejak dan mengurangi paparan terhadap dolar AS. Selain itu, tindakan tegas pemerintah terhadap operasi penambangan Bitcoin ilegal di dalam negeri turut menambah cadangan negara hingga mencapai estimasi 3% dari total pasokan Bitcoin yang beredar di seluruh dunia.

Di sisi lain, kondisi geopolitik yang memanas ini membawa dampak yang nyata bagi pasar aset kripto di Indonesia, ketidakpastian politik di Venezuela sebagai salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia berisiko memicu kenaikan harga energi yang dapat merambat ke pasar keuangan domestik.

Bagi Indonesia, kenaikan harga minyak mentah global seringkali memberikan tekanan pada nilai tukar Rupiah dan meningkatkan kekhawatiran akan inflasi akibat naiknya biaya logistik dan transportasi. Bagi para investor di tanah air, situasi ini menuntut strategi investasi yang lebih cerdas agar tetap bisa meraih keuntungan. 

Salah satu solusi yang kini banyak dilirik oleh investor lokal adalah memanfaatkan fitur Flexible Staking yang tersedia di platform Bittime. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset kripto mereka dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, namun tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian.

Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Aksi Solidaritas Petani Sawit untuk Korban Banjir di Aceh dan Sumatera

0

Aceh – Penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang di sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh terus dilakukan melalui kolaborasi DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit PIR (Aspekpir) Indonesia bersama PTPN IV PalmCo, sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, serta koperasi unit desa (KUD) yang menaungi para petani binaan.

Ketua Umum Aspekpir Indonesia, Setiyono, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan sumbangan dan tali asih dari berbagai pihak. Kontribusi tersebut berasal dari anggota dan pengurus Aspekpir di berbagai provinsi, masyarakat umum, hingga para petani sawit yang tergabung dalam pola inti rakyat.

“Bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bersama kepada saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan pascabencana,” ujar Setiyono.

Ia menambahkan, dukungan PTPN IV PalmCo sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara menjadi elemen penting dalam memastikan proses penghimpunan dan penyaluran bantuan dapat berjalan secara terkoordinasi. “Kolaborasi antara perusahaan, organisasi petani, dan koperasi menjadi kekuatan penting agar bantuan dapat sampai tepat sasaran dan sesuai kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Setiyono menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi akses serta situasi di wilayah terdampak. Pada tahap awal, bantuan telah disalurkan melalui RS Cut Meutia di Kota Langsa sebagai salah satu titik distribusi bagi korban banjir bandang.

Dari sisi perusahaan, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menilai aksi solidaritas yang dilakukan para petani binaan ini mencerminkan kuatnya ikatan sosial yang terbangun dalam ekosistem perkebunan sawit Holding Perkebunan Nusantara.

“Solidaritas yang ditunjukkan para petani binaan ini lahir dari empati yang tulus. Kemitraan yang kami bangun tidak hanya berkaitan dengan aspek produksi, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial,” kata Jatmiko.

Ia menegaskan bahwa PalmCo memposisikan diri sebagai bagian dari ekosistem yang mendukung inisiatif komunitas, bukan sebagai penggerak tunggal dalam aksi kemanusiaan tersebut.

“Kami melihat peran perusahaan di sini adalah memastikan kolaborasi berjalan baik, sehingga bantuan dari komunitas petani dapat tersalurkan secara efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat terdampak,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) PTPN IV PalmCo, Abdul Muthalib, menjelaskan bahwa keterlibatan petani dalam aksi kemanusiaan ini merupakan hasil dari proses pembinaan jangka panjang yang berfokus pada peningkatan produktivitas kebun sekaligus penguatan nilai sosial.

“Petani binaan adalah bagian dari masyarakat itu sendiri. Pembinaan yang dilakukan juga membangun kesadaran sosial. Ketika terjadi bencana, empati itu mendorong mereka untuk ikut membantu,” ujar Abdul.

