Kemudahan Akses New Era of Real World Assets (RWA) Kini Tersedia di Bittime

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Apr 2026 20:02 1 Redaksi

Jakarta, 28 April 2026 – Di tengah dinamika ekonomi global, tekanan nilai tukar Rupiah, serta meningkatnya kebutuhan akan instrumen investasi yang stabil dan mudah diakses, Bittime menghadirkan aset-aset tokenisasi Real World Assets (RWA). Ini merupakan langkah transformasi Bittime dalam membuka akses investasi terhadap aset dunia nyata bagi masyarakat Indonesia. 

Sebelumnya, langkah strategis ini dilatarbelakangi oleh kondisi investor yang kerap menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses aset-aset global dengan mudah dan biaya terjangkau. Hal ini semakin diperkuat oleh volatilitas nilai tukar Rupiah yang mendorong investor untuk mencari alternatif lindung nilai yang lebih efisien dan fleksibel.

Dengan fokus pada perluasan aksesibilitas investasi, Bittime berupaya memberikan solusi bagi masyarakat Indonesia untuk mendiversifikasi portofolio di tengah tekanan nilai tukar Rupiah dan gejolak geopolitik saat ini.

Keunggulan utama dari aset-aset tokenisasi RWA ini terletak pada sistem kepemilikan fraksional (Fractional Ownership), yang memungkinkan setiap individu untuk memiliki aset dunia nyata atau Real World Assets (RWA) dengan jumlah yang sangat fleksibel. Selain itu, aset-aset seperti Tether ($USDT), Emas Tether ($XAUT), dan saham teknologi raksasa terkemuka (Magnificent 7) memiliki likuiditas tinggi dengan nilai nyata yang berbanding 1:1 dengan aset dunia nyata.

Hal ini menambah keunggulan aset kripto berbasis RWA yang kini dapat dibeli dengan mudah melalui platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti Bittime. Apalagi, aset-aset tersebut dapat diperdagangkan tanpa batas waktu atau 24/7 karena bersifat terdesentralisasi.

Selain itu, investor juga dapat meningkatkan potensi pertumbuhan asetnya dengan memanfaatkan fitur staking pada platform Bittime. Di mana, fitur ini memberikan imbal hasil tahunan (APY) sebagai passive income dari total jumlah aset yang dimiliki. Sehingga investor dapat meningkatkan potensi pertumbuhan portfolio tidak hanya dari nilai aset yang bertumbuh tetapi juga imbal hasil tahunan yang didapatkan.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA