Kinerja Tumbuh 27%, KAI Logistik Bidik Penambahan 70 Titik Layanan Ritel di 2026

waktu baca 3 menit
Kamis, 9 Apr 2026 15:02 3 Redaksi

KAI Logistik mencatatkan kinerja positif pada sektor pengiriman barang ritel di awal tahun 2026. Melalui layanan KALOG Express, perusahaan berhasil mengelola volume pengiriman sebesar 18.671 ton pada Triwulan I 2026, atau tumbuh sebesar 27% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 14.649 ton.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, menyampaikan
bahwa pencapaian ini mencerminkan konsistensi strategi yang dijalankan
perusahaan sepanjang tahun 2025. Pertumbuhan tersebut tentunya  didorong oleh berbagai langkah diantaranya,
peningkatan kualitas layanan, mulai dari optimalisasi kapasitas angkut hingga
penguatan ekosistem digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX. Selain itu,
keberadaan 284 titik Service Point KALOG Express yang tersebar di Pulau
Jawa, Bali, dan Sumatera hingga akhir tahun lalu menjadi fondasi penting bagi
perusahaan dalam merespons kebutuhan pasar secara lebih luas, cepat dan
efisien.

Lebih lanjut, Aniek menegaskan bahwa capaian ini menjadi momentum positif
untuk memperluas jangkauan pasar. “Pertumbuhan di awal tahun ini menunjukkan
bahwa langkah transformasi yang kami lakukan sudah berada di jalur yang tepat.
Pada tahun ini, kami menargetkan penambahan 70 titik layanan baru yang
difokuskan pada peningkatan aksesibilitas di berbagai wilayah strategis,”
ujarnya.

Ia menambahkan, strategi ekspansi tersebut diutamakan dapat mengedepankan
kolaborasi yang inklusif. Penambahan titik layanan tidak hanya dilakukan
melalui pengembangan kantor cabang milik perusahaan, tetapi juga dengan membuka
peluang kemitraan bagi agen dan pelaku usaha lokal. “Kami berkomitmen untuk
memberdayakan mitra melalui standarisasi layanan yang unggul, sehingga
kehadiran KALOG Express dapat turut mendorong pertumbuhan ekonomi di setiap
wilayah operasional,” tambahnya.

Sejalan dengan upaya tersebut, KAI Logistik juga menghadirkan skema
kemitraan pembukaan gerai yang mudah diakses oleh masyarakat maupun pelaku
UMKM. Calon mitra cukup memenuhi persyaratan administrasi sederhana seperti
KTP, NPWP, dan rekening bank, serta membayar biaya pendaftaran sebesar
Rp1.250.000 dan deposit Rp500.000. Sementara itu, pada sisi operasional, mitra perlu
menyiapkan lokasi usaha dengan luas minimal 8 m² serta perlengkapan dasar
seperti printer, timbangan, signage atau neon box, dan kendaraan roda dua untuk
mendukung layanan.

Secara keseluruhan, langkah perluasan jaringan ini dirancang untuk
memperkuat konektivitas logistik antarwilayah. Dengan bertambahnya titik
layanan, distribusi barang ritel diharapkan semakin lancar, mampu mengurangi
hambatan akses di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, sekaligus mendorong
efisiensi biaya logistik nasional. Inisiatif ini juga mencerminkan tingginya
minat pelaku usaha untuk bergabung dalam ekosistem KAI Logistik yang terus
berkembang menuju layanan digital yang transparan dan akuntabel.

Ke depan, KAI Logistik akan terus memperkuat perannya sebagai penyedia
solusi logistik yang terintegrasi dan berkelanjutan. Melalui inovasi layanan,
perluasan jaringan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan,
perusahaan optimistis dapat menghadirkan layanan logistik yang semakin andal,
terjangkau, dan inklusif, sekaligus berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan
ekonomi nasional dan pemerataan konektivitas di berbagai daerah.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

LAINNYA