Menurutnya, program kemitraan inti rakyat berperan dalam membentuk komunitas petani yang tangguh, mandiri, dan responsif terhadap situasi krisis, termasuk bencana hidrologi yang kerap terjadi di wilayah Sumatera.

Di sisi lain, Kepala Desa Meunasahbie, Aceh Besar, Helmi, mengapresiasi kehadiran dan dukungan yang diberikan oleh PTPN Group bersama komunitas petani sawit. “Sekitar 1.300 warga desa kami terdampak banjir. Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan ini sangat berarti dan memberi harapan serta semangat baru bagi masyarakat kami,” ujar Helmi.

Ia menilai dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas petani sawit, turut membantu warga desa bertahan dan perlahan menata kembali kehidupan pascabencana.

Solidaritas lintas daerah yang ditunjukkan komunitas petani sawit bersama Holding Perkebunan Nusantara ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung masyarakat Aceh dan Sumatera melewati masa sulit akibat bencana banjir bandang.

KAI Daop 2 Bandung Sukses Layani Angkutan Nataru 2025/2026 dengan Zero Accident

0

Bandung, Jawa Barat – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mencatat keberhasilan dalam penyelenggaraan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Selama masa Angkutan Nataru yang berlangsung selama 18 hari, mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 2 Bandung berjalan aman, lancar, dan berkesan, dengan catatan zero accident atau tanpa adanya kecelakaan perjalanan kereta api.

Executive Vice President KAI Daop 2 Bandung, Hendra Wahyono, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen KAI dalam mengutamakan keselamatan dan pelayanan kepada pelanggan.

“Syukur Alhamdulillah, pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 di wilayah Daop 2 Bandung dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa adanya kecelakaan perjalanan kereta api. Tingginya animo masyarakat juga menunjukkan kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap layanan kereta api,” ujar Hendra Wahyono.

Keberhasilan ini didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana, penguatan aspek keselamatan, serta sinergi seluruh petugas KAI Daop 2 Bandung yang siaga penuh selama masa Nataru. Pemeriksaan intensif sarana, pengamanan perjalanan, hingga optimalisasi pelayanan di stasiun dan di dalam kereta menjadi fokus utama untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Selama periode tersebut, KAI Daop 2 Bandung mengoperasikan 29 perjalanan KA Jarak Jauh yang berangkat dari seluruh wilayah Daop 2 Bandung, termasuk 4 KA tambahan. Secara kumulatif, tercatat 367.366 tiket KA Jarak Jauh terjual, dengan tingkat okupansi mencapai 127,9% dari total 287.316 tempat duduk yang disediakan.

Dari sisi keberangkatan penumpang, lima stasiun dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Stasiun Bandung sebanyak 122.732 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 68.719 pelanggan, Stasiun Cianjur 32.156 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 27.608 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 21.636 pelanggan. Puncak keberangkatan penumpang KA Jarak Jauh dari seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung terjadi pada 28 Desember 2025, dengan total 24.486 pelanggan.

Sementara itu, untuk kedatangan penumpang KA Jarak Jauh, lima stasiun dengan volume kedatangan tertinggi yaitu Stasiun Bandung sebanyak 122.699 pelanggan, Stasiun Kiaracondong 64.507 pelanggan, Stasiun Cianjur 35.307 pelanggan, Stasiun Tasikmalaya 28.469 pelanggan, dan Stasiun Cipatat 22.942 pelanggan. Puncak kedatangan penumpang juga terjadi pada 28 Desember 2025, dengan total 23.994 pelanggan.

Secara keseluruhan, KAI Daop 2 Bandung melayani sebanyak 548.860 pengguna jasa selama masa Angkutan Nataru 2025/2026. Angka ini mencapai 104,5% dibandingkan dengan program Nataru yang ditetapkan sebanyak 525.029 pelanggan, serta 107,8% jika dibandingkan dengan realisasi Angkutan Nataru 2024/2025 sebesar 509.092 pelanggan.

Ke depan, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi keselamatan, keamanan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu, guna menghadirkan transportasi kereta api yang semakin andal dan berkesan bagi masyarakat.

KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari sisi keselamatan, keamanan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu, guna menghadirkan transportasi kereta api yang semakin andal dan berkesan bagi masyarakat.

Kami berterimakasih atas kepercayaan masyarakat untuk tetap menggunakan jasa layanan kereta api, dan kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu suksesnya perjalanan kereta api pada masa Nataru 2025/2026.

“Kami akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan agar KAI semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan utama masyarakat,” tutup Hendra Wahyono.

Terintegrasi Bandara dan Kian Diminati, KAI Daop 7 Madiun Tegaskan Aturan Kenyamanan Penumpang KA BIAS

0

Minat masyarakat terhadap layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) terus menunjukkan tren positif. Menjawab tingginya antusiasme tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk memahami aturan perjalanan sekaligus memanfaatkan kemudahan pemesanan tiket KA BIAS rute Caruban – Madiun – Solo (PP).

MADIUN – Minat masyarakat terhadap layanan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) terus menunjukkan tren positif. Menjawab tingginya antusiasme tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk memahami aturan perjalanan sekaligus memanfaatkan kemudahan pemesanan tiket KA BIAS rute Caruban – Madiun – Solo (PP).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa KA BIAS hadir sebagai solusi transportasi publik yang terintegrasi dengan bandara, mendukung mobilitas masyarakat yang aman, tepat waktu, dan nyaman, baik untuk keperluan penerbangan maupun perjalanan antarkota.

“KA BIAS menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan wilayah Madiun dan sekitarnya dengan Bandara Internasional Adi Soemarmo. Tingginya minat masyarakat menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api sebagai tulang punggung transportasi massal,” ujar Tohari.

Untuk memberikan kemudahan akses layanan, tiket KA BIAS dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI dengan memilih menu Kereta Lokal, menentukan rute dan jadwal perjalanan, lalu melakukan pembayaran secara daring. Selain itu, tiket juga dapat dibeli secara go show di loket stasiun keberangkatan maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

Berbeda dengan kereta api jarak jauh, KA BIAS menerapkan sistem tanpa nomor tempat duduk dengan prinsip first come, first served. Penumpang dapat menempati tempat duduk yang masih kosong, dan apabila seluruh tempat duduk telah terisi, penumpang diperkenankan berdiri sesuai ketentuan keselamatan. KAI mewajibkan pemberian prioritas tempat duduk kepada lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta orang tua yang membawa balita.

Seiring tingginya okupansi pada jam-jam tertentu, KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa penumpang yang tidak mendapatkan tempat duduk tidak diperkenankan duduk di lantai kereta. Hal tersebut demi menjaga kenyamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama, mengingat area lantai merupakan jalur sirkulasi penumpang dan bagian dari standar keselamatan operasional. Apabila ditemukan pelanggaran, petugas di dalam kereta akan memberikan teguran secara persuasif kepada penumpang yang bersangkutan.

Untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan rute Madiun–Solo dan sebaliknya, KA BIAS telah dilengkapi dengan pendingin udara (AC) yang optimal, toilet bersih, area penyimpanan barang yang memadai, serta sistem keamanan CCTV dan running text informasi perjalanan.

“Kami mengimbau penumpang untuk selalu mengecek jadwal keberangkatan terbaru melalui aplikasi Access by KAI karena jadwal dapat menyesuaikan kebutuhan operasional. Datang lebih awal ke stasiun sangat kami sarankan, terutama bagi penumpang yang akan melanjutkan perjalanan dengan pesawat, agar perjalanan berlangsung aman dan tenang,” tambah Tohari.

KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh pengguna jasa untuk mematuhi aturan perjalanan, menghormati hak sesama penumpang, serta mengikuti arahan petugas demi mewujudkan layanan KA BIAS yang aman, tertib, dan nyaman. Kehadiran KA BIAS diharapkan terus menjadi solusi transportasi publik yang efisien, terintegrasi, dan ramah masyarakat, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan konektivitas dan transportasi massal berkelanjutan.