Menjelang penutupan bulan Januari 2026, pasar keuangan global menghadapi salah satu pekan tersibuk di awal tahun ini. Fokus investor kini tertuju pada laporan pendapatan (earnings) dari perusahaan teknologi besar sekaligus pertemuan kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan berlangsung di pertengahan minggu ini — kombinasi yang diprediksi akan menggerakkan sentimen pasar dalam jangka pendek.
Indeks utama Wall Street berakhir melemah selama dua minggu berturut-turut. S&P 500 hampir tidak bergerak, Dow Jones Industrial Average turun sekitar 0,7%, sementara Nasdaq Composite juga sedikit melemah meskipun sempat menguat di penutupan perdagangan terakhir pekan lalu. Ketidakpastian investor sebagian dipicu oleh gejolak geopolitik global serta data ekonomi yang belum jelas arah tren selanjutnya.
Big Tech Masuk Sorotan Investor
Empat dari perusahaan besar di Magnificent Seven — Microsoft, Meta (induk Facebook), Tesla, dan Apple — dijadwalkan akan merilis laporan kuartal terbaru dalam beberapa hari mendatang. Microsoft, Meta, dan Tesla melaporkan setelah penutupan pasar pada Rabu, sementara Apple akan mengikuti di hari berikutnya. Hasil pendapatan, panduan pertumbuhan, serta rencana investasi mereka — terutama dalam kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan — diperkirakan akan memengaruhi arah pasar secara signifikan.
Investor akan mengamati dengan seksama bagaimana perusahaan-perusahaan ini mengalokasikan belanja untuk teknologi baru sambil mempertahankan profitabilitas di tengah tekanan inflasi dan biaya operasional yang meningkat. Meningkatnya belanja pada AI, walaupun berpotensi mendorong pertumbuhan jangka panjang, juga memicu perdebatan tentang valuasi dan risiko keuangan di sektor teknologi.
Pertemuan The Fed: Kebijakan Suku Bunga Di Tengah Ketidakpastian
Selain laporan perusahaan, sorotan utama berikutnya adalah pertemuan The Fed pada Rabu. Pasar berharap keputusan suku bunga dapat memberikan petunjuk yang lebih jelas tentang arah kebijakan moneter AS di tengah tekanan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang cenderung moderat. Banyak analis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga saat ini, tetapi komentar lanjutan dari pejabat Federal Reserve bisa memengaruhi harapan pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga di masa mendatang.
Keputusan ini sangat krusial karena akan memengaruhi arus modal global, nilai tukar mata uang, dan performa aset-aset berisiko seperti saham dan komoditas. Selain itu, reaksi pasar setelah pengumuman The Fed biasanya menjadi indikator penting bagi sentimen investor jangka menengah.
Pergerakan Pasar Lainnya
Diluar saham perusahaan besar, beberapa indikator lain seperti harga komoditas energi turut bergerak signifikan baru-baru ini. Pasar bertransaksi dengan volatilitas tinggi di sektor gas alam akibat cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar Amerika Serikat minggu lalu, yang menyebabkan lonjakan harga hingga puluhan persen. Ketidakpastian geopolitik di berbagai wilayah juga membuat investor mencari aset aman di luar dolar AS.
Pantau Semua Pergerakan Aset dengan Nanovest 📈
Pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini bisa kamu cek dengan mudah melalui aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik mulai berinvestasi di aset kripto, Nanovest bisa menjadi pilihan terbaik untuk eksplorasi berbagai koin kripto dan saham global.
Nanovest adalah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman, sangat cocok buat investor di Indonesia.
Bagi yang baru ingin mulai berinvestasi, kamu tidak perlu khawatir karena aset kamu terlindungi dari risiko cybercrime berkat Asuransi Sinarmas. Nanovest juga telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) — memastikan keamanan dan kenyamanan investasi kamu.
Informasi lebih lanjut bisa kamu temukan di web resmi kami di www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest sudah tersedia di Play Store maupun App Store, siap membantu kamu melakukan investasi dengan lebih mudah dan aman! 🚀📊
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES